Kobarkan Semangat Mengajar dalam Rangka Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-72

Kobarkan Semangat Mengajar dalam Rangka Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-72

Semua warga MAN Tambakberas Jombang mengikuti upacara bendera dalam rangka memperingati hari kemerdekaan (17/8). Upacara berlangsung dengan tertib dan khikmat. Ada beberapa hal yang berbeda dalam petugas upacara. Dalam upacara tersebut, tampak tiga guru menjadi petugas upacara yaitu Pak M. Taufiq Wahyudi sebagai pemimpin upacara, Pak Moh. Efendi sebagai petugas pembaca teks proklamasi, dan Pak Abdul Mukhid sebagai pembaca teks pembukaan UUD 1945.

“Para guru haruslah mendidik dengan ikhlas dan penuh pengabdian untuk menjadi inspirasi bagi para siswa. Kita harus meningkatkan mutu pendidikan karena itu adalah cara dalam memerangi kebodohan dan kemalasan. Orang yang malas belajar akan miskin ilmu. Orang malas bekerja akan miskin harta. Orang malas beribadah akan miskin pahala,” tutur Pak Sutrisno, selaku kepala madrasah.

Usai upaca peringatan hari kemerdekaan, para warga MAN Tambakberas Jombang mengikuti peluncuran buku sejarah Tambakberas Jombang yang berjudul, Tambakberas, Menelisik Sejarah, Memetik Uswah. Buku tersebut diluncurkan sebagai hadiah bagi NKRI, para tokoh Tambakberas terlibat aktif dalam kedaulatan NKRI. Para penulis buku adalah orang-orang yang berkompeten di bidang sejarah Tambakberas, di antaranya adalah Gus Moch. Syifa’ dan Neng Nidaus Sa’adah yang merupakan guru Qur’an Hadist dan Sejarah Kebudayaan Islam di MAN Tambakberas Jombang. Kehadiran buku tersebut disambut dengan antusias oleh para penggemar sejarah. (LiT)

 

 

 

Bedah Buku Tambakeras Menelisik Sejarah Memetik Uswah, Teladani Para Tokoh Ulama di Bumi Tambakberas

Bedah Buku Tambakeras Menelisik Sejarah Memetik Uswah,

Teladani Para Tokoh Ulama di Bumi Tambakberas

 

Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) MAN Tambakberas mengadakan bedah buku Tambakberas, Menelisik Sejarah, Memetik Uswah di aula madrasah Jombang (24/8). Buku tersebut telah terlebih dahulu diluncurkan tepat pada saat peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia (17/8). Acara dibuka dengan penampilan garis besar isi buku. Peserta bedah buku adalah perwakilan dari masing-masing kelas. Semua penulis buku hadir dalam perayaan bedah buku tersebut. Para penulis buku yang tergabung dalam tim sejarah Tambakberas adalah Gus Heru Najib, Gus Ainur Rofiq Al Amin, Gus A. Jabbar Hubbi, Neng Nidaus Sa’adah, Neng Bashirotul Hidayah, Gus Muhammad Syifa’ Malik, Gus Kholid Mas’ud, dan Gus Wafiyul Ahdi.

Para peserta diskusi sangat antusias bertanya kepada para penulis terkait isi buku. Para penulis pun memberikan jawaban yang cukup jelas. Buku yang dibedah terdiri dari  tiga bab besar yaitu Akar Sejarah, Rintisan Sejarah, dan Mozaik.

“Cara memetik uswah yang dengan membaca buku tersebut. Dengan membaca, kalian bisa memahami dan menghayati para masyayikh”, tutur Gus Syifa’ salah satu penulis buku menjawab pertanyaan peserta buku terkait tentang bagaimana cara memetik uswah.

