Kirim 7 Delegasi ke Tingkat Provinsi, MAN 3 Jombang Juara Umum KSM Kabupaten

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Pemenang KSM tingkat kabupaten telah diumumkan pada Jum’at (14/7/2023). Tujuh peserta didik MAN 3 Jombang berhasil menjadi pemenang. Mereka berhak melaju ke tingkat provinsi. Sekadar tahu, MAN 3 Jombang menjadi madrasah di Kabupaten Jombang yang paling banyak mengirimkan delegasi ke tingkat provinsi.

Berikut daftar nama peserta didik MAN 3 Jombang yang menjadi pemenang KSM Kabupaten.

Matematika:
Naila Hananti (XI MIPA 6) sebagai Juara 3

Geografi:
Najla Syarifah (XI MIPA 4) sebagai Juara 3

Fisika:
M. Latif (XI MIPA 1) sebagai Juara 3
M. Abigail (XI MIPA 1) sebagai Juara 5

Biologi:
Diaz Mega Sakinah (XI MIPA 4) sebagai Juara 3
Elsa Nur Rahmawati (XI MIPA 4) sebagai Juara 4

Ekonomi:
Nurul Aziziyah (XI MIPA 4) sebagai Juara 4

KSM tingkat provinsi dijadwalkan terlaksana pada 5-6 Agustus 2023. Koordinator Bimbingan Pemantapan Materi Olimpiade (BPMO), M. Bagus Amrullah mengatakan bahwa pihaknya akan mengadakan pembimbingan secara intensif. “Anak-anak yang lolos akan kami karantina. Mereka akan mendapat pembinaan tentang mapel keilmuan murni maupun integrasi,” ujar Bagus.

Menurut Bagus, BPMO telah menyiapkan pembina yang berkompeten. “Para alumni yang dahulu pernah menjadi juara olimpiade juga akan membantu membimbing anak-anak,” imbuh Bagus. Guru Matematika ini optimis, delegasi MAN 3 Jombang dapat bersaing di tahap selanjutnya. (Zul)

Delegasi MAN 3 Jombang Kembali Borong Juara Robotik Tingkat Nasional

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Robotik MAN3 Jombang makin menunjukkan taringnya di berbagai kompetisi nasional. Pada perhelatan Wonderfull Indonesia Robot Challenge (WIRC), tiga tim MAN 3 Jombang berjaya. Kompetisi tahunan tersebut terlaksana di Jatim Park 3, Batu pada 8-9 Juli 2023.

Pada kompetisi tingkat nasional itu, MAN 3 Jombang mengikuti dua kategori. Satu tim putra di kategori creative dan menjadi Juara Tiga dengan inovasi robot bernama ECB (baca : https://mantambakberas.sch.id/2023/07/13/robot-pembersih-sampah-milik-peserta-didik-man-3-jombang-menjadi-juara-tiga-kompetisi-robotik-nasional/). Tidak mau kalah, tim putri meraih prestasi di kategori Robot Soccer. Satu tim menjadi Juara Tiga pada kategori tersebut. Tim lainnya mendapat predikat Best Poin.

Berikut nama-nama peserta didik yang mengharumkan nama MAN 3 Jombang dalam kompetisi nasional WIRC :

Juara 3 Robot Soccer

  • Saskia Dwi Lailatul zahra ( XI MIPA 6)
  • Lubnayya Salma ( XI IPS 5)
  • Mellysa Purnamasari ( XI MIPA 9 )
  • Naila Mahya Hanifah ( XI MIPA 5 )
  • Radhwa Qathrin nada ( XI MIPA 7 )

Juara 3 Best Poin Soccer

  • Bilqis Sayyidatin Habibah ( XII IPS 6 )
  • Naila Raniyah Hanan ( XII MIPA 7 )
  • Hajar Berlanty Mufid ( XII MIPA 4 )
  • Safa Salsabila Azhar ( XI MIPA 6 )

Juara 3 Robot Creative

  • Mikail Nur Ramadhani ( XI MIPA 1 )
  • Nabigh Sholahi Al Mustofa ( XI MIPA 1 )
  • Syahrul Aulia Romdloni (XI MIPA 4)

Salah satu anggota Robotik, Hajar Berlanty mengaku mendapatkan pelajaran berharga saat mengikuti kompetisi itu. “Kami belajar tentang pentingnya kekompakan dan menahan ego masing-masing saat bertanding,” ujar peserta didik Kelas XII MIPA 4 ini.

