MAN 3 Jombang Sambut Awal Tahun Ajaran Baru dengan Rapat Koordinasi

MAN 3 Jombang Sambut Awal Tahun Ajaran Baru dengan Rapat Koordinasi

 

MAN 3 Jombang mengawali kegiatan belajar-mengajar pada (7/7). Sebelum siswa memasuki kelas, terlebih dahulu para siswa, guru, dan tenaga pendidikan melakukan halal bi halal  di lapangan induk MAN 3 Jombang. Semua siswa yang berasal dari kampus utara dan timur berkumpul di lapangan kampus induk. Usai kegiatan halal bi halal, para siswa kembali ke kelas untuk membentuk para pengurus kelas.

Untuk mengawali kegiatan pembelajaran dan supaya kegiatan pembelajaran berjalan dengan baik dan tertib, MAN 3 Jombang melakukan rapat koordinasi. Rapat secara langsung dipimpin oleh Bapak Kepala MAN 3 Jombang, Sutrisno. Sebagai pembuka rapat adalah pembagian SK kepada para guru dan tenaga pendidikan. Dengan SK tersebut, guru dan tenaga pendidikan mengetahui tugas yang diembannya selama satu tahun pembelajaran.

“Sebagai guru dan tenaga pendidikan yang bernaung di dalam Kementerian Agama, hendaknya kita tidak boleh melupakan lima budaya kerja. Kelima budaya kerja tersebut meliputi integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab, dan keteladanan. Budaya-budaya tersebut mari kita terapkan secara maksimal di MAN 3 Jombang,” tutur Sutrisno, Kepala MAN 3 Jombang saat memimpin rapat. (LiT)

Matsama sebagai Sarana Mengenal Madrasah

Matsama sebagai Sarana Mengenal Madrasah

Para siswa baru mendapat ragam bekal pengetahuan terkait MAN 3 Jombang. Selama empat hari (9—12/7), mereka mengikuti Matsama (Masa Ta’aruf Siswa Madrasah). Selama empat hari tersebut mereka mendapatkan ragam materi seperti berikut.

  1. Wawasan Wiyata Mandala
  2. Kepesantrenan
  3. Wawasan Wiyata Mandala
  4. Widya Pakerti
  5. Tata tertib Siswa
  6. Etika Adiwiyata
  7. Ke-OSIS-an dan PBB.

Pada hari terakhir yaitu Kamis, para siswa melakukan ziarah makam, jalan sehat, dan demonstrasi kegiatan ekstrakurikuler OSIS. Matsama resmi ditutup pada pukul 12.30 dengan melakukan apel. Penutupan juga ditandai dengan pelepasan tanda peserta Matsama. Dua orang siswa yang mewakili prosesi pelepasan adalah Satria Abrar dari kelas X Agama 1 dan Bella Pertiwi dari kelas X IPS 6.

“Semoga apa yang kalian dapat dari Matsama bisa mendorong kalian untuk berprestasi di MAN 3 Jombang. Selain itu, semoga kalian bisa menjaga kebersihan lingkungan madrasah. MAN 3 Jombang merupakan madrasah beradiwiyata, berkarakter, dan berliterasi sehingga kalian harus berperan serta menjaganya dengan baik,” tutur Sudarnoto, selaku pembina apel penutupan matsama dan wakil kepala bidang sarana dan prasarana. (LiT)

Halal bi Halal Yayasan Ponpes Bahrul’ulum Tambakberas di MAN 3 Jombang

Halal bi Halal Yayasan Ponpes Bahrul’ulum Tambakberas di MAN 3 Jombang

 

Semua guru dan  tenaga kependidikan di lingkungan Pondok Pesantren Bahrul’ulum Tambakberas Jombang melakukan halal bi halal pada (9/7). Acara tersebut dilaksanakan di kampus induk MAN 3 Jombang. Halal bi halal juga dihadiri oleh para pengasuh Pondok Pesantren, Ketua Yayasan bersama jajarannya, dan Dewan Pengasuh Pengasuh Ponpes Bahrul’ulum Tambakberas Jombang.

