Hattrick, Tiga Kali Berturut-turut MAN 3 Jombang Jadi Juara Bertahan Duta Kesehatan Remaja

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Muzakki Zakaria tampak bahagia. Peserta didik Kelas XI MIPA 1 ini dinobatkan sebagai Juara 1 Lomba UKS Duta Kesehatan Remaja Kabupaten Jombang pada Kamis (8/9/2022). Penyelenggara lomba adalah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang.

Muzakki telah menempuh beberapa tahapan. Pertama, dia mengikuti tes yang dikerjakan secara dalam jaringan (daring). Menurut peserta didik kelahiran Makasar ini, materi yang diujikan kebanyakan terkait 8 gol Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Terdapat 20 peserta terbaik yang berhasil lolos tahapan ini.

Pada tahap 20 besar, peserta harus mengerjakan tes tulis secara luar jaringan (luring). Selain itu mereka harus terlibat aktif dalam forum diskusi terkait masalah kesehatan. Muzakki berhasil melalui tahap ini dan lolos ke 10 besar.

Pelaksanaan tahap 10 besar terpusat di Aula Wilker Kecamatan Jombang. Masing-masing peserta mendapatkan pertanyaan secara acak. Mereka kemudian diminta menjawabnya dalam waktu satu menit. Muzakki mendapatkan pertanyaan tentang pelaksanaan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. “Membiasakan menggosok gigi dua kali dalam sehari dan rajin mencuci tangan menggunakan sabun adalah contoh penerapan perilaku hidup bersih dan sehat,” ujar Muzakki.

Langkah Muzakki terus berlanjut hingga lima besar. Pada tahap ini, peserta melakukan unjuk bakat. Muzakki menampilkan kemampuannya dalam membaca berita berbahasa Inggris. Muzakkimembacakan berita terkait penyebaran HIV AIDS di Kabupaten Jombang. Penampilannya menuai banyak pujian.

Selain unjuk bakat, peserta diminta melakukan praktik sosialisasi. Muzakki mendapatkan tantangan untuk menyosialisasikan kepada siswa SMP tentang bahaya mengonsumsi narkotik dan obat-obatan terlarang. Dengan luwes, Muzakki menyampaikan dampak penggunaan narkoba menggunakan bahasa yang ringan dan mudah dipahami.

Penampilan Muzakki menarik perhatian juri. Pada akhir acara, dia pun terpilih sebagai Juara 1. Muzakki mengaku tidak menyangka atas kemenangannya itu. “Saya akan melakukan tugas saya sebagai duta kesehatan dengan rajin sosialisasi tentang pentingnya hidup sehat,” ujarnya.

Sekadar tahu, tahun ini adalah ketiga kalinya MAN 3 Jombang menjadi Juara 1. Muzakki mengikuti jejak kakak kelasnya, M. Fayedh Hamas (XII MIPA 3) yang tahun lalu meraih prestasi serupa. Sebelumnya, terdapat nama Sayyid Fadhil Murtadlo yang lebih dahulu menjadi Duta Kesehatan Remaja.

Baca : https://mantambakberas.sch.id/2021/09/19/man-3-jombang-juara-bertahan-duta-kesehatan-remaja/

Aris Daryati selaku pembimbing mengatakan bahwa prestasi ini berkat kerja sama semua komponen madrasah, terutama pembina OSIS. “Sebagai Duta Kesehatan, Muzakki akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan UKS di MAN 3 Jombang,” ujar Aris. (Zul)

Tiga Alumni MAN 3 Jombang Menjadi Pelatih Delegasi Jombang untuk KSM Provinsi

Proses Pembimbingan KSM Kimia oleh Faza

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Tiga alumni MAN 3 Jombang dipercaya melatih delegasi Kabupaten Jombang untuk Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Provinsi. Mereka adalah Shofiyah Nur Azizah, Faza Salsabila, dan Ziyanatul Karimah. Saat berstatus sebagai siswa, ketiganya kerap mengharumkan nama MAN 3 Jombang dengan berbagai prestasi. Ziyana pernah meraih Medali Perak KSM Nasional 2021 Mapel Biologi dan Shofiyah adalah peraih Medali Emas KSM 2020 Mapel Ekonomi. Selanjutnya, Faza adalah Juara 1 Olimpiade Teknik Kimia Nasional 2018 pada Mapel Kimia.