Sekadar tahu, dalam kategori robot soccer yang diikuti Hajar cs, peserta harus mengumpulkan poin. Caranya dengan memasukkan bola ke dalam gawang lawan menggunakan dua buah robot. Terdapat empat tahapan lomba dan masing-masing pertandingan berdurasi lima menit. “Butuh konsentrasi tinggi dan kerja sama tim untuk mencetak poin,” kata Hajar.

M. Tholib selaku pembina mengapresiasi prestasi anak-anak didiknya. “Prestasi ini menjadi cambuk bagi kami untuk lebih bersemangat meraih juara di kompetisi-kompetisi selanjutnya,” ujar guru matematika ini.

Tholib mengatakan bahwa pihaknya memiliki strategi untuk memaksimalkan prestasi Tim Robotik MAN 3 Jombang. Salah satu strateginya adalah dengan melakukan pengkaderan. “Kami kerap mengundang alumni yang pernah berprestasi di bidang robotik untuk berbagi pengalaman dan ilmu kepada adik-adik kelas mereka di MAN 3 Jombang,” kata Tholib. (Zul)

Modal Rp10000, Robot Pembersih Sampah Milik Peserta Didik MAN 3 Jombang Menjadi Juara Tiga Kompetisi Robotik Nasional

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Kreativitas peserta didik MAN 3 Jombang patut diacungi jempol. Mikail Nur Ramadhani (XI MIPA 1), Nabigh Sholahi Al Mustofa (XI MIPA 1), dan Syahrul Aulia Romdloni (XI MIPA 4) menciptakan inovasi berupa robot bernama Electrik Cleaning Broom (ECB). Robot tersebut didesain untuk membersihkan sampah-sampah di tempat yang sulit dijangkau oleh tangan manusia, seperti kolong tempat tidur.

ECB berbentuk balok yang terbuat dari karton. Di dalamnya terdapat belahan sumpit yang menjepit buntalan tali rafia. Belahan sumpit kemudian diputar menggunakan tenaga dinamo dan membuat buntalan tali rafia yang berfungsi sebagai sapu dapat menarik sampah. ECB dapat bergerak dengan dikendalikan remote untuk menjangkau lokasi terdapatnya sampah.

Nabigh cs mendaftarkan inovasi robot mereka sebagai peserta Wonderfull Indonesia Robot Challenge (WIRC) untuk kategori robot creative. Kompetisi tersebut terlaksana di Batu, Malang pada 8-9 Juli 2023. ECB menarik perhatian juri dan membuat Nabigh cs menjadi Juara Tiga pada lomba bergengsi itu.

“Kami tidak menyangka bisa jadi juara tiga karena robot peserta lain bagus-bagus,” ujar Nabigh. Pernyataan Nabigh diamini oleh rekan setimnya, Mikail dan Syahrul. “Padahal modal kami dalam membuat robot ini hanya Rp10.000,” imbuh Syahrul. Mereka membuat ECB dari bahan-bahan yang mudah didapat seperti karton, tali rafia, dan sumpit.

M. Tholib selaku pembina mengaku bangga dengan prestasi yang diraih anak-anak didiknya. “Dengan bahan-bahan sederhana, mereka dapat menciptakan inovasi yang luar biasa,” ujar Tholib. (Zul)

Ingin Mengenal Pendidikan Pesantren, Mahasiswa Australia Kunjungi MAN 3 Jombang

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Sabtu (8/7/2023), MAN 3 Jombang menerima kunjungan sembilan mahasiswa asing dari Australia. Mereka adalah peserta program East Java Exploration yang merupakan bagian dari Western Australia East Java University Consortium (WAEJUC). Program tersebut memfasilitasi mahasiswa asing untuk belajar dan mengenal bahasa serta budaya Indonesia melalui kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi negeri di Jawa Timur, salah satunya UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA).

Menurut Nabiela Naily selaku Head of International Office UINSA, kedatangan mereka di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, khususnya MAN 3 Jombang adalah untuk mengenalkan kepada mahasiswa asing tentang kekayaan sistem pendidikan pesantren. “Selain itu, kami ingin memotivasi peserta didik MAN 3 Jombang untuk lebih semangat dalam mempelajari dan mempraktikkan bahasa Inggris,” ujar Nabiela.

Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, KH. Wafiyul Ahdi menyambut baik kehadiran para mahasiswa asing tersebut. Dalam sambutannya, Gus Wafi mengenalkan keunikan budaya pesantren di Bahrul Ulum. “Santri kami dari seluruh Indonesia. Selain belajar tentang ilmu agama, mereka juga kami bekali ilmu pengetahuan umum dan akhlak yang baik,” ujar Gus Wafi dalam sambutannya.