Buku tersebut merupakan buku pertama yang berkisah tentang Tambakberas dan diterbitkan. Semoga dengan diterbitkannya buku tersebut, generasi penerus bisa mewarisi sifat-sifat luhur dari para ulama Tambakberas. Aamiin. (LiT)

M. Akhyak, Guru Seni yang Kaya akan Karya

M. Akhyak, Guru Seni yang Kaya akan Karya

M. Akhyak adalah salah satu guru Seni MAN Tambakberas Jombang. Guru seni yang kreatif dan kaya akan karya. Melalui tangannya, ada dua orang siswa yang lolos mendapat juara dua pada ajang Pospenas di Banten. Kejuaraan tersebut meliputi dua bidang yaitu seni kriya dan seni lukis. Seni lukis atas nama Kharisma Putri dan seni kriya atas nama Nur Slamet. Pak Akhyak, begitu sapaan akrab dari M. Akhyak selain mengajar seni, juga aktif di beragam kegiatan pameran seni lukis. Selain itu, dia juga aktif di Koperjati (Komunitas Perupa Jawa Timur). Selain melukis, guru yang pernah masuk di rubrik majalah Elite sebagai guru terkreatif juga mahir membuat ragam benda seni. Misalnya, gatungan kunci, peci, tempat tisu, dan rak buku. Guru seni yang rumahnya penuh karya seni ini juga digandeng oleh BI dalam rangka kerja sama antar pesantren di bidang usaha seni lukis, songkok, dan produk kerajinan.

“Pada tanggal 8-28 September nanti,  lukisan karya saya dan karya teman-teman dari koperjati akan meluncur mengikuti pameran di Dalas, USA,” tutur guru seni yang memiliki akun facebook  Akhyak kreatif dengan penuh semangat.

Selamat berkarya di kacah internasional Pak Akhyak. Semoga bisa terus membersamai para murid dalam berproses kreatif. (LiT).

 

 

Dharma Wanita Annisa’ dan Forsil MAN Tambakberas Jombang Peringati Hari Kemerdekaan RI

Dharma Wanita Annisa’ dan Forsil MAN Tambakberas Jombang

Peringati Hari Kemerdekaan RI

 

(19/8) Dharma wanita dan Forum Silaturhmi (Forsil) MAN Tambakberas Jombang mengadakan beragam lomba untuk memperingati hari kemerdekaan RI ke-72. Selain mengadakan lomba, kegiatan tersebut sebagai ajang perkenalan pengurus baru dharma wanita An Nisa’ periode 2017-2021. Lomba yang diadakan adalah lomba membuat ketupat dan kelereng estafet.

Untuk lomba ketupat, para ibu dharma wanita sudah berlatih sebelumnya. Antusias peserta tampak saat pelaksanaan lomba pembuatan ketupat. Hampir semua peserta asyik dengan ketupat masing-masing. Ibu Muhimmah tampil sebagai juara satu untuk lomba ketupat dengan total jumlah ketupat yang berhasil dibuat adalah tiga belas dan paling rapi. Disusul bu Eva sebagai juara dua dengan total jumlah ketupat dua belas dan Bu Ida Rochmah sebagai juara tiga.

“Alasan diadakannya lomba membuat ketupat ini adalah untuk melestarikan budaya leluhur yang hampir hilang,” ujar Bu Wuryati Sutrisno, ketua Dharma Wanita Annisa’.

Lomba kelereng estafet pun menghadirkan tiga juara. Juara satu diraih oleh kelompok Ibu Fathul Hidayati, juara dua oleh kelompok Ibu Siti Mutholiah, dan juara tiga diraih oleh kelompok Ibu Aminuddin. Lomba kelereng melatih kecermatan, ketepatan, dan kerja sama dalam kelompok. Bravo untuk Dharma wanita An Nisa’ dan Forsil MAN Tambakberas Jombang. Merdeka! (LiT)

BPMO MAN Tambakberas Jombang Adakan Seleksi Peserta Olimpiade

BPMO MAN Tambakberas Jombang Adakan Seleksi Peserta Olimpiade

 

