Siswi MAN 3 Jombang Berjaya di Lomba Khitobah Tingkat Nasional

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Untuk kali kesekian, Meita Dwi Mukhlitosul Azizah harumkan nama MAN 3 Jombang. Siswi kelas XII Bahasa 2 ini berjaya dalam Lomba Khitobah Tingkat Nasional. Lomba tersebut menjadi runtutan acara Pekan Arabi yang diselenggarakan Universitas Negeri Malang.

Lomba Khitobah ini terdiri atas dua tahapan, yaitu penyisihan dan final. Kedua tahapan tersebut dilaksanakan secara virtual. Pada babak penyisihan, peserta diwajibkan mengirimkan video penampilan mereka. Terdapat tiga tema yang dapat dipilih, yakni Pendidikan, Teknologi, dan Globalisasi. Meita berhasil masuk sepuluh besar menyisihkan 80 peserta lainnya dari seluruh Indonesia.

Pada babak final (7/10), peserta menyampaikan materi khitobah secara live lewat teleconference.  Meita menyampaikan tentang pendidikan Islam dalam perkembangan suatu negara. Retorika bahasa, isi pidato, artikulasi, dan penguasaan materi menjadi poin utama penilaian. Meita berhasil meraih 95 poin dan berhak menjadi juara pertama.  

Meita mengaku bangga dengan pencapainnya itu. “Alhamdulillah, latihan keras dalam beberapa hari terbayar dengan prestasi ini,” ujar siswi yang bercita-cita menjadi psikolog ini.  

Yantini selaku pembina mengatakan bahwa MAN 3 Jombang mengirimkan tiga delegasi dalam lomba ini. Selain Meita, terdapat nama Amelia Habibah (XII MIPA 5) yang meraih juara 3. Satu delegasi lainnya adalah Muhammad Kamalul Mustofa (XII AGM 1). Sayangnya, Kamal kurang beruntung dalam babak penyisihan. “Semoga prestasi siswa MAN 3 Jombang dalam bidang Khitobah ini dapat terus ditingkatkan,” harap Yantini. (Zul).

Siswa MAN 3 Jombang Juara 3 Olimpiade Fiqih

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Prestasi kembali diraih oleh Ahmad Zhafari Musyafa (XII Agama 1). Setelah sebelumnya memenangkan juara tiga Lomba Cerdas Cermat Islam, kini ia menyabet juara tiga dalam Olimpiade Fiqih (2/11). Penyelenggara lomba adalah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.

Olimpiade Fiqih ini berlangsung dalam tiga tahapan. Pada babak penyisihan, peserta mengerjakan 50 soal. Di tahap ini terjaring 9 besar yang kemudian masuk semi final. Tiga diantaranya adalah siswa MAN 3 Jombang. Pada tahap semi final, peserta diminta menyelesaikan suatu permasalahan sehari-hari yang berkaitan dengan Fiqih. Zhafari berhasil menjadi tiga besar dan lolos ke tahap akhir. Pada babak final, peserta diberikan soal studi kasus. “Saya diberi pertanyaan tentang jual beli online dari sudut pandang Fiqih, ” ujar siswa yang bercita-cita menjadi dosen ini. Zhafari menutup kompetisi dengan mendapatkan juara ketiga. Eryati Fikriyah selaku pembimbing mengatakan bahwa Zhafari telah menunjukkan kemampuan yang maksimal. Pihaknya akan terus melakukan bimbingan intensif agar tim PAI mendapat prestasi yang lebih baik di lain kejuaraan.(Zul).

Siswi MAN 3 Jombang Juara Speech Contest di Dua Kampus Ternama

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) –Rona bahagia terpancar dari wajah  Ayska Rahma Daffadilla. Siswi kelas XII IPS 3 ini berhasil menjuarai dua lomba speech contest dalam waktu bersamaan. Lomba pertama adalah Extraordinary English Festival yang diadakan oleh UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Lomba diadakan secara virtual. Peserta diwajibkan mengirimkan video dalam periode 2 – 16 Oktober.  Ayska mengirimkan video tentang perkembangan teknologi terhadap sistem pendidikan. Konten, gestur, dan tata bahasa menjadi kriteria penilaiannya. Siswi kelahiran Melbourne ini berhasil menjadi juara pertama.

Lomba kedua yang diikuti Ayska adalah Festival Bahasa & Budaya yang diadakan UIN Sunan Kalijaga. Lomba dilaksanakan secara virtual dengan dua tahapan , yakni penyisihan dan final. Pada babak penyisihan, peserta diminta mengirimkan video. Ayska mengangkat tema kekayaan budaya Indonesia dalam videonya. Babak final dilaksanakan secara teleconference (17/10). “Tantangan pada final, saya diberi topik dadakan. Hanya diberi waktu 20 menit untuk mempersiapkannya,” ujar siswi yang bercita-cita masuk jurusan Hubungan Internasional  UGM ini. Ayska berhasil menjadi juara kedua dalam lomba tersebut.

