Delegasi MAN 3 Jombang Kembali Borong Juara Robotik Tingkat Nasional

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Robotik MAN3 Jombang makin menunjukkan taringnya di berbagai kompetisi nasional. Pada perhelatan Wonderfull Indonesia Robot Challenge (WIRC), tiga tim MAN 3 Jombang berjaya. Kompetisi tahunan tersebut terlaksana di Jatim Park 3, Batu pada 8-9 Juli 2023.

Pada kompetisi tingkat nasional itu, MAN 3 Jombang mengikuti dua kategori. Satu tim putra di kategori creative dan menjadi Juara Tiga dengan inovasi robot bernama ECB (baca : https://mantambakberas.sch.id/2023/07/13/robot-pembersih-sampah-milik-peserta-didik-man-3-jombang-menjadi-juara-tiga-kompetisi-robotik-nasional/). Tidak mau kalah, tim putri meraih prestasi di kategori Robot Soccer. Satu tim menjadi Juara Tiga pada kategori tersebut. Tim lainnya mendapat predikat Best Poin.

Berikut nama-nama peserta didik yang mengharumkan nama MAN 3 Jombang dalam kompetisi nasional WIRC :

Juara 3 Robot Soccer

  • Saskia Dwi Lailatul zahra ( XI MIPA 6)
  • Lubnayya Salma ( XI IPS 5)
  • Mellysa Purnamasari ( XI MIPA 9 )
  • Naila Mahya Hanifah ( XI MIPA 5 )
  • Radhwa Qathrin nada ( XI MIPA 7 )

Juara 3 Best Poin Soccer

  • Bilqis Sayyidatin Habibah ( XII IPS 6 )
  • Naila Raniyah Hanan ( XII MIPA 7 )
  • Hajar Berlanty Mufid ( XII MIPA 4 )
  • Safa Salsabila Azhar ( XI MIPA 6 )

Juara 3 Robot Creative

  • Mikail Nur Ramadhani ( XI MIPA 1 )
  • Nabigh Sholahi Al Mustofa ( XI MIPA 1 )
  • Syahrul Aulia Romdloni (XI MIPA 4)

Salah satu anggota Robotik, Hajar Berlanty mengaku mendapatkan pelajaran berharga saat mengikuti kompetisi itu. “Kami belajar tentang pentingnya kekompakan dan menahan ego masing-masing saat bertanding,” ujar peserta didik Kelas XII MIPA 4 ini.

Sekadar tahu, dalam kategori robot soccer yang diikuti Hajar cs, peserta harus mengumpulkan poin. Caranya dengan memasukkan bola ke dalam gawang lawan menggunakan dua buah robot. Terdapat empat tahapan lomba dan masing-masing pertandingan berdurasi lima menit. “Butuh konsentrasi tinggi dan kerja sama tim untuk mencetak poin,” kata Hajar.

M. Tholib selaku pembina mengapresiasi prestasi anak-anak didiknya. “Prestasi ini menjadi cambuk bagi kami untuk lebih bersemangat meraih juara di kompetisi-kompetisi selanjutnya,” ujar guru matematika ini.

Tholib mengatakan bahwa pihaknya memiliki strategi untuk memaksimalkan prestasi Tim Robotik MAN 3 Jombang. Salah satu strateginya adalah dengan melakukan pengkaderan. “Kami kerap mengundang alumni yang pernah berprestasi di bidang robotik untuk berbagi pengalaman dan ilmu kepada adik-adik kelas mereka di MAN 3 Jombang,” kata Tholib. (Zul)

Modal Rp10000, Robot Pembersih Sampah Milik Peserta Didik MAN 3 Jombang Menjadi Juara Tiga Kompetisi Robotik Nasional

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Kreativitas peserta didik MAN 3 Jombang patut diacungi jempol. Mikail Nur Ramadhani (XI MIPA 1), Nabigh Sholahi Al Mustofa (XI MIPA 1), dan Syahrul Aulia Romdloni (XI MIPA 4) menciptakan inovasi berupa robot bernama Electrik Cleaning Broom (ECB). Robot tersebut didesain untuk membersihkan sampah-sampah di tempat yang sulit dijangkau oleh tangan manusia, seperti kolong tempat tidur.

ECB berbentuk balok yang terbuat dari karton. Di dalamnya terdapat belahan sumpit yang menjepit buntalan tali rafia. Belahan sumpit kemudian diputar menggunakan tenaga dinamo dan membuat buntalan tali rafia yang berfungsi sebagai sapu dapat menarik sampah. ECB dapat bergerak dengan dikendalikan remote untuk menjangkau lokasi terdapatnya sampah.

Nabigh cs mendaftarkan inovasi robot mereka sebagai peserta Wonderfull Indonesia Robot Challenge (WIRC) untuk kategori robot creative. Kompetisi tersebut terlaksana di Batu, Malang pada 8-9 Juli 2023. ECB menarik perhatian juri dan membuat Nabigh cs menjadi Juara Tiga pada lomba bergengsi itu.

“Kami tidak menyangka bisa jadi juara tiga karena robot peserta lain bagus-bagus,” ujar Nabigh. Pernyataan Nabigh diamini oleh rekan setimnya, Mikail dan Syahrul. “Padahal modal kami dalam membuat robot ini hanya Rp10.000,” imbuh Syahrul. Mereka membuat ECB dari bahan-bahan yang mudah didapat seperti karton, tali rafia, dan sumpit.

M. Tholib selaku pembina mengaku bangga dengan prestasi yang diraih anak-anak didiknya. “Dengan bahan-bahan sederhana, mereka dapat menciptakan inovasi yang luar biasa,” ujar Tholib. (Zul)