MAN 3 Jombang Jalin Kerja Sama dengan Rumah Baca Sahabatku untuk Terapkan Pendidikan Antikorupsi

MAN 3 Jombang Jalin Kerja Sama dengan Rumah Baca Sahabatku untuk Terapkan Pendidikan Antikorupsi

 

Arpelbuk sebagai komunitas baca yang dimiliki oleh MAN 3 Jombang menjalin kerja sama dengan Rumah Baca Sahabatku (RBS) (6/5). Kerja sama tersebut bertujuan untuk menerapkan pendidikan Antikorupsi. RBS merupakan salah satu komunitas baca yang berada di wilayah Kabupaten Jombang dan dipercaya oleh KPK untuk tali integritas melalui literasi.

“Dengan adanya kerja sama ini, semoga para generasi muda bisa menjaga dirinya dari korupsi dan bebagi informasi terkait korupsi terhadap teman sejawat hingga lingkungan sekitar,” tutur Kurnia Khoirun Nisa, pengelola RBS.

Dalam kerja sama tersebut, Ninga, sapaan akrab dari Kurnia Khoirun Nisa memberikan sejumlah materi terkait pendidikan antikorupsi, meminjami serangkaian alat permainan dan buku yang bisa digunakan untuk penerapan pendidikan antikorupsi. Ninga pun mempraktikkan cara menggunakan alat permaianan tersebut. Sementara itu, buku-buku yang disediakan berupa kumpulan cerita, komik, informasi tentang tali integritas, dan majalah integrito. Tentu saja semua buku tersebut bernapaskan pendidikan antikorupsi. Misalnya, pengenalan tentang nilai integritas. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memiliki rumusan sembilan nilai antikorupsi yang juga dikenal sebagai sembilan nilai integritas. Kesembilan nilai tersebut meliputi jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil.

Kerja sama tersebut melahirkan para panglima yang berasal dari komuitas baca Arpelbuk MAN 3 Jombang. Panglima tersebut akan berbagi informasi terkait korupsi ke masing-masing kelas yang terdapat di MAN 3 Jombang. Salam literasi. (LiT)

Nur Faizah, ketika Guru Tak Hanya Mengajar Menulis tetapi Praktik Menulis  

Nur Faizah, ketika Guru Tak Hanya Mengajar Menulis tetapi Praktik Menulis

 

Dengan semangat berliterasi, semua warga MAN 3 Jombang bersinergi untuk gemar membaca dan menulis. Selain itu juga memantulkan energi baik dari dua kegiatan tersebut. Semangat itulah yang mendorong salah satu guru bahasa Indonesia, Dra. Nur Faizah untuk menulis sebuah buku. Buku yang ditulis masih terkait dengan dunia yang ditekuninya yaitu buku teori bahasa Indonesia. Satu hal yang unik dari buku yang ditulis oleh Nur Faizah adalah teori bahasa Indonesia dari kelas X hingga kelas XII dikemas dalam satu buku teori. Teori disajikan secara jelas dan mudah dipahami oleh para siswa. Mulai teori tentang ragam teks hingga teori sastra.

“Untuk membantu siswa, muncullah ide menyusun buku yang bisa digunakan secara berkelanjutan dari kelas X,  XI,  XII. Selain itu,  karena materi Bahasa Indonesia sangat beragam dan banyak serta ada program Bahasa juga (yang materi juga berbeda), saya berpikir untuk menyusun sebuah buku yang bisa digunakan untuk semua program yaitu IPA,  IPS,  Bahasa,  dan Keagamaan, jelas Nur Faizah.