Dalam rangka menjaring para siswa yang berbakat pada ragam bidang olimpiade, BPMO MAN Tambakberas Jombang mengadakan seleksi peserta olimpiade yang dilaksanakan selama tiga hari (14—16 Agustus). Para peserta adalah murid kelas sepuluh. Jumlah total peserta 597 peserta. Ada sembilan mata pelajaran dalam seleksi yaitu ekonomi, fisika, PAI, kimia, bahasa Arab, matematika, geografi, biologi, dan bahasa Inggris. Siswa yang lolos seleksi akan mengikuti bimbingan olimpiade per bidang seusai kegiatan pembelajaran di kelas setiap hari Selasa. Mereka dipersiapkan untuk mengikuti olimpiade di beragam tingkat.

Berikut data para siswa yang lolos seleksi.

  1. Ekonomi
  2. Juara 1 : Diva Farsha Aurelia (X IPS 3)
  3. Juara 2 : Nindya Elok Pramesti (X IPS 3)
  4. Juara 3 : M. Faisal Surya Saputra (X IPS 2)
  5. Fisika
  6. Juara 1 : Mohammad Jazil Saidan (X MIPA 1)
  7. Juara 2 : Alfia Sukma Maulida ( X MIPA 8)
  8. Juara 3 : Umrotusshofiyah Fadhiyah (X MIPA 7)
  9. PAI
  10. Juara 1 : Ziana Mazidatur Rohmah (X MIPA 6)
  11. Juara 2 : M. Muchibbudin ( X Agm 1)
  12. Juara 3 : Pradina Niken (X MIPA 6)
  13. Kimia
  14. Juara 1 : Shella Natasya (X MIPA 8)
  15. Juara 2 : Bagas Alfiyan Ravi ( X MIPA 1)
  16. Juara 3 : Nadilla Nur Aliyah (X MIPA 5)
  17. Bahasa Arab
  18. Juara 1 : Laila Rizki Amaliah (X MIPA 4)
  19. Juara 2 : Burhan Chaerul Aghni ( X Agm 1)
  20. Juara 3 : Ramadhina Elmira (X IPS 8)
  21. Matematika
  22. Juara 1 : Pradina Niken (X MIPA 6)
  23. Juara 2 : Alfia Sukma Maulida ( X MIPA 8)
  24. Juara 3 : Hanna Rohmatul Afifah (X MIPA 8)
  25. Goegrafi
  26. Juara 1 : M. Faisal Surya Saputra (X IPS 2)
  27. Juara 2 : Alika Putri Rahma ( X IPS 5)
  28. Juara 3 : Sulis Nur Hidayah (X IPS 3)
  29. Biologi
  30. Juara 1      : Mohammad Jazil Saidan (X MIPA 1)
  31. Juara 2 : Alfia Sukma Maulida ( X MIPA 8)
  32. Juara 3 : Umrotusshofiyah Fadhiyah (X MIPA 7)
  33. Bahasa Inggris
  34. Juara 1 : Iftinan Aqilah Firrizqa (X MIPA 4)
  35. Juara 2 : Nabila Nurul Adawiyah ( X MIPA 4)
  36. Juara 3 : Siti Mauidzotun Hasanah (X MIPA 6)

Selamat buat para siswa yang lolos seleksi. Semoga bisa membawa nama baik madrasah di tingkat olimpiade nasional. Aamin (LiT)

MGMP Guru Fiqih se-Jawa Timur, Ciptakan Guru Fiqih Kreatif

 

MGMP Guru Fiqih se-Jawa Timur, Ciptakan Guru Fiqih Kreatif

 

Guru fiqih se-Jawa Timur yang tergabung dalam MGMP mengadakan seminar di MAN Tambakberas Jombang (9/8). Acara tersebut dilaksanakan selama tiga hari yaitu 9 Agustus sampai 11 Agustus 2017. Seminar yang bertema Urgensi Mapel Fiqih dalam Pembentukan Karakter Bangsa ini dihadiri oleh kepala kantor Kemenag Provinsi Jawa Timur yaitu Drs. H. Syamsul Bahri, M.Pd.I.