Selain acara Halal bi halal juga terdapat acara pemberian penghargaan bagi para guru dan tenaga pendidikan yang sudah lama mengabdi . Rata-rata mereka memiliki masa abdi di atas dua puluh lima tahun. Penghargaan tersebut sebagai apresiasi dari yayasan Ponpes Bahrul’ulum atas ragam pengabdian yang penuh totalitas. Ketua Majelis pengasuh Ponpes Bahrul’ulum Tambakberas, K.H. Hasib Wahab mengajak semua yang berada di lingkungan Bahrul’ulum untuk terus memperbarui niat dengan tujuan agar semua unit pendidikan yang ada semakin maju dan barokah. K.H. Wafiyul Ahdi, S.H., M.Pd.I menambahkan agar semua unit pendidikan meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan termasuk layanan manajemen.

“Yayasan Ponpes Bahrul’ulum menaungi 16 sekolah formal, 800 guru, 40 ribath, dan 12.000 santri/ siswa.  Setiap tahun kita mengadakan halal bi halal  sebagai ajang silaturahmi dan saling memaafkan,” tutur K.H.  M. Syifa’ Malik selaku Sekretaris Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul’ulum Tambakberas, Jombang. (LiT)

 

 

 

Akhiri Kegiatan Pembelajaran, MAN 3 Jombang Lakukan Buka Bersama

Akhiri Kegiatan Pembelajaran, MAN 3 Jombang Lakukan Buka Bersama

Tepat tanggal 2 Juni 2018, kegiatan pembelajaran semester genap di MAN 3 Jombang terakhir. Pada tanggal tersebut, para siswa menerima laporan hasil belajar semester genap. Pada waktu sore hari, di tanggal yang sama, MAN 3 Jombang mengadakan acara buka puasa bersama. Kegiatan dimulai dengan khataman Alquran. Para peserta adalah guru, tenaga kependidikan, guru ekstrakurikuler, dan warga setempat, serta anggota keluarga dari warga madrasah.
“Kita patut bersyukur diberi kesempatan bertemu kembali dengan bulan ramadhan dan bisa silaturahmi,” tutur Sutrisno, kepala MAN 3 Jombang.
Selain guru, tenaga kependidikan, guru ekstrakurikuler, warga setempat, dan anggota keluarga warga madrasah, acara buka bersama juga dihadiri oleh ketua yayasan dan anggota majelis pengasuh Ponpes Bahrul’ulum Tambakberas Jombang. Gus Wafi selaku ketua yayasan mengatakan bahwa kita patut bersyukur bahwa MAN 3 Jombang masih dipercaya oleh masyarakat luas sehingga MAN 3 Jombang memiliki banyak peminat. Selain Gus Wafi, hadir pula Gus Fadh, pengasuh Pondok Pesantren Al Maliki memberikan tausiyah tentang pentingnya bertakwa yang sungguh-sungguh sehingga mati kapan pun kita siap. Selain itu, supaya kita bisa berkumpul dengan orang yang beriman dan bertakwa di akhirat kelak. Setelah tausyiah dari Gus Fadh, acara berikutnya adalah pembacaan doa oleh K.H. Mohammad Irfan Sholeh, M.M.Pd. dan acara terakhir atau acara puncak adalah buka bersama yang dilakukan setelah azan maghrib berumandang. Menu berbuka meliputi kurma, air mineral, es buah, dan sop daging. (LiT)

MAN 3 Jombang Lakukan Penyambutan Siswa Baru dengan Sebar Ragam Informasi

MAN 3 Jombang Lakukan Penyambutan Siswa Baru dengan Sebar Ragam Informasi

 

MAN 3 Jombang melakukan penyambutan bagi siswa baru (1/6). Penyambutan pada tahap awal ini berupa sebar informasi terkait beberapa hal yang harus diketahui siswa dalam mengikuti Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama). Berikut beberapa informasi yang disebar oleh panitia Matsama pada siswa baru.

