Tiga Siswa MAN 3 Jombang Mewakili Jatim di Ajang KSM Nasional

Tiga Siswa MAN 3 Jombang Mewakili Jatim di Ajang KSM Nasional

BPMO (Bimbingan Pemantapan Materi  Olimpiade) kembali mencetak siswa berprestasi. Kali ini, tiga siswa dari MAN 3 Jombang mewakili Jatim menuju KSM (Kompetisi Sains Madrasah) tingkat Nasional. Mereka pun mendapat penghargaan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi  Jawa Timur (21/8). Penghargaan berupa piala, sertifikat, dan tabanas. Tabanas yang diterima sejumlah satu juta rupiah. Ketiga siswa tersebut adalah  Azharul Jannah kelas XII MIPA 5, Qonita Nailul Muna kelas XII MIPA 5, dan Aditya Eka Wahyuningsih kelas XII IPS 3. Mereka secara berurutan mewakili cabang olimpiade Fisika, Matematika, dan Ekonomi.

Di Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Jawa Timur, mereka mendapatkan penghargaan, pembekalan, dan pembinaan dari  Kantor wilayah Kementerian Agama Propinsi  Jawa Timur. Sebelumnya mereka mengikuti seleksi tingkat provinsi yang dilaksanakan di MAN 3 Jombang dan MTsN 3 Jombang. Di seleksi tersebut, Azharul Jannah meraih juara 2 Fisika, Qonita Nailul Muna meraih juara harapan 2 Matematika, dan Aditya Eka Wahyuningsih meraih juara 3 Ekonomi .

“BPMO akan terus melakukan terobosan-terobosan baru dalam hal peningkatan kualitas siswa bimbingan sehingga bisa terus meningkatkan prestasi,” tutur M. Bagus Amrullah, S.Pd. selaku koordinator BPMO MAN 3 Jombang. (LiT)

Lomba Da’I Muda, Cetak Pendakwah Berkualitas

Lomba Da’I Muda, Cetak Pendakwah Berkualitas

 

Dalam rangka memperingati HUT RI ke-73, anggota Remas (Remaja Masjid) Al Madinah MAN 3 Jombang mengadakan lomba Da’I (14/8). Lomba diikuti oleh semua perwakilan kelas X, XI, dan XII. Tema lomba adalah Kemerdekaan Bernuansa Islami.

“Remaja Masjid Al Madinah bisa memiliki jiwa dakwah atau menyampaikan kebenaran dan memiliki program kerja yang bervariasi,” tutur Herlin Sri W. selaku ketua remas Al Madinah.

Beberapa hal yang menjadi penilaian dalam lomba tersebut adalah sebagai berikut:

  1. pelafalan;
  2. ekspresi;
  3. penguasaan materi;
  4. adab; dan
  5. kesesuaian isi dengan tema.

Juri dalam lomba tersebut terdiri dari dua orang yaitu Yantini, M.Pd.I. dan Manasiful Anam, S. Ag.

“Saya menemukan bibit-bibit baru dalam kemampuan berdakwah,” ujar Yantini. (LiT)

Dalam rangka memperingati HUT RI ke-73, anggota Remas (Remaja Masjid) Al Madinah MAN 3 Jombang mengadakan lomba Da’I (14/8). Lomba diikuti oleh semua perwakilan kelas X, XI, dan XII. Tema lomba adalah Kemerdekaan Bernuansa Islami.

“Remaja Masjid Al Madinah bisa memiliki jiwa dakwah atau menyampaikan kebenaran dan memiliki program kerja yang bervariasi,” tutur Herlin Sri W. selaku ketua remas Al Madinah.

Beberapa hal yang menjadi penilaian dalam lomba tersebut adalah sebagai berikut:

  1. pelafalan;
  2. ekspresi;
  3. penguasaan materi;
  4. adab; dan
  5. kesesuaian isi dengan tema.

Juri dalam lomba tersebut terdiri dari dua orang yaitu Yantini, M.Pd.I. dan Manasiful Anam, S. Ag.

“Saya menemukan bibit-bibit baru dalam kemampuan berdakwah,” ujar Yantini. (LiT)

Semarak HUT RI ke-73 di MAN 3 Jombang

Semarak HUT RI ke-73 di MAN 3 Jombang

 

Beragam lomba digelar di MAN 3 Jombang dalam rangka semarak HUT RI ke-73 (18/9). Lomba diadakan dalam rangka untuk memupuk semangat persatuan dan kesatuan warga madrasah. Siswa putri memiliki enam jenis lomba yang harus diikuti. Lomba tersebut meliputi:

  1. makan kerupuk;
  2. bambu berjalan;
  3. koin dalam tepung
  4. balon gesek
  5. kepruk plastik; dan
  6. bola voli.

