Delegasi MAN 3 Jombang Dominasi Juara Olimpiade PAI UNISLA

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Tim Olimpiade Pendidikan Agama Islam (PAI)  kembali harumkan nama MAN 3 Jombang. Pada gelaran Olimpiade PAI di Universitas Islam Lamongan (UNISLA), delegasi MAN 3 Jombang berhasil mendominasi. Pada peringkat lima besar, empat diantaranya adalah peserta didik MAN 3 Jombang.Mereka adalah Neyla Marshadina Aufa yang meraih juara 2, Septiana Mar’atus Sholihah sebagai Juara 3, M. Azhar Efendi mendapat Juara Harapan 1, dan Raed Fuady yang memperoleh Juara Harapan 2.

Kompetisi tingkat Provinsi ini terdiri atas tiga tahapan. Penyisihan terlaksana pada Kamis (16/6). Pada tahapan ini, peserta menyelesaikan 50 soal pilihan ganda secara virtual. Terdapat 20 peserta terbaik yang melaju ke semi final pada Sabtu (18/6). Tahapan semi final ini berlangsung di kampus UNISLA. Peserta menjawab satu persatu pertanyaan pada sebuah papan tulis kecil. Peserta yang menjawab salah harus gugur, sementara yang menjawab benar dapat  melanjutkan pertandingan hingga tersisa lima peserta terbaik .

Tahap final berlangsung hari itu juga. Peserta mendapat amplop berisi suatu permasalahan. Mereka diminta mempresentasikan solusi beserta dalil yang berkaitan dengan permasalahan tersebut. “Saya mendapat soal tentang konsep berlomba-lomba dalam kebaikan,” ujar Neyla. Peserta didik XI IPS 3 ini mengakui bahwa tahapan final cukup berat. Dia dituntut berpikir cepat dan bisa menyampaikan pendapat dengan tepat.

Eryati Fikriyah selaku pembina mengaku bangga dengan pencapai anak-anak didiknya. Menurut Eryati, kesuksesan tersebut tak lepas dari dukungan madrasah yang senantiasa memfasilitasi siswa yang akan berlomba. “Semoga pada lain kompetisi, kami dapat kembali membuat MAN 3 Jombang bangga,” harap Eryati. (Zul)

Menteri BUMN, Erick Tohir Beri Motivasi Siswa MAN 3 Jombang

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) –   Ajang Competition Week MAN 3 Jombang berakhir meriah pada Sabtu (18/6). Kegiatan yang berpusat di Gedung Serba Guna (GSG) itu dihadiri Erick Thohir. Menteri BUMN itu tampak kagum dengan tiga pemenang Competition Week yang membawakan dua buah lagu dan pertunjukkan silat seni. Erick dengan didampingi Ketua Majelis Pengasuh Yayasan Pondok Pesantren  Bahrul Ulum (YPPBU), KH. Moh Hasib Wahab Hasbulloh, Ketua Umum YPPBU, KH. M. Wafiyul Ahdi, dan Kepala MAN 3 Jombang, Sutrisno lalu menyerahkan piala penghargaan kepada para pemenang.

Usai prosesi penyerahan hadiah, Erick memberikan motivasi kepada siswa MAN 3 Jombang. Dia mengawali dengan meminta tiga siswa maju untuk diberikan pertanyaan. Kepada tiga siswa itu, Erick menanyakan cita-cita mereka. Dua siswa menjawab ingin menjadi dokter sedangkan sisanya  seniman. Erick lalu mengajak semua siswa untuk bersemangat meraih impian.

Dalam pidatonya, Erick juga menyampaikan tentang pentingnya pendidikan. Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah ini menceritakan perjuangan ayahnya, H. Muchamad Teddy Thohir saat menimba ilmu. “Almarhum Bapak saya yatim dan miskin. Beliau percaya bahwa pendidikan adalah kunci kesuksesan. Sejak usia 10 tahun beliau merantau untuk mengenyam pendidikan hingga kuliah. Beliau pantang menyerah sehingga sukses menjadi pengusaha,” jelas Erick.