Nur Faizah memerlukan waktu yang cukup lama untuk menyelesaikan buku teori bahasa Indonesia. Salah satu hal yang menjadi penyebabnya adalah perubahan kurikulum. Kurikulum yang berubah-ubah membuat buku ini  lumayan lama untuk bisa segera diluncurkan. Buku dengan judul Bahasa Indonesia SMA/MA karya Nur Faizah diterbitkan oleh Dreamlitera, Malang. Buku tersebut telah terbit pada awal tahun 2018. Nur Faizah merupakan sosok guru yang bisa dijadikan teladan. Tak hanya mengajarkan tentang menulis tetapi juga praktik menulis. (LiT)

canangan Gerakan Literasi Madrasah di MAN 3 Jombang,  Luncurkan Dua Buku Karya Warga Madrasah

Pencanangan Gerakan Literasi Madrasah di MAN 3 Jombang,

 Luncurkan Dua Buku Karya Warga Madrasah

 

MAN 3 Jombang mencanangkan gerakan literasi madrasah (7/5). Gerakan tersebut telah didahului dengan ragam kegiatan yang merupakan embrio dari gerakan literasi madrasah. Kegiatan yang telah lebih dulu ada adalah pembuatan sudut baca yang terdapat di kelas-kelas percontohan dan pemilihan duta baca di masing-masing kelas. Dalam pencanangan literasi madrasah tersebut, Unit Pengembang Mutu MAN 3 Jombang bekerja sama dengan perpustakaan MAN 3 Jombang mengundang perpustakaan keliling Kabupaten Jombang. Selain mengungdang perpustakaan keliling, juga peluncuran dua buku karya warga madrasah dan outdoor reading corner.

Buku-buku tersebut meliputi buku Bahasa Indoensia yang ditulis oleh Nur Faizah dan kumpulan puisi berjudul Gerakan Ajaib di dalam Kelas oleh Rialita Fithra Asmara. Selain itu, ada buku Tambakberas, Menelisik Sejarah, Memetik Uswah yang ditulis oleh Tim Sejarah Tambakberas, Ponpes Bahrul’ulum Tambakberas, Jombang. Kepala madrasah  dengan didampingi oleh para penulis menyerahkan ketiga buku tersebut kepada perwakilan Perpustakaan Daerah Kabupaten Jombang.

“Madrasah harus berperan serta dalam gerakan literasi madrasah, salah satunya dengan menumbuhkan budaya baca bagi semua warga madrasah. Budaya baca terwujud salah satunya bisa terwujud dengan membuat tempat yang asyik dan mendukung untuk membaca,” tutur Sutrisno, kepala MAN 3 Jombang.

Dengan dicanangkannya MAN 3 Jombang sebagai madrasah literasi, beragam kegiatan literasi semakin bergeliat. Perpustakan didesain sedemikian rupa berdasarkan selera siswa, komunitas baca Arpelbuk, klinik menulis, bedah buku, penerbitan buku, dan pentas karya serta masih banyak kegiatan lainnya yang turut mendukung gerakan literasi madrasah. (LiT)

 

 

Ekstrakurikuler PMR Raih Dua Kejuaraan di Ajang Ampera Tingkat Jawa Timur

Ekstrakurikuler PMR Raih Dua Kejuaraan di Ajang Ampera Tingkat Jawa Timur

 

PMR merupakan salah satu ekstrakurikuler yang terdapat di MAN 3 Jombang. Pada (6/5), anggota ekstrakurikuler tersebut mengikuti Ampera (Ajang Prestasi Palang Merah Remaja Wira) se-Jawa Timur di STKIP PGRI Jombang. MAN 3 Jombang mengirim satu tim terdiri dari sepuluh orang. Lomba dimulai pukul 07.00 WIB.

Ada beberapa prosedur lomba yang harus dilalui oleh para peserta. Peserta membuat hasil karya berupa lukisan di tong sampah (bekas cat) sebagai media. Waktu penyelesaian pekerjaan tersebut maksimal adalah 120 menit. Tema lukisan yaitu peran PMR WIRA dalam kesiapsiagaan bencana. Setelah proses tersebut, peserta mempresentasikan di depan juri tentang ragam hal yang bisa dilakukan PMR Wira dalam mencegah terjadinya bencana. Presentasi dilakukan maksimal sepuluh menit. Setelah presentasi, peserta melaksanakan tes tulis. Peserta mendapat nilai dari 90% hasil presentasi dan 10% dari hasil tes tulis.