Ayska tidak menyangka mendapat posisi  juara di kedua lomba itu. “Mengikuti dua lomba dalam waktu bersamaan membuat saya harus pandai-pandai mengatur waktu,” kata siswi yang ingin menjadi bagian dari UNICEF ini.

Samsul Rizal selaku pembimbing mengaku bangga dengan keberhasilan anak didiknya itu. “Ayska pekerja keras. Dia selalu semangat dalam sesi latihan. Usahanya membuahkan hasil,” ujar guru Bahasa Inggris ini. Menurut Samsul, keberhasilan Ayska tak luput dari kerja sama tim English Family yang merupakan ekstrakulikuler Bahasa Inggris Man 3 Jombang. (Zul)

Siswa MAN 3 Jombang Raih Juara Taqdimul Qishoh di Dua Kampus Berbeda

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) –  Rona bahagia terpancar dari wajah Muhammad Kamalul Mustofa (XII Agama 1). Siswa kelahiran Gresik, 23 Desember 2004 ini berhasil menjuarai Taqdimul Qishoh. Lomba bercerita Bahasa Arab berskala nasional ini diselenggarakan UIN Malang secara virtual. Terdapat 54 peserta memperebutkan juara 1,2 dan 3.

Peserta diwajibkan mengirimkan video bercerita dalam satu kali pengambilan gambar. Durasi video maksimal 7 menit. Kefasihan, pembawaan, dan alur cerita menjadi poin penilaian. Dalam videonya, Kamal mengangkat cerita tentang Qarun. Hikayat legendaris itu ia ceritakan secara apik dengan menggunakan properti yang ia siapkan sendiri. Pada pengumuman 16 Oktober 2021, Kamal berhasil menduduki juara dua dengan raihan 173 poin.

Pada hari yang sama, Kamal meraih prestasi dalam lomba serupa. Kali ini penyelenggaranya adalah UIN Jember. Dari 24 peserta, ia mendapatkan juara ketiga. Kriteria penilaiannya adalah vokal dan tata bahasa, penguasaan dan kelancaran, serta penghayatan. Siswa yang ingin kuliah di Timur Tengah ini mendapat raihan 633 poin.

Kamal mengaku senang dengan kedua prestasi yang ia dapatkan secara bersamaan itu. Menurutnya, prestasi itu tak lepas dari kegigihan pembimbingnya. “Meskipun saya lulus nanti, semoga prestasi MAN 3 Jombang  dalam bidang Taqdimul Qishoh terus meningkat,” ujar siswa yang bercita-cita menjadi ahli bahasa ini. (Zul)

Terpilih sebagai Juara 2 Guk Jombang, Muhammad Rabbani Siap Menjadi Duta Wisata

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Tak hanya prestasi akademik, MAN 3 Jombang juga kaya  prestasi non akademik. Prestasi  terbaru diraih peserta didik dalam ajang Pemilihan Guk Yuk Jombang 2021. Muhammad Rabbani Dilladayana dinobatkan sebagai  Juara 2 atau Wakil 1 Guk Jombang (26/11). Siswa kelas XI MIPA 1 ini adalah peserta termuda dalam ajang tahunan itu.

Rabbani harus melalui beberapa tahapan, yaitu  verifikasi berkas, tes tulis, wawancara, unjuk bakat, psikotes, karantina 15 besar, dan grand final 9 besar. Menurutnya, karantina 15 besar merupakan tahapan paling berkesan. “Saya bersama finalis lainnya mendapat lebih banyak pengetahuan tentang pariwisata di Jombang, public speaking, ilmu kepribadian, dan lain-lain,” ujar siswa kelahiran 2 Desember 2004 ini. Menjadi wakil 1 Guk Jombang membuat Rabbani mengemban tugas sebagai duta wisata. Setahun kedepan, ia akan bertugas menghadiri event-event  pariwisata Kabupaten Jombang.