Seminar tersebut dihadiri oleh beberapa nara sumber yang kompeten di bidangnya diantaranya adalah Prof. Mifta Arifin, dosen dari IAIN Jember. Menurutnya, untuk guru MGMP fiqih lebih baik membuat jurnal. Jurnal tersebut untuk wadah hasil PTK (Penelitian Tindakan Kelas) semua anggota secara bergantian.

Ada beberapa materi yang disajikan dalam seminar. Seperti materi bimbingan pembuatan PTK, kurikulum 2013 edisi revisi, dan penilaian autentik K13. Inti dari seminar tersebut adalah menganjurkan guru fiqih harus kreatif  dalam kegiatan belajar mengajar. Hal itu dikarenakan fiqih semakin berkembang dan biasanya siswa sudah tahu terlebih dahulu dari berbagai media. Seminar ditutup dengan praktik  membuat buku, jurnal, RPP, dan PTK. (LiT)

Masa Taaruf Siswa Baru, Masa Mengenali Lingkungan Madrasah

 

Masa Taaruf Siswa Baru, Masa Mengenali Lingkungan Madrasah

 

Sekitar 853 siswa baru mengikuti masa taaruf siswa. Masa untuk mengenali lingkungan madrasah. Kegiatan tersebut berlangsung selama lima hari dan dua tahap. Tahap pertama berlangsung dari 1 Juni, 3 Juni—4 Juni 2017 dan bertepatan dengan bulan puasa. Tahap kedua pada 16 Juli—17 Juli 2017. Materi yang didapatkan siswa selama masa taaruf adalah wawasan wiyata mandala, kepesantrenan, tata tertib siswa, adiwiyata, dan tentang OSIS.

Selain materi, mereka juga melakukan ragam kegiatan yang bermanfaat. Seperti, wisata madrasah, sholat dhuha berjamaah, ziarah, jalan sehat, pendidikan baris-berbaris (PBB), dan menyaksikan demonstrasi ektrakurikuler yang ada di MAN Tambakberas. Pada demonstrasi tersebut, siswa mendapatkan informasi tentang ragam ekstra dan yang bisa mereka pilih. Kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan pada setiap hari Selasa seusai kegiatan pembelajaran di kelas. Ekstrakurikuler yang mengikuti demonstrasi adalah musik, jurnalistik, KIR, pagar nusa, PMR, KKR, Paskibra, teater, bahasa Jepang, pramuka, bola basket, dan bola voly.

Masa taaruf dimulai dari pukul 07.00—11.40 WIB pada tahap satu. Waktu tersebut berbeda dengan pelaksanaan pada tahap dua. Tahap satu memiliki rentang waktu yang lebih pendek karena dilaksanakan bertepatan dengan bulan puasa. Pada tahap dua pelaksanaanya dimulai pukul 07.00—14.00 WIB. Untuk hari terakhir, masa taaruf berakhir pada pukul 13.30 WIB. (LiT)

Kelas Unggulan Sambut Siswa Baru dengan Fun Game dan Program Motivasi

 

Kelas Unggulan Sambut Siswa Baru dengan Fun Game dan Program Motivasi

Kelas unggulan memiliki program unggulan untuk siswa baru yaitu kelas X. Program tersebut berupa Fun Game dan program motivasi. Selain itu, terlebih dahulu, siswa baru mengikuti martikulasi pengenalan pelajaran olimpiade dan ditutup dengan Fun Game dan program motivasi. Tujuan dari martikulasi pengenalan materi olimpiade adalah untuk mempersiapkan anak-anak pada bidang mapel olimpiade yang ada di madrasah.

