Delapan Peserta Didik MAN 3 Jombang Siap Berlaga di Final KoSSMI

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) –  Delapan peserta didik MAN 3 Jombang lolos ke babak final Kompetisi Sains Siswa Muslim Indonesia (KoSSMI). Mereka adalah Dawud Putra Cahyono (XII MIPA 1) pada mapel Fisika, Ziyanatul Karimah (XII MIPA 8) dan Risda Zulfa (XI MIPA 8) pada mapel Biologi, Layla Mazidatus (XII MIPA 6) pada mapel Matematika, Shofiyah Nur Azizah (XII MIPA 6) dan Kholish Khafidhotul (XII IPS 3) pada mapel Ekonomi, serta Harlina Abelia Putri (XI MIPA 7) dan Najla Syarifa (X MIPA 4) pada mapel Geografi.

KoSSMI adalah kompetisi bertaraf nasional yang diselenggarakan ABACK Academy di bawah naungan pakar olimpiade Indonesia, Prof. Yohanes Surya. Kompetisi ini sudah melalui babak penyisihan dan semifinal. Pada final, terdapat 25 peserta terbaik nasional pada setiap mapel dan satu peserta perwakilan provinsi. Tujuh peserta didik MAN 3 Jombang masuk dalam peringkat  terbaik nasional, hanya Layla yang menjadi perwakilan Provinsi Jawa Timur. MAN 3 Jombang menjadi  madrasah dengan delegasi terbanyak kedua yang lolos ke babak final ajang bergengsi  ini.

Peserta Didik MAN 3 Jombang ketika Mengikuti KoSSMI

Peserta Didik MAN 3 Jombang ketika Mengikuti KoSSMI

Bagus Amrullah selaku koordinator BPMO mengatakan bahwa kedelapan peserta didik itu akan berlaga pada final di Jakarta selama dua hari, mulai Sabtu (21/5). Sebagai persiapan, mereka akan mengikuti bimbingan secara intensif. “Karena madrasah masih dalam masa libur Idul Fitri, pelaksanaannya dilakukan secara daring dengan pantauan masing-masing guru pembimbing,” ujar Bagus. Pihaknya berharap, delapan peserta didik itu dapat meraih medali emas pada setiap mapel. Sekadar tahu, tahun lalu MAN 3 Jombang mendapat empat medali di KoSSMI. “Semoga tahun ini bisa lebih baik,” harap Bagus.

Salah satu finalis, Najla mengaku siap berlaga di babak final. Peserta didik X MIPA 4 ini mengatakan bahwa dia akan memanfaatkan masa liburan dengan giat belajar. “Saya banyak latihan soal biar makin siap,” ujar Najla saat dihubungi lewat Whatsapp. Dia berharap dapat menyumbang medali untuk MAN 3 Jombang. (Zul)

Peserta Didik MAN 3 Jombang Juara 1 Lomba Tartil Al-Qur’an

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Dina Rahmatun Najma Jamil kembali harumkan nama MAN 3 Jombang. Peserta didik kelas XII Agama 3 ini meraih prestasi dalam Lomba Tartil Al-Qur’an Virtual Ramadan (23/4).  Penyelenggara lomba adalah Jawa Pos Radar Jombang.  Lomba bertaraf kabupaten ini diikuti peserta didik tingkat SMP dan SMA sederajat.  Masing-masing tingkat terbagi menjadi kategori putra dan putri. Dina berhasil menjadi  juara pertama putri tingkat SMA.

Tahap pertama lomba terlaksana secara virtual. Peserta diwajibkan mengirimkan rekaman membaca  Al-Qur’an dalam format video. Peserta bebas membawakan ayat manapun dalam Juz  30. Dalam videonya, Dina membaca Surat At-Tin. Batas pengumpulan video adalah Jumat (15/4). Dari tahap ini diambil enam peserta terbaik dari masing-masing kategori yang melaju ke final, Dina salah satunya. Tahap final terlaksana secara luring di kantor Jawa Pos Radar Jombang (23/4). Pada tahap ini Dina membaca ayat 43 Surat At-Taubah. Penampilan Dina rupanya menarik perhatian juri. Dia menjadi juara pertama ajang ini.