Erick juga memaparkan bahwa pendidikan merupakan salah satu program yang menjadi fokus CSR BUMN, yaitu dengan memberikan beasiswa untuk 7700 generasi muda. Dalam kesempatan itu pula, Erick memberikan beasiswa kepada siswa MAN 3 Jombang terpilih. Tiga diantaranya adalah siswa yang telah maju dan menjawab pertanyaan Erick. (Zul)

Usai PAT, MAN 3 Jombang Gelar Competitions Week

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang)- Pasca Penilaian Akhir Tahun (PAT), MAN 3 Jombang mengadakan Competitions Week. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, dari Selasa (14/6). Competitions Week terdiri atas berbagai perlombaan antar kelas dan jurusan. Terdapat 10 cabang lomba, diantaranya volli, bola tangan, dan gobak slodor. Ada juga lomba cerdas cermat, MTQ, dan MHQ.  Untuk mencari potensi siswa dalam bidang seni, diadakan pula Madrasah’s Got Talent. Stand up comedy, menyanyi lagu Islami, kreasi sholawat, dan silat seni merupakan lomba yang termasuk ke dalam Madrasah’s Got Talent.

Competitions Week diawali dengan apel pembukaan. Tim Paskibraka MAN 3 Jombang menjadi petugas apel. Kegiatan yang terlaksana di lapangan MAN Induk ini berlangsung secara khidmat. Kepala MAN 3 Jombang, Sutrisno membuka secara resmi Competitions Week. Dalam sambutannya, Sutrisno menyampaikan bahwa Competitions Week adalah sarana bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri. “Harapannya, dari kegiatan ini muncul bibit-bibit siswa berprestasi,” ujar Sutrisno.

Sesaat setelah apel pembukaan, Competitions Week pun dimulai. Perlombaan pada hari pertama adalah volli,bola tangan, dan gobak slodor. Kegiatan terpusat di lapangan MAN Induk untuk siswa putra, sedangkan siswi putri melaksanakannya di lapangan MAN Utara. Lomba semakin meriah dengan hadirnya suporter dari masing-masing kelas. Mereka memberikan semangat kepada delegasi kelasnya yang sedang bertanding. (Zul)

Empat Siswa MAN 3 Jombang Tembus OSN Tingkat Provinsi

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Empat siswa MAN 3 Jombang menunjukkan kemampuannya dalam Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten (OSNK). Mereka berhasil menjadi pemenang di tingkat kabupaten dan lolos ke tingkat provinsi. Keempat siswa tersebut adalah Mirza Fazle Fattan (X MIPA 1), Muhammad Abigail Novarianto (X MIPA 1), Muhammad Yusuf Gabriel (X MIPA 1), dan Ella Handini Azlifatul Azzifah (X MIPA 4).  Mirza, Abigail, dan Gabriel lolos pada mapel Informatika, sedangkan Ella pada mapel Ekonomi.

Keberhasilan empat siswa tersebut membuat MAN 3 Jombang menduduki peringkat 5 untuk sekolah di Kabupaten Jombang dengan delegasi terbanyak yang lolos ke provinsi. MAN 3 Jombang juga menjadi satu-satunya Madrasah Aliyah yang berada di tujuh besar. Koordinator BPMO, M. Bagus Amrullah mengaku bersyukur dengan pencapaian itu. Bagus mengatakan bahwa OSN Tingkat Provinsi akan dilaksanakan pada pertengahan Agustus. Untuk itu, pihaknya akan memberi bimbingan intensif kepada keempat siswa tersebut. “Mereka akan mengikuti karantina untuk mempersiapkan diri ke tahap selanjutnya,” ujar Bagus.

Tim Olimpiade Informatika

Muhammad Abigail tidak menyangka namanya muncul dalam daftar peserta yang lolos ke tingkat provinsi. “Saya sangat bahagia karena ini kali pertama saya mengikuti olimpiade,” ujar Abigail. Kebahagiaan yang sama juga dirasakan Ella Handini. Siswi kelas olimpiade MAN 3 Jombang ini mengaku akan mempersiapkan diri dengan berlatih mengerjakan soal-soal. “Saya ingin berprestasi dan menyumbang medali untuk MAN 3 Jombang,” harap Ella. (Zul)

Peserta Didik MAN 3 Jombang Juara MTrQ Tingkat Nasional

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Dina Rahmatun Najma kembali berprestasi. Peserta didik MAN 3 Jombang ini baru saja menjadi juara Musabaqah Tartilil Qur’an (MTrQ) pada Sabtu (11/6). Lomba tersebut merupakan salah satu cabang Musabaqah Festival Cakrawala Qur’ani. Penyelenggara lomba adalah Universitas Negeri Malang.