Fun Game dan program motivasi bertujuan untuk membangun keakraban semua siswa baru dan melatih kemandirian. Program tersebut dilaksanakan pada (27/7) untuk putri dan (31/7) untuk putra. Tempat yang dipilih adalah Obis Camp, Mojojejer Trawas, Mojokerto. Di sana, mereka berlatih tentang sosialisasi dengan lingkungan, melakukan game yang bertujuan untuk bisa bekerja sama dengan tim, menahan ego emosional, dan toleransi antarteman dalam kondisi apa pun. Setelah pelaksanaan serangkaian kegiatan tersebut, para siswa diharapkan bisa meraih prestasi terbaiknya. (LiT)

Asah Kemampuan Berbahasa Asing ala Kelas Unggulan

 

Asah Kemampuan Berbahasa Asing ala Kelas Unggulan

 

Kelas unggulan MAN Tambakberas Jombang mengadakan farewell party (7/8). Sebuah acara pembukaan dan penutupan program unggulan kelas unggulan di bidang intensif bimbingan kursus bahasa Arab dan bahasa Inggris. EEC (Excellent English Course)untuk kelas bahasa Inggris dan AEC (Excellent Arabic Course) untuk kelas bahasa Arab.

“Kedudukan bahasa Arab dan bahasa Inggris sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Ada empat hal yang harus dikuasai dalam belajar bahasa yaitu keterampilan berbicara, menulis, mendengar, dan membaca,” ujar Neng Hj. Maslachatul Ammah, M.A., koordinator program unggulan MAN Tambakberas.

Pada acara tersebut juga diumumkan para siswa berprestasi di bidang bahasa Arab dan bahasa Inggris serta pemberian penghargaan kepada mereka. Masing-masing kelas diambil tiga terbaik. Tiga terbaik ini dari kelas sebelas dan dua belas di semua jurusan. Berikut nama-nama siswa terbaik dengan urutan pertama untuk masing-masing kelas.

  1. Kursus Bahasa Arab
  2. XII MIPA 4 atas nama Latifa Qorin Nursyifa
  3. XII MIPA 5 atas nama Ummu Salamah
  4. XII MIPA 1 atas nama Muhammad Kemal Jalaluddin
  5. XII IPS 3 atas nama Khodijatul Munawaroh
  6. Kursus Bahasa Inggris
  7. XI MIPA 1 atas nama Ahmad Nur Habib
  8. XI MIPA 4 atas nama Diana Nabila
  9. XI MIPA 5 atas nama Alfa Alfin Maghfiroh
  10. XI IPS 3 atas nama Letifa Qothrunnada

Farewell party juga menampilkan kreativitas para siswa di bidang bahasa Arab dan bahasa Inggris. Acara ditutup dengan doa. (LiT)

Forsil MAN Tambakberas, Pererat Tali Silaturahmi

 

Forsil MAN Tambakberas, Pererat Tali Silaturahmi

 

MAN Tambakberas memiliki program unggulan untuk mempererat tali silaturahmi sesama guru dan tenaga pendidikan. Program tersebut adalah Forsil (Forum Silaturahmi). Forum dilaksanakan setiap satu bulan sekali. Pada bulan Agustus dilaksanakan pada (6/8). Ada beragam kegiatan yang dilakukan. Membaca Alquran sampai tamat atau yang lebih dikenal dengan istilah khotmil Qur’an, pembacaan tahlil, ceramah agama, dan arisan.

Pada bulan Agustus ini, forsil dilakukan di rumah Gus Maksum Khudhori. Bertindak sebagai penceramah adalah K.H. Mujib Adnan. Tema ceramah berkisar tentang bagaimana cara kita menjadi guru sebenarnya. Misalnya, menjadi guru yang istiqomah, kita bisa menjadi guru yang mendapat berkah dengan jalan ikhlas dalam mengajar. Kegiatan forsil ditutup dengan pembacaan doa oleh K.H. M. Fadlulloh, M.H.I. (LiT)