  1. Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Tahun Pelajaran 2018/2019 dimulai tanggal 7 Juli 2018 dan KBM dimulai tanggal 7 Juli 2018 dan KBM dimulai pukul 30 dan berakhir pukul 14.30.
  2. Pelaksanaan Masa Taaruf  Siswa Madrasah (Matsama) dilaksanakan pada tanggal 9 s.d. 12 Juli 2018.
  3. Jika masih mempunyai tanggungan daftar ulang (administrasi komite, Yayasan PPBU dan Koperasi) mohon untuk melunasi saat masuk awal semester ganjil tahun pelajaran 2018/2019.
  4. Pembayaran zakat fitrah sudah dikoordinasi madrasah dan telah disalurkan ke pihak yang berhak menerima.
  5. Selama liburan, mohon Bapak/Ibu senantiasa mengingatkan putra-putrinya dalam menjalankan ibadah sehari-hari seperti sholat fardhu, sholat dhuha, sholat sunnah, dan Daimul wudhu.

Selain mendapatkan informasi tersebut, para siswa juga melakukan niat mengeluarkan zakat fitrah di area lapangan MAN 3 Jombang lokal induk. Matsama selanjutnya akan dilakukan pada tanggal 9 s.d. 12 Juli 2018. Selamat datang para siswa baru di MAN 3 Jombang, Madrasah Adiwiyata, Berkarakter, dan Berliterasi. Salam karya dan prestasi. (LiT)

Teater Merak Raih Juara Satu Tingkat Provinsi

Teater Merak Raih Juara Satu Tingkat Provinsi

 

Salah satu ekstrakurikuler di MAN 3 Jombang yaitu ekstra teater berhasil meraih juara satu tingkat provinsi. Lomba yang diikuti mereka adalah lomba teatrikalisasi puisi (21-22/4). Penyelenggara lomba adalah STEISIA (Seklah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia). Lomba berupa teaterikalisasi puisi.

“Untuk lomba tersebut, kami melakukan persiapan yang cukup matang. Saya dan para siswa yang tergabung di dalam keanggotaan Teater Merak melakukan latihan sebanyak dua puluh kali,” tutur Arik Vebrianto, pembina ekstrakurikuler Teater Merak.

Lomba melalui empat tahapan sebagai berikut.

  1. Mengisi formulir pendaftaran.
  2. Membayar biaya pendaftaran.
  3. Mengikuti technical meeting.
  4. Pelaksanaan lomba

Kejuaraan yang diambil adalah juara 1,2, dan 3. Teater Merak MAN 3 Jombang berhasil menyuguhkan penampilan terbaik dan meraih juara satu. (LiT)

Tiga Ulama Syiria Hadir untuk Berbagi Ilmu

Tiga Ulama Syiria Hadir untuk Berbagi Ilmu

 

MAN 3 Jombang mendapat kunjungan yang istimewa (10/5). Tiga ulama dari Syiria yaitu  Syekh Dr. Muhammad bin Rojab Dieb, Syekh Dr. Mahmud Sahatah, dan Syekh Umar Muhammad Rajab. Ketiganya hadir untuk berbagi ilmu dan memberikan motivasi kepada semua warga madrasah yang terdiri dari kepala sekolah, tenaga kependidikan, guru, dan para siswa.

Semua warga madrasah berkumpul di Masjid Al Madinah MAN 3 Jombang. Ada banyak hal yang diungkapkan oleh ketiga ulama tersebut. Di antaranya ada sikap Al Ikhsan. Al Ikhsan adalah kita selalu takut dan merasa diawasi oleh Allah. Apabila kebersamaan kita bersama Allah sudah terasa maka harus kita terapkan dan kita jaga. Sebagai siswa juga harus berusaha untuk mendekat kepada Allah dan harus Istiqomah dengan hakikat kita sebagai makhluk Allah. Jika kita konsisten kepada Allah maka akan menuju surga Allah. Selain itu, para ulama tersebut menuturkan agar kita selalu berkomitmen untuk berdzikir dan solat malam saat sahur selama bulan Ramadan.