Dina mengaku bersyukur dengan prestasinya itu. “Alhamdulillah, saya berhasil juara setelah berusaha keras pada setiap tahapan lomba,” ujar Dina saat dihubungi lewat Whatsapp. Sementara itu, Yantini selaku pembina mengatakan bahwa  MAN 3 Jombang mengirim dua delegasi dalam lomba ini. Sayangnya hanya Dina yang berhasil masuk final. “Kami akan berupaya lebih optimal untuk melatih peserta didik agar mereka dapat mengikuti jejak prestasi Dina,” ujar Yantini. (Zul)

MAN 3 Jombang Distribusikan 5,6 Ton Zakat Fitrah

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang)-  MAN 3 Jombang  salurkan zakat fitrah yang dihimpun dari siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Jumlah beras yang disalurkan  panitia adalah 5,6 ton. Beras tersebut didistribusikan kepada masyarakat sekitar madrasah, jamaah masjid-masjid mitra, dan beberapa panti asuhan di Kabupaten Jombang.  

Ketua panitia zakat fitrah MAN 3 Jombang, Manasiful Anam mengatakan bahwa pendistribusian zakat terlaksana dalam dua hari. Pada Senin (18/4), zakat dibagikan kepada masyarakat sekitar MAN 3 Jombang yang membutuhkan. Dalam proses penyaluran zakat pada hari pertama ini, panitia melibatkan siswa. Menurut Anam, keterlibatan siswa  bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian dan jiwa sosial mereka .

Pada Selasa (19/4), zakat fitrah disalurkan secara langsung kepada beberapa masjid dan panti asuhan di Kabupaten Jombang. Anam mengatakan bahwa terdapat 83 titik pendistribusian. “Kami  menyalurkan  kepada masjid yang menjadi mitra madrasah dalam kegiatan praktikum khutbah Jumat,” ujar Anam.  (Zul)

Keren! Lukisan Guru MAN 3 Jombang Masuk Pameran Kaligrafi Tingkat Internasional

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Mohamad Akhiyak kembali membuat gebrakan. Guru MAN 3 Jombang ini mengikutsertakan karyanya dalam Pameran Kaligrafi Kontemporer  International. Pameran kaligrafi yang mengangkat tema The Power of Quran ini akan diselenggarakan selama delapan hari mulai Jum’at (15/4). Bertempat di koridor gedung Jakarta Islamic Center, lukisan kaligrafi Akhiyak akan disandingkan dengan karya seniman lainnya dari 26 negara. Selain Indonesia, negara lain yang terlibat adalah Malaysia, Iran, Tunesia, India, Inggris, Amerika, Thailand, dan lain-lain.

Lukisan kaligrafi Akhiyak yang dipamerkan berjudul Surat Al Ikhlas. Akhiyak menggunakan media cat acrylic dan canvas dengan ukuran 100 x 70. Lewat karyanya, Akhyak menyampaikan pesan tentang keesaan Allah SWT. “Saya menggunakan angka satu dalam lukisan sebagai simbol bahwa Allah Maha Esa,” ujar Akhiyak. Lukisan kaligrafi tersebut didominasi warna hijau yang menurut Akhiyak, melambangkan keteduhan dan ketenangan.