“Latihan tambahan dilakukan kurang lebih dua Minggu (12 x pertemuan) dan dilaksanakan saat proses belajar-mengajar selesai atau sekitar pukul 14.00 – 16.00, tutur Winda selaku pembina ekstrakurikuler PMR.

Melalui proses latihan yang tekun, perwakilan ekstrakurikuler MAN 3 Jombang berhasil meraih dua kejuaraan. Juara terbaik 1 tentang Kesiapsiagaan Bencana dan Peringkat 1 Regu Terbaik menjadi hadiah indah bagi MAN 3 Jombang. (LiT)

 

 

 

 

 

Luqman Hakim, Siswa Jurusan Bahasa MAN 3 Jombang Raih Juara Harapan 2 Shodou

Luqman Hakim, Siswa Jurusan Bahasa MAN 3 Jombang Raih Juara Harapan 2 Shodou

 

Perwakilan dari kegiatan ekstrakurikuler Bahasa Jepang MAN 3 Jombang mengikuti lomba Bahasa Jepang di Unitomo Surabaya (25/3). Ada sepuluh siswa yang dikirim untuk mengikuti lomba di sana. Sepuluh siswa tersebut meliputi enam siswa mengikuti lomba shodou, tiga siswa mengikuti olimpiade kanji, dan satu siswa mengikuti kamishibai atau telling story. Dari kesepuluh siswa yang dikirim, satu siswa berhasil meraih juara harapan dua di bidang shodou atas nama Luqman Hakim.

“Pola bimbingan sebelum mengikuti lomba adalah latihan secara tertulis dan melalui media video,” tutur Taufan Amirul M, pembimbing lomba sekaligus pembina kegiatan ekstrakurikuler Bahasa Jepang MAN 3 Jombang.

Berdasarkan penjelasan dari pembibing lomba, kendala yang dihadapi adalah waktu yang tersedia untuk persiapan lomba sangat sempit. Waktu yang tersedia hanya satu minggu sebelum pelaksanaan lomba. (LiT)

OSIS MAN 3 Jombang  Tumbuhkan Jiwa Wirausaha dengan Melakukan Kunjungan ke PT Yakult dan Rocket Chicken

OSIS MAN 3 Jombang  Tumbuhkan Jiwa Wirausaha dengan Melakukan Kunjungan ke PT Yakult dan Rocket Chicken

 

Perwakilan OSIS MAN 3 Jombang melakukan kunjungan ke PT Yakult dan Rocket Chicken (16/4). Mereka didampingi oleh para pembina OSIS yang berjumlah empat oranng. Keempat pembina OSIS yang turut mendampingi mereka adalah Moh. Efendi, S.Pd,. Lilik Khumaidah, M.M, Anas Fauzi, S.Pd., dan Miftahul Ilmi, S.Pd.  Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka perwujudan salah satu program OSIS dibidang wirausaha atau entrepreneur.

Dua tempat yang menjadi sasaran kujungan adalah PT Yakult Indonesia dan Rocket Chicken. Di Yakult, mereka belajar tentang segala ragam terkait yakult, mulai dari produksi hingga pemasaran. Peserta yaitu para perwakilan OSIS diperkenankan bertanya kepada pihak yakult terkait dunia usaha. Pengalaman praktik langsung membuat ayam goreng yang lezat ala Rocket Chicken didapatkan mereka saat tiba di Rocket Chicken. Rombongan dibawa ke dapur Rocket Chicken untuk melihat dan praktik langsung membuat ragam ayam goreng yang lezat.

“Semoga kegiatan ini bisa menumbuhkembangkan semangat para siswa, khususnya anggota OSIS MAN 3 Jombang dalam bidang wirausaha,” jelas Lilik Khumaidah, salah satu pembina OSIS MAN 3 Jombang. (LiT)

.