Peserta didik MAN 3 Jombang sangat antusias dengan kehadiran para mahasiswa asing tersebut. Beberapa di antara mereka aktif bertanya. Zahro, misalnya. Peserta didik Kelas XI MIPA 6 ini menanyakan tentang persiapan kuliah ke luar negeri. Zahro memang memiliki cita-cita untuk belajar ke mancanegara. Beberapa mahasiswa asing itu berbagi tip, salah satunya menyarankan peserta didik meningkatkan kemampuan berkomunikasi dengan bahasa Inggris.

Pertanyaan Zahro menarik perhatian Nabiela. Menurutnya, pertanyaan itu sesuai dengan tujuan kedatangan pihaknya ke MAN 3 Jombang. “Kami berharap peserta didik MAN 3 Jombang memiliki impian untuk go global. Salah satunya ke Australia,” pungkas Nabiela. (Zul)

Peserta Didik Kelas X MAN 3 Jombang Ikuti Psikotes

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – MAN 3 Jombang mengadakan psikotes pada Sabtu (8/7/2023). Psikotes diikuti oleh seluruh peserta didik kelas X. Kegiatan tersebut terlaksana secara serentak di masing-masing kelas. Dalam pelaksanaannya, MAN 3 Jombang bekerja sama dengan Yayasan Psikologi Pelita Multi Talenta dari Malang.

Sulaiman selaku guru BK mengatakan bahwa psikotes merupakan kegiatan tahunan di MAN 3 Jombang. Program ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kondisi peserta didik, seperti kemampuan kognitif, kecenderungan sikap, bakat dan minat.

“Ada beberapa tes yang diikuti peserta didik diantaranya Tes Kecerdasan (IQ), Tes Kepribadian, EQ, SQ, Kreativitas, Bakat, Minat, dll,” ujar Sulaiman. Hasil tes psikologi akan disampaikan sekitar satu bulan setelah pelaksanaan tes.

Hasil tes berupa data laporan psikogram yang tercetak rangkap dua. “Lembar pertama untuk peserta didik atau orang tua dan lembar kedua untuk Guru BK,” pungkas Sulaiman. (Zul)

Matsama Hari Terakhir, Ajak Peserta Didik Menggali Bakat dan Prestasi

MAN 3 Jombang (Kesiswaan) – Matsama selama empat hari pun akhirnya selesai. Tahap ini menjadi tanda bahwa peserta didik baru telah secara resmi menjadi bagian dari MAN 3 Jombang. Pada Matsama edisi akhir kali ini (6/7), mereka diajak berkunjung ke makam para masyayich Ponpes Bahrul’ulum Tambakberas. Ada empat rute makam yang menjadi tujuan ziarah. Keempat makam tersebut adalah makam K.H. Abd. Wahab Chasbullah, Mbah K.H. Usman, K.H. Abd. Fattah Hasyim, dan K.H. Abd. Hamid Chasbullah. Harapannya agara para peserta didik sekaligus santri Ponpes Bahrul’ulum bisa mengenal dan meneladani para masyayich.

Seperti pada hari-hari sebelumnya, Matsama dibuka dengan apel pagi kemudian dilanjutkan dengan ziarah, dan hadir sebagai acara penutup adalah demontrasi ragam kegiatan ekstrakurikuler yang ada di MAN 3 Jombang. Ada ekstra musik, PMR, KKR,  jurnalistik, Paskibraka, bahasa Inggris, bahasa Jepang, teater, pramuka, dan sebagainya. Selain tampilan, mereka juga mendirikan stan-stan. Stan berisi produk-produk dan foto kegiatan ekstrakurikuler. Ada juga panggung kecil dan tempat untuk berfoto. Para pengurus ekstra juga membagikan brosur yang berisi informasi lebih lanjut terkait kegiatan ekstrakurikuler.

Setelah kunjungan ke stan-stan, peserta didik baru diajak menuju lapangan induk untuk menyaksikan ragam tampilan yang memukau dari anggota esktrakurikuler. Tampilan-tampilan tersebut bisa menstimulus peserta didik untuk menemukan bakat dan prestasi. Dari temuan-temuan itu, mereka bisa menemukan ekstrakurikuler yang sesuai.

“Saya senang dengan beragam kegiatan ekstrakurikuler di MAN 3 Jombang. Rasanya, saya ingin mengikuti semuanya,” tutur salah satu peserta Matsama.