Lomba MTrQ terlaksana secara daring pada Mei. Peserta dipersilahkan memilih salah satu maqro’ atau surat yang disediakan panitia. Dina memilih membaca ayat pertama Surat Yusuf.  Selanjutnya, peserta mengirimkan video tartil kepada panitia untuk dinilai oleh juri. Dina keluar sebagai juara pertama dengan raihan nilai 93.

Dina amat bersyukur dengan pencapaiannya itu. “Ini adalah persembahan terakhir saya kepada MAN 3 Jombang sebelum saya lulus,” kata Dina saat dihubungi lewat Whatsapp. Dina juga mengucapkan terima kasih atas dukungan keluarga besar MAN 3 Jombang sehingga dia bisa berprestasi seperti sekarang. “Untuk adik-adik kelas, terus semangat meraih prestasi di bidang apapun. Bila gagal, jangan menyerah dan tetap berusaha,” pesan Dina. (Zul)

Peserta Didik MAN 3 Jombang Juara Favorit MKQ Cabang Dekorasi

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Adinda Octavia kembali harumkan nama MAN 3 Jombang. Peserta didik kelas XI MIPA 5 ini kerap menjadi juara di berbagai lomba kaligrafi. Yang terbaru, Adinda berhasil menjadi juara favorit dalam Festival Cakrawala Qur’ani Cabang Musabaqah Khattil Qur’an (MKQ).Terdapat dua kategori dalam cabang ini, yaitu dekorasi dan kontemporer. Adinda mengikuti kategori dekorasi. Penyelenggara lomba  adalah Universitas Negeri Malang. Lomba terlaksana secara daring sejak Mei.

Peserta mengumpulkan hasil karya kaligrafi  paling lambat Kamis (2/6). Peserta juga wajib mengirim video dokumentasi proses pembuatan karya kaligrafinya. Lewat akun Instagram resmi, panitia selanjutnya mengunggah karya masing-masing peserta. Gelar juara favorit diberikan kepada karya dengan like terbanyak. Hingga pengumuman pada Sabtu (11/6), karya Adinda unggul dengan 401 like dan membuatnya keluar sebagai juara favorit.

Dalam lomba ini, Adinda melukis kaligrafi dari ayat ketiga Surat Ar Ra’d. Proses pembuatannya tidak membutuhkan waktu lama. “Saya membuat sketsanya sejak libur lebaran lalu, dan untuk pewarnaannya  saya kerjakan selama tiga hari,”ujar peserta didik yang ingin menjadi guru seni rupa ini. Adinda mengatakan bahwa dia tidak cukup memiliki pengalaman mengikuti MKQ cabang dekorasi. Meski awalnya cukup pesimis, dia bersyukur mendapat  dukungan dari banyak orang terutama keluarga besar MAN 3 Jombang. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberi like pada karya saya,” pungkas Adinda. (Zul)

Peserta Didik MAN 3 Jombang Juara 1 Olimpiade PAI

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – M. Azhar Efendi Bahtiar kembali harumkan nama MAN 3 Jombang. Azhar meraih Juara 1 dalam Olimpiade PAI SMA sederajat  tingkat Jawa Timur, pada Kamis (9/6). Penyelenggara lomba adalah Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH). Lomba terlaksana di kampus IAI TABAH Lamongan.  

Untuk menjadi juara, Azhar harus melalui tiga tahapan lomba. Pada babak penyisihan, peserta mengerjakan 50 soal pilihan ganda. Azhar mendapat raihan nilai 80 dalam babak tersebut. Dia lolos ke semi final. Pada tahapan semi final, peserta mengerjakan 10 soal uraian. Azhar berhasil lolos ke final dengan nilai 71. Tahap final berlangsung cukup menegangkan karena peserta harus berebut menjawab 20 soal cerdas cermat. Azhar mengakhiri kompetisi itu dengan nilai 31. Raihan nilai tersebut membuat Azhar menjadi  Juara 1.