Verda Agustina Wintaryanti selaku pembina mengatakan bahwa MAN 3 Jombang mengirimkan 5 delegasi untuk Pemilihan Guk Yuk tahun ini. Setelah mengikuti serangkaian tes, hanya Rabbani yang melaju ke grand final. Untuk tahun depan, pihaknya akan melakukan pembinaan sejak awal untuk meningkatkan kemampuan para delegasi dalam bahasa Inggris, public speaking, wawasan pariwisata dan lain sebagainya. “Semoga tahun depan, delegasi MAN 3 Jombang dapat meraih juara,” harap Verda optimis. (Zul)

Peserta Didik MAN 3 Jombang Juara Kategori Inovasi Pemilihan Duta Harmoni

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Mewakili Jawa Timur, Cindy Ayunda Fauziah terpilih menjadi juara kategori inovasi pada Pemilihan Duta Harmoni Republik Indonesia (26/11). Siswi kelas XII Bahasa 2 ini sejak Rabu mengikuti karantina 50 besar di Bogor. Pada acara tersebut, Cindy melaporkan seluruh realisasi program aksinya sebagai duta moderasi beragama. Adapun program aksi Cindy adalah talkshow interaktif dengan sasaran generasi milenial, pembuatan konten edukatif, kegiatan lintas agama, sosialisasi kepada para ibu, hingga membuat kartu moderasi beragama.

“Setelah presentasi, juri sangat tertarik dengan kartu moderasi beragama. Para juri memberi saran untuk mengembangkan kartu permainan itu menjadi game komputer,” ujar Cindy. Kartu moderasi beragama merupakan permainan yang disusun Cindy berkolaborasi bersama salah satu guru MAN 3 Jombang. Kartu itu berisi nilai-nilai moderasi beragama seperti indikator, toleransi, dan implementasi nyata. Cindy telah mensosialisasikan moderasi beragama lewat permainan itu kepada siswa-siswi MAN 3 Jombang. “Permainan seperti kartu sangat efektif agar penyampaian pesan moderasi beragama menjadi lebih menyenangkan,” kata Cindy.

Perjalanan Cindy di ajang Duta Harmoni ini cukup panjang. Ia harus melewati tahap proposal rencana aksi. Dari 751 peserta dari seluruh Indonesia, tersaring 100 besar untuk dipilih secara daring menjadi 50 besar. Peserta yang lolos 50 besar merealisasikan program aksinya di daerah masing-masing. Selanjutnya  50 besar mempresentasikan laporan program aksinya hinggi terpilih 10 besar. Pada tahap akhir itu, Cindy menjadi juara kategori Inovasi.

“Keberhasilan saya ini tak luput dari dukungan Bapak Kepala MAN 3 Jombang, Bapak Ibu Wakil Kepala Madrasah, Bapak Ibu guru, teman-teman, dan semua pihak yang telah membantu saya,” tutur Cindy. Sementara itu Kepala MAN 3 Jombang, Sutrisno mengaku bangga dengan pencapaian siswanya itu. Ia berharap tahun depan, delegasi MAN 3 Jombang dapat mempertahankan  prestasi itu. (Zul)

Tim Putra Man 3 Jombang Juara Tiga Lomba Cerdas Cermat Islam

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Tim Putra MAN 3 Jombang berjaya di Lomba Cerdas Cermat Islam (23/10). Mereka adalah M. Rafli Al Kamal (XII MIPA 1), M. Azhar Effendi Bahtiar (XII MIPA 1), dan Ahmad Zhafari Musyafa (XII AGM 1). Ketiganya tergabung dalam satu tim dalam kompetisi itu.

Penyelenggara lomba adalah Universitas Airlangga. Lomba dilaksanakan secara virtual dengan tiga tahapan. Pada tahap penyisihan (9/10), peserta mengerjakan 100 soal cbt. Dari tahapan ini terjaring 30 besar. Pada tahap semi final, peserta mengerjakan 50 soal. Persaingan sangat ketat karena dari tiga puluh tim itu hanya diambil lima saja yang masuk final. Dua diantaranya adalah Tim Putra dan Tim Putri Man 3 Jombang .

Tahapan akhir lomba cerdas cermat ini dilaksanakan melalui teleconverence (23/10). Rafli dan kawan-kawan harus melalui tiga babak. “Finalnya seru. Babak pertama kami diberi 10 soal. Babak kedua setiap tim diberi 10 soal berlaku lemparan. Jadi kalau kami salah menjawab soal dapat dijawab tim lawan,” tutur Rafli. Siswa asal Jayapura ini menambahkan bahwa di babak terakhir mereka mendapatkan soal rebutan. “Mau tidak mau kami harus cepat dan tepat menjawab soal, biar poinnya nambah,” imbuh Azhar.

Tim Putra menutup perlombaan dengan raihan 1540 poin. Nilai tersebut membuat mereka menjadi juara ketiga ajang bergengsi itu. Sementara itu, Tim Putri alami kekalahan. Poin  yang dikumpulkan tidak cukup membuat mereka masuk jajaran tiga besar.

Eryati Fikriyah selaku pembimbing mengatakan bahwa kedua tim telah menunjukkan kemampuan yang maksimal. Pihaknya akan terus melakukan bimbingan intensif agar mendapat prestasi yang lebih baik di lain kejuaraan. (Zul).