Matsama ditutup dengan pemberian apresiasi terhadap peserta Matsama yang berprestasi dan aktif mengikuti program-program Matsama. Selamat berkarya dan berprestasi di MAN 3 Jombang para peserta didik baru. (LiT)

Matsama Hari Ketiga, Bekali Peserta Didik dengan Wawasan Wiyata Mandala dan Kepesantrenan

MAN 3 Jombang (Kesiswaan) – Peserta didik baru MAN 3 Jombang semakin mantap pengetahuannya terkait wawasan wiyata mandala. Selain itu, mereka juga mendapat pengetahuan yang lengkap terkait dengan dunia kepesantrenan (5/7). Seperti hari sebelumnya, Matsama pada hari ketiga kali ini pun dibuka dengan apel pagi. K.H.M. Syifa’ Malik, M.Pd.I. selaku Wakil Kepala Bidang Kesiswaan bertindak sebagai pembina apel.

“Ada enam hal yang hendaknya diperhatikan saat mencari ilmu. Keenam hal tersebut adalah cerdas, semangat untuk mencari tahu tentang ilmu, sabar, biaya, mengikuti petunjuk guru, dan menyediakan waktu yang lama dalam menuntut ilmu,” tutur Gus Syifa’ dalam menyambut apel pagi pada hari ketiga Matsama.

Peserta didik mendapat materi tentang wawasan wiyata mandala dan kepesantrenan usai mereka mengikuti apel pagi. Di dalam wawasan wiyata mandala juga terdapat materi tentang Pusat Prestasi dan Inovasi serta tata tertib madrasah. Materi-materi tersebut disampaikan oleh H.M. Ma’shum, S.Ag., M.Pd.I., Drs. Sudarnoto, Rizki Yanuar Barik, S.E., Sulaiman, S.Pd., dan Nurul Hidayati, S.Pd. Beberapa hal yang menjadi bagian dari wawasan wiyata mandala adalah terkait tentang sejarah MAN 3 Jombang, visi misi, program, prestasi, dan sebagainya.

Materi Kepasantrenan disampaikan oleh K.H. A.R. Jauharudin Al-Fatich. Materi ini di antaranya berisi tentang sejarah Pondok Pesantren Bahrul’ulum Tambakberas dan segala hal yang berkaitan dengan tata tertib di Pondok Pesantren Bahrul’ulum.  Matsama pada hari ketiga ini cukup memberi bekal peserta didik baru untuk siap menjadi santri di Pondok Pesantren Bahrul’ulum dan peserta didik di MAN 3 Jombang dengan mematuhi beragam peraturan. (LiT)

Matsama Hari Kedua, Asah Peserta Didik Menjadi Pribadi Kuat Fisik dan Mental

MAN 3 Jombang (Kesiswaan) – Matsama masih terus berlanjut pada hari kedua. Materi pun bergeser. Pada hari pertama kemarin, peserta didik dibekali dengan ragam informasi terkait tata tertib di pesantren dan madrasah. Pada pertemuan kedua kali ini, mereka mendapat pengalaman menjadi pribadi kuat fisik dan mental (04/07).

Kegiatan yang melambangkan asah kuat fisik dan mental adalah pemberian tablet penambah darah dan latihan baris-berbaris. Tablet penambah darah dibagikan secara gratis oleh UKS MAN 3 Jombang dengan para duta kesehatannya. Mereka mengonsumsi tablet penambah darah usai makan pagi dan apel pagi. Apel pagi pada Matsama edisi kedua kali ini dibuka oleh kepala MAN 3 Jombang, Sutrisno, S.Pd. M.E, M.Pd.

“Sesuai dengan tema kegiatan, “Wujudkan Aksi untuk Meraih Prestasi” madrasah ini adalah tempat kalian berprestasi di berbagai bidang. Bidang yang utama adalah budi pekerti yang mulia. Banyak prestasi yang telah ditorehkan madrasah ini. Prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Misalnya, kakak kelas kalian yang lolos pertukaran pelajar ke Swiss,” ujar Sutrisno.

Seusai apel dan makan pagi, peserta didik berjalan ke lapangan Untung Suropati untuk mengikuti latihan baris-berbaris.Tiga belas orang dari AURI Satradar 222 Kabuh hadir sebagai pelatih peserta didik. Pada latihan ini, peserta didik belajar tentang disiplin, kebersamaan, dan keberanian. Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok dipandu secara langsung oleh petugas dari AURI Satradar 222 Kabuh. Sesekali terdengar mereka meneriakkan yel-yel untuk menyemarakkan suasana. Bersama cerah matahari, peserta didik mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat.

