Lagi, Qori’ berbakat MAN 3 Jombang Juara 3 MTQ Hari Santri 2025 Tingkat Provinsi

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang)- Nama Izzah Qotrun Nada sudah tidak asing lagi dikalangan warga MAN 3 Jombang. peserta didik asal Surabaya ini menjadi kebanggan madrasah berkat bakat Qori’ nya. Terkini pada Selasa (21/10/25), dirinya mengikuti MTQ spesial hari santri. Event tingkat provinsi ini diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri Sunan Ample Surabaya (UINSA). Izzah berhasil membawa pulang piala juara 3.

Sejenak menengok perjalanan Izzah, peserta didik kelas akhir ini telah menjuarai berbagai event MTQ baik tingkat regional maupun nasional. Bakat Qori’ ini nampaknya ia dapat dari sang ayah. “Dari SD belajar dari Guru Qori’ Sunan Ampel,” ungkap Izzah.

Yantini, pembimbing di madrasah, memberikan pesan yang menyentuh untuk anak didiknya yang tidak lama lagi akan meninggalkan madrasah tercinta. Pembimbing menekankan kegigihan yang harus tetap dipertahankan. “Jangan puas dengan pencapaian ini, masih harus terus digali, carilah  pengalaman sebanyak mungkin, untuk kesuksesan dimasa yang akan datang,” pungkas yantini. (Nis)

Swara Matara,Tim Marching Band MAN 3 Jombang, Juara Umum JCMC 2025

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang)- Jombang gelar Cultural Marching Competition 2025. Kompetisi terbagi menjadi beberapa klasemen. Tim Drumband MAN 3 Jombang, Swara Matara mengikuti kategori atau klasemen open class. Kompetisi digelar selama dua hari sejak Sabtu (18/10/25).

MAN 3 Jombang berhasil mengumpulkan sejumlah tropi dari dari kategori parade maupun konser. Berikut perolehan juara yang dipersembahkan tim swara matara dari kegua kategori:

  • Juara 1 street parade
  • Juara 2 KGB (Ketertiban Gerak dan baris)
  • Juara 2 analisa music tiup
  • Juara 2 analisa music perkusi
  • Juara 2 drum major
  • Juara 2 field commander
  • Juara 1 konser
  • Juara 1 analisa music tiup
  • Juara 1 analisa music perkusi
  • Juara 1 drum major
  • Juara 1 field commander

Seluruh prestasi juara tersebut mengahantarkan tim MAN 3 Jombang menjadi juara umum. Salah satu anggota tim, M Daffa Rasyid (XII-3), menceritakan proses Latihan intensif yang dilakukan. Menurut pemaparannya tim hanya memiliki waktu satu bulan untuk melaksanakan Latihan. Lebih lanjut, Daffa yang merupakan field commander ini juga sempat kawatir karena kurangnya persiapan dalam latihan ketertiban gerak dan baris. Akan tetapi berkat ketekunan dan bimbingan dua coaches andalan, M Badzrun munir dan M Zainul Arifin, tim swara matara dapat mencapai hasil maksimal. (Nis)