 

MAN 3 Jombang Jalin Kerja Sama dengan MAN 3 Sleman dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

MAN 3 Jombang Jalin Kerja Sama dengan MAN 3 Sleman dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

 

Dalam rangka pengembangan mutu madrasah, MAN 3 Jombang terus bergiat diri melakukan kegiatan-kegiatan yang bisa meningkatkan kualitas madrasah. Perwakilan MAN 3 Jombang yang terdiri dari tim UPM (Unit Pengembang Mutu), tim perpustakaan dan Literasi melakukan kunjungan ke MAN 3 Sleman yang dulu bernama MAN 3 Yogyakarta dan UIN Sunan Kalijaga (26-27/4). Kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan MoU, kerja sama terkait hal-hal di bidang pengembangan perpustakann dan mutu madrasah.

Pada (26/4), kunjungan dimulai dengan mengunjungi MAN 3 Sleman. MAN 3 Sleman menjadi sasaran dalam menjalin kerja sama karena madrasah tersebut pernah meraih gelar perpustakaan terbaik pada tahun 2007 dan mendapat anugerah pustakawan terbaik pada tahun 2017 atas nama Ibu Rita. Rombongan dari MAN 3 Jombang disambut secara ramah dan penuh keakraban oleh pihak MAN 3 Sleman. Hadir dalam penyambutan tersebut kepala madrasah, waka kurikulum, waka sarana prasarana, waka kesiswaan, kepala perpustakaan, dan kepala asrama. Masing-masing memberi penjelasan terkait dengan bidang-bidang yang diampu. Rombongan pun dibawa untuk berkeliling madrasah dan perpustakaan.

Perpustakaan MAN 3 Sleman sudah menerapkan e-library dan paper library. Perpustakaan pun didesain sesuai dengan selera siswa, mulai dari tampilan, warna, buku-buku yang disediakan sampai terdapat tempat untuk melakukan foto. Keesokan harinya (27/4), rombongan berkunjung ke perpustakaan UIN Sunan Kalijaga, rombongan disambut oleh Ibu Labibah Zain selaku kepala perpustakaan dan stafnya. Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga merupakan perpustakaan pertama di Indonesia yang menggunakan Teknologi RFID untuk layanan peminjaman dan pengembalian buku secara mandiri.

“Harapannya, segala ilmu yang kita peroleh dari MAN 3 Sleman dan UIN Sunan Kalijaga terkait dengan ilmu perpustakaan dan bagaimana meningkatkan mutu madrasah bisa kita diterapkan di MAN 3 Jombang,” papar Nidaus Sa’adah selaku ketua UPM MAN 3 Jombang. (LiT)

 

 

MAN 3 Jombang Mengukir Prestasi di UNUSA

 

MAN 3 Jombang Mengukir Prestasi di UNUSA

Perwakilan siswa dari BPMO (Bimbingan Pemantapan Materi Olimpiade) mengikuti lomba di UNUSA (Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya). Lomba diadakan pada (22/4). Fakultas yang mengadakan lomba tersebut adalah fakultas kedokteran UNUSA. Perwakilan siswa tersebut terdiri dari Aulia anggun Fithriyanti kelas XI MIPA  5 dan Batrisiya Rumidzati Kelas X MIPA 4. Prosedur lomba adalah lomba dilakukan secara beregu dan terbagi menjadi tiga babak yaitu:

  1. Penyisihan;
  2. semifinal ; dan
  3. dan final, untuk final, lomba dibuat dengan model cerdas cermat.

Pada ajang lomba tersebut, MAN 3 Jombang berhasil meraih harapan dua.

“Bimbingan rutin setiap hari selasa dan pendalaman materi selama satu minggu menjelang lomba”, tutur Syamsul Huda, pembibing lomba sekaligus pembimbing olimpiade Biologi di BPMO MAN 3 Jombang. (LiT).