Petugas UKS MAN 3 Jombang dan para kader kesehatan remaja pun siap siaga mengawal jalannya latihan. Serangkaian obat-obatan dan peralatan kesehatan tersedia. Hal ini dilakukan jika di tengah-tengah latihan ada peserta didik ada yang sakit, seperti sakit kepala. Persiapan yang cukup matang membuat kegiatan latihan baris-berbaris berjalan secara tertib dan lancar. (LiT)

Matsama, Wahana Peserta Didik Baru Mengenal Madrasah

MAN 3 Jombang (Kesiswaan) – Masa Taaruf Siswa Madrasah (Matsama) merupakan wahana peserta didik baru mengenal madrasah. Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari (3—6 Juli 2023). Pada hari pertama (3/7), Matsama dibuka dengan upacara dan penyematan tanda peserta Matsama oleh KH. M. Wafiyul Ahdi selaku Ketua Umum YPPBU. Dua orang peserta didik baru ditunjuk sebagai perwakilan peserta Matsama untuk menerima tanda peserta. Mereka adalah Sultan Syarif Hidayatullah (X-6) dan Vina Zumrotul Chabihah (X-13). Pelepasan balon dan bunyi sirene menjadi tanda bahwa kegiatan Matsama telah dimulai. K.H. M. Wafiyul Ahdi selaku Ketua Umum YPPBU didampingi Sutrisno, S.Pd, M.E. selaku kepala MAN 3 Jombang dan para wakil kepala madrasah secara bersamaan menekan tombol sirene.

Setelah upacara pembukaan, kegiatan selanjutnya adalah pembacaan tata tertib Yayasan Pondok Pesantren Bahrul ’Ulum (YPPBU) oleh K.H. Ahmad Amin Yahya. Selain itu, pada hari pertama ini, juga ada empat materi yang lainnya. Keempat materi itu adalah tentang Wawasan Wiyata Mandala, PPI (Pusat Prestasi dan Inovasi), Kepesantrenan, dan Tata Tertib Madrasah. Dra. Hj. Fatchul Hidayati menyampaikan materi tentang Wawasan Wiyata Mandala. Untuk materi Pusat Prestasi dan Inovasi (PPI), disampaikan oleh M. Tholib, S.Pd., M. Si. K.H. M. Syifa’ Malik menyampaikan materi tentang Kepesantrenan. Untuk materi terakhir tentang tata tertib madrasah disampaikan oleh Sulaiman, S.Pd.

Ragam informasi yang tersaji pada hari pertama tersebut menjadi bekal bagi peserta didik baru untuk mengenal Pondok Pesantren Bahrul ‘Ulum dan madrasah. Dengan mengenal keduanya, mereka tumbuh menjadi generasi yang tertib dan disiplin.

“Matsama kali ini merupakan pengalaman yang menyenangkan. Selain itu, merupakan Matsama yang pertama dilakukan secara luring (luar jaringan). Sebelumnya, karena masa korona, beragam kegiatan mayoritas dilakukan secara daring (dalam jaringan),” tutur Wahdana Nisaul U, peserta Matsama dari kelas X-14. (LiT)

Peringati Idul Adha, MAN 3 Jombang Sembelih Empat Ekor Sapi

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Peringati Idul Adha 1444 H, MAN 3 Jombang mengadakan penyembelihan hewan kurban pada Kamis (29/6/2023). Hewan yang dikurbankan berupa empat ekor sapi.

H. M. Ma’shum selaku Wakil Kepala Bidang Hubungan Mayarakat (Humasy) mengatakan bahwa tiga ekor dihimpun dari program arisan kurban yang diikuti oleh pendidik dan tenaga kependidikan. “Satu ekor lainnya dihimpun dari iuran peserta didik,” ujar Gus Ma’shum.

Lokasi kegiatan penyembelihan di Lapangan MAN Induk. Sebelum proses penyembelihan, diadakan do’a bersama yang dipimpin oleh KH. Moch. Syifa’ Malik selaku Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MAN 3 Jombang sekaligus Ketua 1 Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum. 

Suara takbir berkumandang saat proses penyembelihan berlangsung. Penyembelihan empat ekor sapi berlangsung lancar, tanpa kendala sama sekali.

Setelah penyembelihan, petugas  memotong dan menimbang daging kurban. Selanjutnya, daging kurban dikemas dalam kantong-kantong plastik untuk memudahkan proses penyaluran.  Daging kurban kemudian disalurkan kepada masyarakat sekitar MAN 3 Jombang yang membutuhkan. (Zul)