Azhar mengaku senang dengan prestasinya itu. Menurut Azhar, prestasinya itu berkat doa orang tua dan segenap guru MAN 3 Jombang. Kehadiran Eryati Fikriyah selaku pembibing, diakui Azhar sangat memberinya motivasi untuk terus belajar. “Semoga prestasi MAN 3 Jombang, terutama bidang PAI bisa semakin meningkat,” harap Azhar. (Zul)

Juara 1 Porseni MA Jatim, Ayska Rahma Daffadilla Dapat Penghargaan Kemenag Jombang

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Kemenag Kabupaten Jombang beri apresiasi kepada peraih juara dalam Porseni MA Jatim pada Kamis (9/6).  Kegiatan tersebut bertempat di Aula Putri MAN 1 Jombang.Terdapat 18 atlit dari delapan cabang lomba yang mendapat penghargaan.  Satu diantaranya adalah peserta didik MAN 3 Jombang, Ayska Rahma Daffadilla. Ayska merupakan peraih juara 1 cabang lomba Pidato Bahasa Inggris. Tak hanya Ayska, Effi Fadhilah selaku pembimbing juga memperoleh penghargaan. Kepala Kemenag Jombang, Taufiqurrohman menyerahkan langsung penghargaan tersebut.

Sekadar tahu, Ayska adalah salah satu peserta didik MAN 3 Jombang yang kerap meraih prestasi di bidang pidato Bahasa Inggris. Dibanding lomba-lomba yang pernah dia ikuti, Porseni MA Jatim adalah kompetisi yang paling menantang bagi Ayska. Dia harus pandai membagi waktu antara latihan dan belajar untuk ujian madrasah. Kehadiran Effi Fadhilah selaku pembimbing diakui Ayska sangat memberinya motivasi agar makin semangat  berlatih. Kerja keras Ayska terbayar dengan kemenangan yang dia dapatkan di cabang lomba Pidato Bahasa Inggris pada Jum’at (25/3). Prestasi Ayska ini merupakan kemenangan pertama Kabupaten Jombang dalam Porseni MA Jatim.

Effi Fadhilah mengatakan bahwa dia tidak alami kesulitan dalam membimbing Ayska. Selain  memiliki pronunciation yang bagus, Ayska cepat dalam menambah perbendaharaan kosa kata. Effi berharap Ayska dapat menginpirasi peserta didik MAN 3 Jombang lainnya, khususnya anggota ekstra Bahasa Inggris untuk berprestasi. “Kami akan selalu membimbing peserta didik sesuai kompetensinya, seperti speech, story telling, dan news casting,” ujar Effi.

Kepala MAN 3 Jombang, Sutrisno mengaku bangga dengan prestasi peserta didiknya yang mengharumkan nama Kabupaten Jombang dalam Porseni MA Jatim.  Sutrisno yang juga hadir dalam acara tersebut mengatakan bahwa Ayska merupakan satu dari sekian banyak peserta didik MAN 3 Jombang berprestasi. “Sesuai dengan slogannya,  Kaya Juara, MAN 3 Jombang memiliki segudang prestasi luar biasa,” ujar Sutrisno. (Zul) 

Delegasi MAN 3 Jombang Rebut Empat Medali KoSSMI

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Eksistensi MAN 3 Jombang dalam berbagai olimpiade sudah tidak perlu diragukan lagi. Madrasah kaya juara ini kerap mengukir prestasi , salah satunya dalam Kompetisi Sains Siswa Muslim Indonesia (KoSSMI). Empat peserta didik MAN 3 Jombang berhasil merebut medali ajang bergengsi ini, Minggu (5/6). Pada mapel Biologi, Ziyanatul Karimah  meraih medali perak.  Pada mapel Ekonomi, Shofiyah Nur Azizah mendapat medali perak dan Kholish Khafidhotul memperoleh medali perunggu. Ada pula Dawud Putra Cahyono yang menyabet medali perunggu pada mapel Fisika.