Siswa MAN 3 Jombang Juara 1 Kader Kesehatan Remaja

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) –  Delegasi Man 3 Jombang berjaya di Pemilihan Kader Kesehatan Remaja (KKR). Mahmud Faizul Falah (XI MIPA 1) terpilih sebagai juara pertama. Ajang tersebut merupakan salah satu lomba UKS yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang.

Pada babak penyisihan (8/9), peserta mengerjakan 50 soal pilihan ganda secara online. Materi soal tentang kesehatan remaja dan 8 Gol UKS. Falah menduduki peringkat pertama dengan raihan 98 poin.  Hal itu membuatnya melaju ke tahap 10 besar. Pada babak final (14/9), Falah mengikuti beberapa rangkaian tes seperti wawancara dan senam UKS. Ia juga harus melakukan penyuluhan dan  menulis karangan dengan topik salah satu dari 8 Gol UKS. Siswa kelahiran 27 April 2005 itu mengangkat tema bahaya rokok.  Falah berhasil keluar sebagai juara pertama dengan 523 poin.

 Falah mengaku tidak menyangka atas prestasinya itu. Awalnya ia tidak tahu menahu mengenai UKS. “Alhamdulillah, berkat bimbingan dan dukungan Bu Aris, saya mendapatkan pengetahuan baru tentang alat-alat hingga 8 Gol UKS ,” ujar siswa yang bercita-cita masuk Farmasi UNAIR ini.

Aris Daryati selaku pembina menuturkan prestasi Falah membuat MAN 3 Jombang menjadi juara bertahan Lomba Kader Kesehatan Remaja. Falah mengikuti jejak seniornya yang  tahun sebelumnya menjadi juara pertama. Sebagai kader kesehatan, Falah nantinya akan dilibatkan dalam setiap kegiatan UKS madrasah seperti seminar, skrining, dan lain-lain. (Zul)

PPI Got Talent: Ajang Pencarian Talenta Baru MAN 3 Jombang

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Pusat Prestasi dan Inovasi (PPI) MAN 3 Jombang membuat gebrakan dengan menyelenggarakan PPI Got Talent (23/11).   Terdapat 8 lomba yang dapat diikuti peserta didik. Lomba-lomba tersebut diantaranya presenter, da’i, khitobah,qiro’atus syiir, ghina aroby, taqdimul qishoh, duta moderasi, dan fashion show. Pelaksanaan lomba di beberapa tempat seperti aula lantai 2, aula lantai 3, dan gedung PPI. Kegiatan ini berlangsung dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

PPI Got Talent disambut meriah oleh peserta didik, terbukti dengan membludaknya jumlah pendaftar. Salah satu peserta, Aurel (X MIPA 4) mengaku senang dengan adanya lomba ini. Ia mengikuti lomba presenter berita. “Semoga nantinya banyak kegiatan-kegiatan seperti ini untuk memacu kreavitas saya dan teman-teman  lainnya,” ujar Aurel.

Koordinator PPI Got Talent, Yantini mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjaring talenta-talenta baru MAN 3 Jombang. Pemenang dari masing-masing lomba akan berpeluang menjadi delegasi Man 3 Jombang dalam berbagai kompetisi.

Jelang PAS, MAN 3 Jombang Adakan Simulasi

Kabupaten Jombang (Man 3 Jombang) – Peserta didik Man 3 Jombang akan mengikuti penilaian akhir semester. Untuk mempersiapkannya, Panitia PAS mengadakan kegiatan simulasi (22/11). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik yang terbagi dalam dua sesi. Peserta didik menempati ruangan kelas yang nantinya mereka gunakan untuk ujian. Terdapat 10 ruang di MAN Induk, 10 ruang di MAN Utara, dan 14 ruang di MAN Timur. Simulasi PAS terlaksana dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Koordinator IT, Ahmad Munir mengatakan   salah satu tujuan diadakannya simulasi adalah untuk mengetahui kesiapan jaringan , listrik, wireless, dan lain sebagainya. Apabila terdapat permasalahan pada hal tersebut dapat diperbaiki secepatnya, sehingga nantinya tidak akan mengganggu pelaksanaan PAS.

Tujuan lain kegiatan simulasi ini disampaikan oleh ketua panitia, Sahri. “Dengan diadakannya simulasi, diharapkan peserta didik betul-betul siap menghadapi PAS. Mereka paham di ruang mana mereka akan ujian, paham apa saja yang harus dipersiapkan, dan paham apa yang harus dilakukan jika nantinya mengalami kendala pada jaringan,” tutur Sahri. (Zul)