 

Siswa putra memiliki lomba yang berbeda dengan siswa putri. Ada empat lomba yang berbeda yaitu di siswa putra terdapat lomba rafia berjalan, kursi goyang, kelereng, dan dancing tempeh. Selain lomba itu, juga terdapat lomba kebersihan kelas dan sudut baca terbaik yang wajib diikuti oleh masing-masing kelas.

“Semua kegiatan lomba bisa berlangsung secara tertib dan lancar karena kerja sama dan bantuan dari semua pihak,” ujar Muhammad Farid Nugraha ketua kegiatan pelaksanaan HUT RI ke-73. (LiT)

 

Madrasah Literasi Luncurkan Empat Buku Karya Warga Madrasah

Madrasah Literasi Luncurkan Empat Buku Karya Warga Madrasah

 

MAN 3 Jombang sebagai madrasah literasi terus berkomitmen untuk berkarya. Kali ini, warga MAN 3 Jombang meluncurkan empat buku sekaligus (9/8). Keempat buku tersebut merupakan karya warga madrasah yang terdiri dari para siswa dan guru. Keempat buku tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Lelaki di Kota Gawai (Kumpulan Cerpen Terbaik dan Peraih Penghargaan) karya Komunitas Baca Arpelbuk MAN 3 Jombang.
  2. Membunuh Monster di dalam Kelas karya Komunitas Baca Arpelbuk MAN 3 Jombang.
  3. Bahasa Indonesia untuk MA/ SMA karya Dra. Nur Faizah, guru MAN 3 Jombang.
  4. Gerakan Ajaib di dalam Kelas (kumpulan Puisi) karya Rialita Fithra Asmara, guru MAN 3 Jombang.

Keempat buku tersebut diterbitkan Dreamlitera, Malang. Acara peluncuran buku tersebut juga dihadiri oleh penyair Jawa Timur, peraih beragam penghargaan di bidang sastra sekaligus alumni MAN Tambakberas Jombang (MAN 3 Jombang) yaitu F. Aziz Manna. Selain peluncuran buku, juga terdapat pemberian penghargaan terhadap para penulis dan penulis berprestasi warga MAN 3 Jombang.

“Ini merupakan angin segar bagi dunia tulis-menulis di madrasah. Madrasah menghargai dan mengapresiasi para penulis yang terdapat di madrasah,” ujar F. Aziz Manna. (LiT).

 

Komunitas Baca Arplebuk Lolos Semifinalis Gramedia Reading Community

Komunitas Baca Arplebuk Lolos Semifinalis Gramedia Reading Community

 

Pada (21/7) komunitas baca Arpelbuk (Arek Pelahap Buku) MAN 3 Jombang mendapat tamu istimewa. Tamu istimewa tersebut adalah tim Garmedia. Kedatangan mereka adalah untuk mensurvei ragam aktivitas dari komunitas baca Arplebuk MAN 3 Jombang. Sesuai dengan data seleksi Gramedia Reading Community, komunitas baca Arpelbuk lolos sebagai semifinalis sehingga harus disurvei oleh pihak Gramedia.

“Tahap seleksi awal adalah  dengan mengirim esai yang berupa program kegiatan dari komunitas baca,” ujar Rialita Fithra Asmara selaku pembina komunitas Baca Arpelbuk MAN 3 Jombang.

Tim Gramedia disambut dengan peragaan karya Arpelbuk, seperti lukisan pasir, buku-buku karya anggota Arpelbuk di outdoor reading. Tim Gramedia juga diajak untuk belajar melukis bersama anggota komunitas. Seusai dari Outdoor Reading, tim Gramedia menuju perpustakaan. Perpustakaan adalah salah satu tempat Arpelbuk untuk melakukan kegiatan literasi.

Di perpustakaan, para duta literasi dan duta antikorupsi melalui literasi siap untuk melakukan presentasi. Seusai menyaksikan presentasi, tim Gramedia ikut serta memainkan alat permainan pendidikan antikorupsi. Arpelbuk MAN 3 Jombang bekerja sama dengan komunitas baca RBS (Rumah Baca Sahabatku) yang merupakan  mitra KPK dalam sosialisasi pendidikan antikorupsi melalui literasi. Kegiatan berlanjut dengan wawancara dari tim Gramedia kepada pembina komunitas Arpelbuk. Survei berakhir dengan penyerahan ragam karya komunitas baca Arpelbuk kepada tim Gramedia. Salam Literasi, Lawan Koruspi, dan Salam Oke (Orang Kreatif). (Lit).