Pameran ini bukan kali pertama bagi Akhiyak. Pria kelahiran Kediri ini telah mengikuti berbagai pameran di kancah nasional, seperti di Blitar, Surabaya, Batu, Semarang, dan Jakarta. Akhiyak juga pernah terlibat dalam pameran tingkat internasional di Dallas, Texas, USA. (Zul)

Delapan Peserta Didik MAN 3 Jombang Raih Medali dalam Kompetisi Pendidikan Agama Islam Tingkat Nasional

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Delapan peserta didik MAN 3 Jombang berjaya di Kompetisi Pendidikan Agama Islam (1/4). Tiga diantaranya meraih medali emas, yakni Septiana Maratus S (XI MIPA 7), Neyla Marshadina Aufa (XI IPS 3), dan Indri Eka A (X MIPA 6). Ada juga peserta didik yang meraih medali perak, yaitu Siti Kaneisha L (X MIPA 5), Raed Fuadi ( X MIPA 2), dan Nova Mamluatul (XI Agama 3). Dua peserta didik sisanya meraih medali perunggu, yaitu Muhammad Fattan (X MIPA 1) dan Asih Lestari (X Agama 3).

Penyelenggara lomba tingkat nasional ini adalah Olimpiade Indonesia. Pelaksanaan lomba secara daring pada Minggu (20/3). Peserta mengerjakan 40 soal pilihan ganda dalam waktu 50 menit. Menurut Neyla, kualitas soal bertaraf olimpiade. “Soalnya tentang tajwid hingga sejarah Islam,” ujar Neyla. Delegasi MAN 3 Jombang mengaku sempat terkendala dengan jaringan saat menyelesaikan soal, salah satunya Fatan. Peserta didik asal Jember ini mengatakan bahwa dia alami kesulitan ketika log in menuju halaman soal. “Waktunya sampai tersisa 30 menit. Alhamdulillah bisa terselesaikan dengan baik,” tutur Fatan.

Eryati Fikriyah selaku pembina mengatakan bahwa MAN 3 Jombang mengirim 13 delegasi dalam lomba ini. Dua hari sebelum pelaksanaan kompetisi, 13 peserta didik itu mengikuti bimbingan secara intensif.“ Kami mengikutsertakan anak-anak dalam lomba ini sebenarnya untuk mengukur sejauh mana kemampuan mereka. Alhamdulillah delapan diantara mereka meraih medali, ” ujar Eryati bangga. (Zul)

Peringati Hari Tuberculosis, Dinas Kesehatan Gelar Screening di MAN 3 Jombang

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Peringati Hari Tuberculosis Sedunia, Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang bekerja sama dengan Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum menyelenggarakan Sosialisasi Zebra Cross (Zero Tuberculosis Screening of Tuberculosis Suspect). Kegiatan berlangsung di aula lantai tiga MAN 3 Jombang pada Kamis (31/3). Selain untuk mengenalkan peserta didik tentang bahaya penyakit tuberculosis, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendeteksi munculnya kasus baru. “Setelah menemukan kasus baru, pihak Dinas Kesehatan  akan segera mengobatinya,” ujar Iskak selaku programmer TBC dan Koordinaor UGD Puskesmas Tembelang yang bertugas memberikan pengarahan pada acara itu. Menurut Iskak, pemerintah menargetkan Indonesia bebas TBC pada tahun 2020.

Setelah mendapatkan pengarahan tentang tuberculosis, peserta didik mengikuti proses screening dengan menjawab pertanyaan dari petugas kesehatan. Pertanyaan-pertanyaan itu diantaranya mengenai riwayat kontak peserta didik dengan  penderita TBC hingga gejala yang dialami. Peserta didik tampak antusias mengikuti kegiatan ini, salah satunya Aulia.  “Saya jadi tahu tentang gejala dan penularan penyakit TBC,” ujar Aulia.

Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum yang diwakili KH. Moh Syifa’ Malik menyambut baik kegiatan ini. Dalam sambutannya, Gus Syifa’ menuturkan bahwa sosialisasi dan screening TBC sebagai bentuk ikhtiar untuk mencetak generasi muda Islam yang sehat jasmani dan rohani. “Peserta didik harus menggali informasi dari acara ini sehingga mereka bisa melindungi diri dari penyakit TBC,” ujar Waka Kesiswaan MAN 3 Jombang ini. (Zul)