Kebahagiaan terpancar dari raut muka keempat peserta didik berprestasi ini. Shofiyah Nur Azizah mengaku bangga dengan pencapaiannya itu. “Kami senang karena bisa mempersembahkan medali terakhir untuk MAN 3 Jombang sebelum lulus,” kata Shofi dengan mata berkaca-kaca. Mewakili teman-temannya, Shofi berharap prestasi MAN 3 Jombang dalam bidang olimpiade semakin meningkat.

Koordinator Bimbingan Pemantapan Materi Olimpiade (BPMO), M. Bagus Amrullah mengatakan bahwa MAN 3 Jombang berhasil mempertahankan prestasi pada KoSSMI tahun ini. Sekadar tahu,  tahun lalu MAN 3 Jombang juga meraih empat medali. “Semoga pada KoSSMI tahun depan, prestasinya bisa meningkat,” harap Bagus.  

KoSSMI adalah kompetisi bertaraf nasional yang diselenggarakan ABACK Academy di bawah naungan pakar olimpiade Indonesia, Prof. Yohanes Surya. Kompetisi ini sudah melalui babak penyisihan pada Maret lalu. Total terdapat 6000 peserta yang kemudian disaring untuk mengikuti semifinal pada April. Baik penyisihan maupun semifinal terselenggara secara daring. Babak final KoSSMI terlaksana pada Sabtu (4/6) di Universitas Al Azhar, Jakarta. Terdapat 45 finalis pada setiap mapel. Mereka memperebutkan medali emas, perak, perunggu, dan Honorable Mention. Masing-masing finalis harus menyelesaikan 15 soal yang terdiri dari 10 soal isian singkat dan 5 soal uraian. Pada final, MAN 3 Jombang mengirim delapan delegasi, empat diantaranya berhasil meraih medali. (Zul)

MAN 3 Jombang Raih Juara Pertama Lomba Paduan Suara HUMAPON Bahrul Ulum

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Paduan Suara (Padus) MAN 3 Jombang baru saja meraih prestasi pada Kamis (2/6). Dalam gelaran HUT Madrasah dan Pondok Pesantren (HUMAPON) Bahrul Ulum, Padus MAN 3 Jombang mendapat Juara Pertama.

Lomba Paduan Suara ini terlaksana dalam satu tahapan. Pelaksanaannya di Aula Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum  (YPPBU) Tambakberas Jombang. Peserta adalah tim paduan suara putri dari berbagai madrasah di bawah naungan YPPBU. Masing-masing peserta membawakan tiga buah lagu, yaitu Ya Lal Wathon, Mars Bahrul Ulum, dan Mars Humapon. Aspek penilaian lomba adalah adab, vokal, penampilan, dan kemampuan dirigen. Padus MAN 3 Jombang keluar sebagai pemenang dengan raihan nilai 173.

Saiful Madin, selaku pembina mengatakan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil dari kerja keras anggota Padus. Tim Padus yang terdiri dari 18 peserta didik ini menjalani enam kali latihan secara ketat. “Anak-anak harus pandai membagi waktu, antara latihan paduan suara dan persiapan ujian kenaikan kelas,” ujar Madin. Selain itu, menurutnya kesulitan lagu menjadi tantangan tersendiri. “Anak-anak alami kesulitan di nada rendah pada lagu Ya Lal Wathon. Alhamdulillah, kesulitan itu dapat kami siasati,” imbuh Madin.

Dalam melatih Tim Padus, Madin tidak sendiri. Dia dibantu oleh Dwi Aniyatul Lulu’il Maknun yang memiliki pengalaman sebagai dirigen . Luluil memberikan apresiasi atas penampilan anak-anak didiknya. “Mereka tampil dengan tempo yang tepat dan kompak,” ujar Luluil.

Kepala MAN 3 Jombang, Sutrisno mengaku bangga dengan pencapaian Tim Padus. Selama penyelenggaraan HUMAPON, baru kali ini MAN 3 Jombang keluar sebagai juara pertama Lomba Paduan Suara. “Semoga prestasi Padus MAN 3 Jombang akan terus berkembang,” harap Sutrisno. (Zul)