Rihlah sebagai Upaya Penyegaran bagi Guru dan Tenaga Kependidikan MAN 3 Jombang

Rihlah sebagai Upaya Penyegaran bagi Guru dan Tenaga Kependidikan MAN 3 Jombang

Ketika libur lebaran, MAN 3 Jombang melakukan rihlah selama dua hari (3—4/7). Rihlah ini diikuti oleh semua guru dan tenaga kependidikan MAN 3 Jombang. Para guru dan tenaga pendidikan juga diperkenankan mengajak anggota keluarga mengikuti rihlah. Ada empat tujuan rihlah yaitu Desa Wisata Pujon Kidul, Agrowisata Batu, Pantai Balekambang, dan Masjid Cheng Ho Pasuruan. Hari pertama, peserta rihlah menuju Desa Wisata Pujon Kidul kemudian ke Agrowisata untuk wisata petik buah apel.

Menjelang sore, peserta rihlah sudah sampai di Hotel Victory untuk istirahat dan menginap. Keesokan harinya, tempat tujuan berikutnya adalah Pantai Balekambang. Para guru dan tenaga kependidikan beserta keluarga menikmati keindahan Pantai Balekambang. Selain itu, mereka juga makan siang di pinggir pantai sambil menikmati debur ombak pantai. Menjelang sore, para peserta rihlah menuju tempat tujuan akhir yaitu Masjid Cheng Ho, Pasuruan. Tepat pukul 19.00 perjalanan dilanjutkan menuju Kota Jombang.

“Rihlah sangat penting sebagai upaya penyegaran bagi guru dan tenaga kependidikan MAN 3 Jombang. Ketika sudah masuk dan aktif kegiatan pembelajaran, para guru dan tenaga kependidikan memiliki semangat baru untuk mulai beraktivitas,” tutur Fatchul Hidayati selaku wakil kepala madrasah bidang humas. (LiT)

 

MAN 3 Jombang Sambut Awal Tahun Ajaran Baru dengan Rapat Koordinasi

MAN 3 Jombang Sambut Awal Tahun Ajaran Baru dengan Rapat Koordinasi

 

MAN 3 Jombang mengawali kegiatan belajar-mengajar pada (7/7). Sebelum siswa memasuki kelas, terlebih dahulu para siswa, guru, dan tenaga pendidikan melakukan halal bi halal  di lapangan induk MAN 3 Jombang. Semua siswa yang berasal dari kampus utara dan timur berkumpul di lapangan kampus induk. Usai kegiatan halal bi halal, para siswa kembali ke kelas untuk membentuk para pengurus kelas.

Untuk mengawali kegiatan pembelajaran dan supaya kegiatan pembelajaran berjalan dengan baik dan tertib, MAN 3 Jombang melakukan rapat koordinasi. Rapat secara langsung dipimpin oleh Bapak Kepala MAN 3 Jombang, Sutrisno. Sebagai pembuka rapat adalah pembagian SK kepada para guru dan tenaga pendidikan. Dengan SK tersebut, guru dan tenaga pendidikan mengetahui tugas yang diembannya selama satu tahun pembelajaran.

“Sebagai guru dan tenaga pendidikan yang bernaung di dalam Kementerian Agama, hendaknya kita tidak boleh melupakan lima budaya kerja. Kelima budaya kerja tersebut meliputi integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab, dan keteladanan. Budaya-budaya tersebut mari kita terapkan secara maksimal di MAN 3 Jombang,” tutur Sutrisno, Kepala MAN 3 Jombang saat memimpin rapat. (LiT)

Matsama sebagai Sarana Mengenal Madrasah

Matsama sebagai Sarana Mengenal Madrasah

Para siswa baru mendapat ragam bekal pengetahuan terkait MAN 3 Jombang. Selama empat hari (9—12/7), mereka mengikuti Matsama (Masa Ta’aruf Siswa Madrasah). Selama empat hari tersebut mereka mendapatkan ragam materi seperti berikut.

  1. Wawasan Wiyata Mandala
  2. Kepesantrenan
  3. Wawasan Wiyata Mandala
  4. Widya Pakerti
  5. Tata tertib Siswa
  6. Etika Adiwiyata
  7. Ke-OSIS-an dan PBB.

Pada hari terakhir yaitu Kamis, para siswa melakukan ziarah makam, jalan sehat, dan demonstrasi kegiatan ekstrakurikuler OSIS. Matsama resmi ditutup pada pukul 12.30 dengan melakukan apel. Penutupan juga ditandai dengan pelepasan tanda peserta Matsama. Dua orang siswa yang mewakili prosesi pelepasan adalah Satria Abrar dari kelas X Agama 1 dan Bella Pertiwi dari kelas X IPS 6.

“Semoga apa yang kalian dapat dari Matsama bisa mendorong kalian untuk berprestasi di MAN 3 Jombang. Selain itu, semoga kalian bisa menjaga kebersihan lingkungan madrasah. MAN 3 Jombang merupakan madrasah beradiwiyata, berkarakter, dan berliterasi sehingga kalian harus berperan serta menjaganya dengan baik,” tutur Sudarnoto, selaku pembina apel penutupan matsama dan wakil kepala bidang sarana dan prasarana. (LiT)

Halal bi Halal Yayasan Ponpes Bahrul’ulum Tambakberas di MAN 3 Jombang

Halal bi Halal Yayasan Ponpes Bahrul’ulum Tambakberas di MAN 3 Jombang

 

Semua guru dan  tenaga kependidikan di lingkungan Pondok Pesantren Bahrul’ulum Tambakberas Jombang melakukan halal bi halal pada (9/7). Acara tersebut dilaksanakan di kampus induk MAN 3 Jombang. Halal bi halal juga dihadiri oleh para pengasuh Pondok Pesantren, Ketua Yayasan bersama jajarannya, dan Dewan Pengasuh Pengasuh Ponpes Bahrul’ulum Tambakberas Jombang.

Selain acara Halal bi halal juga terdapat acara pemberian penghargaan bagi para guru dan tenaga pendidikan yang sudah lama mengabdi . Rata-rata mereka memiliki masa abdi di atas dua puluh lima tahun. Penghargaan tersebut sebagai apresiasi dari yayasan Ponpes Bahrul’ulum atas ragam pengabdian yang penuh totalitas. Ketua Majelis pengasuh Ponpes Bahrul’ulum Tambakberas, K.H. Hasib Wahab mengajak semua yang berada di lingkungan Bahrul’ulum untuk terus memperbarui niat dengan tujuan agar semua unit pendidikan yang ada semakin maju dan barokah. K.H. Wafiyul Ahdi, S.H., M.Pd.I menambahkan agar semua unit pendidikan meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan termasuk layanan manajemen.

“Yayasan Ponpes Bahrul’ulum menaungi 16 sekolah formal, 800 guru, 40 ribath, dan 12.000 santri/ siswa.  Setiap tahun kita mengadakan halal bi halal  sebagai ajang silaturahmi dan saling memaafkan,” tutur K.H.  M. Syifa’ Malik selaku Sekretaris Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul’ulum Tambakberas, Jombang. (LiT)