Peserta Didik MAN 3 Jombang Terpilih Sebagai Tim Paskibra Kabupaten

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Rizky Ubaidillah (XI MIPA 3) menjadi bagian dari 70 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Jombang. Dalam upacara Peringatan HUT RI ke-77 (17/8/2022) di Alun-Alun Jombang, Ubaid bertugas sebagai pasukan 45-1. Perasaan harus dirasakannya tatkala bendera merah putih dikibarkan dengan sempurna. Terbayar segala perjuangan dalam latihan keras selama ini.

Untuk terpilih sebagai paskibra kabupaten, Ubaid harus melalui seleksi yang cukup ketat. Setelah seleksi administrasi, dia mengikuti tes wawasan, psikotes, tes kesehatan, samapta, PBB, hingga pantukhir. Ubaid mengaku sempat mengalami kesulitan dalam mengatur waktu. “Saya harus menyeimbangkan semua persiapan paskibra ini dengan kegiatan pondok. Alhamdulillah lambat laun terbiasa, “ ujar peserta didik kelahiran Cirebon 16 tahun lalu ini.

Ubaid mengatakan bahwa dia memiliki banyak pelajaran berharga dari keikutsertaannya dalam paskibra kabupaten. “Saya belajar tentang pentingnya kedisiplinan, kesetiakawanan, dan nasionalisme,” kata Ubaid saat dihubungi usai kegiatan upacara penurunan bendera.

Ubaid berharap, tahun depan banyak peserta didik Man 3 Jombang yang lolos ke tahap kabupaten bahkan provinsi dan nasional. “Teman-teman bisa mengikuti ekstrakurikuler paskibra di MAN 3 Jombang. Alhamdulillah pengalaman di ekstrakurikuler tersebut sangat bermanfaat Ketika saya masuk karantina paskibra kabupaten,” tutur Ubaid.

Verda Agustina Wintaryanti selaku pembina OSIS mengatakan bahwa keberadaan ekstrakurikuler paskibra sangat membantu peserta didik dalam mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi paskibra setiap tahunnya. “Latihan rutin akan menjadi sarana bagi kami dalam menyaring peserta didik terbaik untuk diikutkan dalam seleksi tahun berikutnya,” ujar guru asal Banyuwangi ini. (Zul)

Peringati HUT RI, MAN 3 Jombang Beri Penghargaan Kepada Pendidik Berprestasi

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) –  Upacara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di lapangan MAN 3 Jombang berlangsung khidmat, Rabu (17/8/2022). Baik petugas maupun peserta upacara merupakan pendidik dan tenaga kependidikan MAN 3 Jombang.

Ekstrakurikuler Marching Band MAN 3 Jombang juga turut menyukseskan upacara pagi itu. Dengan berseragam putih, mereka mengiringi jalannya upacara. Kegiatan ini adalah penampilan perdana mereka setelah vakum karena pandemi.

Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, KH. M. Wafiul Ahdi bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, Gus Wafi berpesan kepada seluruh pendidik MAN 3 Jombang untuk selalu meneladani perjuangan para pahlawan. “Lewat madrasah ini, mari kita berjuang dalam mendidik generasi bangsa agar menjadi pribadi yang berakhlak mulia,” pesan Gus Wafi.

Pada kesempatan itu pula, MAN 3 Jombang memberikan penghargaan kepada  pendidik berprestasi. Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, KH. Moch. Syifa’ Malik membacakan daftar penerima penghargaan. Total terdapat delapan pendidik yang disebutkan. Kepala MAN 3 Jombang, Sutrisno salah satunya. Sutrisno adalah peraih Kepala Madrasah Pegiat Literasi Terbaik III Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang. Terdapat pula nama Rialita Fithra Asmara. Guru Bahasa Indonesia ini telah meraih beragam prestasi, diantaranya pemenang Lomba Menulis Esai Pembelajaran oleh M-News.

Pendidik lain yang memperoleh penghargaan adalah M. Tholib yang terpilih sebagai Fasilitator Provinsi PKB Matematika, Hj. Nur Faizah yang merupakan Fasilitator Daerah PKB Bahasa Indonesia, dan Catur Endang yang menjadi Instruktur Nasional PKB Kimia. Nama berikutnya adalah Moch. Afan Zulkarnain yang meraih Juara 1 Podcast Bumi Pancasila dari Badan Sosialisasi MPR RI dan Moh. Ilyas yang telah menjadi Penyusun Model PKB Bahasa Arab GTK Madrasah Kementerian Agama.

Tidak hanya itu, MAN 3 Jombang juga memberikan penghargaan kepada Hj. Mustaqimah. Terhitung sejak 1 Agustus 2022, guru Fiqih ini purna tugas. Penghargaan berupa cenderamata tersebut sebagai wujud rasa terima kasih MAN 3 Jombang atas dedikasinya selama ini. (Zul)

Pemilihan Ketua OSIS MAN 3 Jombang Terlaksana dengan Asas Demokrasi

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) –  OSIS MAN 3 Jombang sukses menggelar pemungutan suara untuk kandidat calon ketua periode 2022/2023, pada Minggu (14/8/2022). Kegiatan terlaksana di dua tempat dalam waktu bersamaan, yakni Aula Lantai 2 untuk peserta didik putra dan Aula Lantai 3 untuk peserta didik putri. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan kelas. Masing-masing kelas mewakilkan lima peserta didik.