Selain nasihat kepada para siswa tersebut juga terdapat nasihat bagi para guru yaitu tentang amanat menjaga anak-anak atau para siswa. Siswa adalah amanat yang harus kita rawat dan kita harus memberikan suri tauladan kepada mereka. Suri tauladan adalah contoh dan pelajaran yang terbaikseperti yang ada pada diri Rosulullah. Di akhir perjumpaan ada pesan dari para ulama Syiria tersebut yaitu supaya para siswa menjadi hebat di mata orang tua, Rosulullah, masyarakat, guru, serta agama. Semoga semua siswa menjadi orang-orang hebat. (LiT)

Rialita Fithra Asmara, Membaca Siswa dengan Menulis Antologi Puisi

Rialita Fithra Asmara, Membaca Siswa dengan Menulis Antologi Puisi

 

Selaras dengan semangat gerakan literasi, beberapa warga madrasah giat menulis buku. Salah satu dari mereka adalah Rialita Fithra Asmara atau yang lebih akrab disapa dengan Bu Riel telah menerbitkan buku antologi puisi. Buku tersebut berjudul Gerakan Ajaib di dalam Kelas. Buku yang lumayan lama dalam proses penggarapannya, sekitar tujuh tahun. Embrio buku bermula dari lomba buku pengayaan untuk MA/SMA yang diadakan oleh Pusat Perbukuan Jakarta dan mendapat bantuan dana untuk proses perbaikan.

“Puisi-puisi di dalam buku ini dikemas dengan diksi yang ringan dan dekat dunia murid. Tentu saja, dengan tetap memperhatikan struktur fisik dan batin puisi,” jelas Rialita Fithra Asmara.

Antologi puisi Gerakan Ajaib di dalam Kelas terbit pada bulan Februari 2018 dan diterbitkan oleh dreamlitera. Ada 65 puisi, satu puisi di antaranya adalah sebagai berikut.

Jangan Ditulis Nak, Nanti Pintar!

“Jangan ditulis Nak, nanti pintar!”

itu suara Guru Bahasa Arab jika kami mulai malas mencatat

 

“Jangan ditulis Nak, nanti pintar!”

suara itu kembali terdengar.

 

Baiklah Pak,

tidak kami tulis

 

Kami tak ingin pintar

Kami ingin gembira

 

Jihan, ia pintar Pak

tapi ia jarang gembira

setiap pagi, ia dating awal mula

membawa tas yang penuh tugas rumah

 

Aku?

Aku sesekali meminjam tugas itu

Sekali, oh bukan, dua kali

Ehm, sepertinya bukan. Berapa ya?(LiT)

 

PIL Program Kelas Unggulan, Tanamkan Kemahiran Berbahasa Asing dan Wirausaha

PIL Program Kelas Unggulan, Tanamkan Kemahiran Berbahasa Asing dan Wirausaha

Siswa program unggulan MAN 3 Jombang melakukan kegiatan PIL (Pekan Ilmiah Lapangan) pada (26—27/4). Mereka terdiri dari siswa kelas X dan XI serta Bapak/Ibu Guru Pendamping. Dalam kegiatan PIL tersebut, para siswa melakukan kunjungan ke tempat wisata untuk praktik ujian bahasa Inggris dan bahasa arab. Untuk kelas X, praktik bahasa Inggris di Taman Sari Yogyakarta. Kelas XI melakukan ujian praktik bahasa Arab di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Setelah itu, para siswa berkunjung ke wisata kerajinan batik krebet di daerah Bantul Yogyakarta untuk menambah wawasan kewirausahaan bidang kerajinan batik.

“Salah satu dari tujuan PIL ini adalah untuk menambah ilmu para siswa. Dengan pembelajaran di luar kelas. Siswa dapat mengaplikasikan segala ilmu teori yang didapat didalam kelas saat pembelajaran, tutur Bagus Amrullah, salah satu guru pendamping PIL dan wali kelas dari kelas X IPA unggulan.

PIL merupakan salah satu program yang dimiliki oleh kelas Unggulan. Praktik berbahasa dan praktik berwirausaha. Harapannya adalah siswa kelas unggulan memiliki kemampuan yang unggul di bidang kemampuan berbahasa asing dan ide-ide dalam berwirausaha. (LiT)