Ketiga alumni tersebut dijadwalkan membimbing delegasi Kabupaten Jombang selama tiga hari berturut-turut dari Senin (5/9/2022). Proses pembimbingan terlaksana secara dalam jaringan (daring) melalui aplikasi Zoom. Bimbingan dilakukan secara daring karena ketiganya sekarang telah berstatus sebagai mahasiswa di luar Jombang.

Dalam proses pelatihan, ketiga alumni ini memiliki strategi khusus. Faza misalnya. Mahasiswi Departemen Kimia Universitas Negeri Malang ini fokus membahas soal KSM tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, dia juga mengajak peserta mendiskusikan materi yang terkandung dalam soal. “Saya berharap peserta lebih memahami tipe-tipe soal pada KSM Provinsi,” ujar mantan peserta didik XII MIPA 5 ini.

Strategi yang sama juga dilakukan Ziyana. “Saya berencana membahas soal-soal tahun kemarin dan sedikit mereview materi,” ujar mantan peserta didik XII MIPA 8 ini. Mahasiswi Pendidikan Biologi Universitas Negeri Malang ini juga akan berbagi pengalamannya dalam KSM tahun lalu hingga meraih medali perak.

Koordinator Bimbingan Pemantapan Materi Olimpiade (BPMO) MAN 3 Jombang, Bagus Amrullah mengatakan bahwa terpilihnya tiga alumni itu sesuai dengan keinginan Kepala Kemenag Jombang, Taufiqurrahman. “Beberapa tahun terakhir MAN 3 Jombang selalu berhasil mendapat medali KSM. Hal itu membuat Kepala Kemenag mempercayakan alumni MAN 3 Jombang yang meraih medali KSM untuk membantu dalam proses pembimbingan delegasi Kabupaten Jombang,” tutur guru matematika ini. (Zul)

Graduation Ceremony Kelas Unggulan MAN 3 Jombang Berlangsung Meriah

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Kelas Unggulan MAN 3 Jombang mengadakan Graduation Ceremony pada Senin (5/9/2022). Kegiatan tahunan tersebut merupakan penutup dari rangkaian Excellent English Course (EEC) dan Excellent Arabic Course (EAC). EEC merupakan kursus Bahasa Inggris, sedangkan EAC adalah kursus Bahasa Arab. Berlokasi di Aula Lantai Tiga, Graduation Ceremony diikuti oleh seluruh siswa unggulan dari kelas X, XI, dan XII.

Pada kesempatan itu, peserta didik unggulan unjuk kebolehan dalam berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris dan Bahasa Arab lewat berbagai penampilan. Ahmad Iqbal Fachry Al Faizy, misalnya. Peserta didik asal Mesir ini bertugas menyampaikan pidato multi bahasa. Iqbal menggunakan Bahasa Indonesia, Arab, Inggris, Jawa, dan Jepang. “Lewat program-proramnya, kelas unggulan telah meningkatkan bakat siswa,” ujar Iqbal.

Setiap kelas unggulan menampilkan suatu pertunjukkan. Kebanyakan dari mereka menghadirkan ragam kebudayaan Indonesia. Ada yang menampilkan tarian khas Bali, Madura, hingga Papua. Uniknya, penampilan itu dipresentasikan menggunakan bahasa Inggris dan Arab.

Ketua Program Kelas Unggulan, Hj. Maslakhatul Ammah memberikan apresiasi terhadap penampilan peserta didik. Lewat sambutannya, Ning Lakha menyampaikan motivasi agar peserta didik terus mengasah bakatnya. “Jadilah generasi muda yang berprestasi,” pesan Ning Lakha.

Graduation Ceremony ditutup dengan penyerahan medali EEC kepada peserta didik Kelas XI dan medali EAC untuk peserta didik Kelas XII. Selain itu, program kelas unggulan juga memberikan penghargaan kepada peserta didik berprestadi di berbagai bidang pengembangan diri, diantaranya public speaking, jurnalistik, dan karya ilmiah remaja.

Koordinator Program Unggulan, Abdul Mukhid mengatakan bahwa Graduation Ceremony ini juga menjadi pembuka untuk kegiatan EEC dan EAC setahun kedepan. Mukhid menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai program untuk meningkatkan potensi peserta didik, salah satunya adalah Language Day. “Peserta didik kelas unggulan wajib berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris atau Bahasa Arab pada Hari Senin dan Rabu,” ujar Mukhid. (Zul)

Raih Juara 1 Provinsi, Peserta Didik MAN 3 Jombang Akan Wakili Jawa Timur dalam Olimpiade Bahasa Arab Tingkat Nasional

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Olimpiade Bahasa Arab Tingkat Provinsi telah terlaksana. Perwakilan Kabupaten Jombang, Rayhan Abdul Hanan terpilih menjadi Juara 1. Rayhan adalah peserta didik Kelas XI Bahasa 1, MAN 3 Jombang.

Penyelenggara lomba ini adalah Forum MGMP Bahasa Arab Seluruh Indonesia. Seleksi Provinsi berlangsung di SMA Al-Falah Ketintang, Surabaya pada Sabtu (3/9/2022). Peserta harus menyelesaikan 75 soal pilihan ganda secara cbt dalam waktu satu jam.

Rayhan berhasil menjawab 70 soal dengan benar. Hal tersebut membuatnya mendapatkan nilai 93. Raihan nilai tersebut menjadikan Rayhan sebagai Juara 1. Predikat itu membuat Rayhan berkesempatan mewakili Jawa Timur dalam seleksi nasional pada Bulan Oktober di Jakarta. “Saya tidak menyangka dapat terpilih mewakili Jawa Timur. Saya akan lebih giat berlatih,” ujar Rayhan.

Untuk persiapan ke tahap nasional, Rayhan akan mengikuti bimbingan secara intensif. Moh Ilyas selaku pembina mengatakan bahwa bimbingan ini untuk lebih mempersiapannya bersaing dengan perwakilan provinsi lainnya. “Kami optimis Rayhan dalam melakukan yang terbaik,” pungkas Ilyas. (Zul)

Jaring Anggota Baru, BPMO MAN 3 Jombang Gelar Seleksi

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Guna menjaring anggota baru, Bimbingan Pemantapan Materi Olimpiade (BPMO) MAN 3 Jombang mengadakan seleksi. Sasaran kegiatan ini adalah siswa Kelas X. Kegiatan tersebut terpusat di Aula Lantai Tiga.

Seleksi terlaksana selama tiga hari sejak Rabu (31/8) hingga Sabtu (3/9). Setiap harinya terdapat tiga mapel yang diujikan. Mapel-mapel tersebut adalah Matematika, Fisika, Biologi, Kimia, Geografi, Ekonomi, Pendidikan Agama Islam, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab.

Kordinator BPMO, Bagus Amrullah mengatakan bahwa peserta seleksi berjumlah 639 siswa. “Bahasa Inggris dan PAI menjadi mapel yang terbanyak pesertanya,” ujar Bagus.

Guru Matematika ini menambahkan bahwa jumlah soal setiap mapel berbeda-beda. Demikian pula dengan formatnya. “Ada mapel yang menggunakan format pilihan ganda. Ada pula yang uraian,” imbuh Bagus. Menariknya, BPMO menggunakan soal – soal terintegrasi dalam menguji calon anggotanya. Menurut Bagus, hal itu bertujuan agar peserta didik terbiasa dengan soal-soal yang menjadi ciri khas Kompetisi Sains Madrasah (KSM) itu.

Setiap mapel akan diambil 10 peserta terbaik untuk mengikuti seleksi lanjutan. Salah satu bentuk seleksi lanjutan adalah wawancara. Bagus mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan hadiah menarik untuk Juara 1,2,dan 3. Selain itu, ketiganya secara langsung akan masuk ke dalam tim pembinaan inti BPMO.

Sekadar tahu, BPMO adalah wadah bagi peserta didik MAN 3 Jombang untuk berprestasi di bidang olimpiade. Setiap anggotanya akan mendapat bimbingan intensif agar bisa bersaing dalam berbagai kompetisi. Tidak terhitung banyaknya anggota BPMO yang telah berprestasi di kancah nasional maupun internasional. “Untuk menjaga kualitas BPMO, kami mencari anggota baru yang tidak hanya pintar, tapi juga memiliki kemauan keras untuk menjadi pemenang,” pungkas Bagus. (Zul)