Terdapat lima kandidat Ketua OSIS Putra.Mereka adalah  M. Rayyan Rambu (XI MIPA 2), Ahmad Brillian Khirzan (XI Bahasa 1), Dhoni Prasetya (XI MIPA 3), Achmad Chilmi Amin (XI IPS 1), M. Labibul Akmal (XI MIPA 3), dan Syamsudin Rozzak Prayoga (XI MIPA 2). Sementara untuk kandidat Ketua OSIS Putri, terdiri dari Syifa Alvina Salwa (XI MIPA 4), Kamala Dafa (XI MIPA 8), Aifa Azzahra (XI MIPA 5), Salwa Az Zahra (XI IPS 3), Vanya Maulidiya (XI Agama 2), dan Dina Aulia Arham (XI Bahasa 2).

Sebelum kegiatan pemungutan suara dimulai, masing-masing kandidat menyampaikan visi dan misinya. Tidak hanya itu, mereka harus menjawab pertanyaan dari perwakilan kelas. Pertanyaan yang diajukan beragam. Ada yang bertanya tentang cara penanganan bila terjadi konflik dalam tubuh organisasi, hingga program-program unggulan setiap kandidat jika nantinya terpilih.

Layaknya pemilu, proses pemilihan ini juga menggunakan bilik suara, kotak suara, tinta, dan alat untuk mencoblos. Perwakilan kelas harus mengantri terlebih dahulu untuk mendapatkan surat suara yang berisi foto kelima kandidat. Selanjutnya, mereka menuju bilik suara untuk melakukan pencoblosan. Surat suara yang telah dicoblos, dimasukkan ke dalam kotak suara. Terakhir, pemilih harus mencelupkan jari tangan dengan tinta, agar tidak ada yang memilih lebih dari satu kali.

Proses penghitungan suara dilaksanakan pada saat itu juga. Persaingan ketat terjadi pada kandidat putra. Terdapat total 106 suara dengan lima suara tidak sah. M. Labibul Akmal memperoleh suara terbanyak, yakni 28 suara. Sementara pada kandidat putri, perolehan suara didominasi oleh Syilva Alfina Salwa. Juara 2 Duta Genre Kabupaten Jombang ini mendapat 102 suara dari  total 192 suara. Kedua peserta didik itu pun terpilih menjadi Ketua OSIS MAN 3 Jombang Periode  2022/2023.

Sahri selaku Pembina OSIS MAN 3 Jombang mengatakan bahwa pelaksanaan pemilihan ketua ini menganut asas demokrasi. “Harapannya, Ketua OSIS terpilih dapat membantu mewujudkan visi dan misi madrasah,” kata guru Ekonomi ini. Sahri menambahkan, Ketua OSIS terpilih akan dilantik bersama pengurus yang baru dalam waktu dekat. “Lewat OSIS, mereka akan belajar tentang seluk beluk berorganisasi dengan segala kemanfaatannya,” pungkas Sahri. (Zul)

MAN 3 Jombang Sukses Menggelar Seminar Motivasi

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – MAN 3 Jombang mengadakan seminar motivasi pada Sabtu (13/8/2022). Seminar ini mengangkat tema Membangun Mental Pemuda Sukses dan Berprestasi. Sasaran dari seminar ini adalah seluruh peserta didik Kelas XII. Kegiatan terlaksana di Gedung Serba Guna (GSG) KH. Chasbullah Said Tambakberas.

MAN 3 Jombang menghadirkan M. Aqil Baihaqi sebagai motivator. Aqil adalah seorang Life Transformation Coach, Professional Trainer BNSP RI, dan Motivator Terbaik di Indonesia dari latar belakang santri. Dia telah delapan tahun menjalani profesi sebagai motivator. Yang menarik, Aqil adalah alumni MAN 3 Jombang Tahun 2015.

Selama tiga jam, Aqil menyampaikan materi tentang pentingnya manajemen pikiran dan hati dalam mempengaruhi kesuksesan seseorang. Tidak hanya itu, Aqil juga memaparkan tips untuk membangun mental sukses. “Anak muda harus berani, pandai memanfaatkan peluang, tekun, lincah, dan selalu melibatkan Tuhan dalam kehidupan,” ujar Aqil.

Gaya penyampaian Aqil yang menarik membuat peserta sangat antusias. Aqil juga pandai memainkan emosi peserta. Tidak sedikit peserta yang bercucuran air mata ketika Aqil membawakan cerita inspiratif. Tidak hanya itu, Aqil beberapa kali mengajak peserta melakukan ice breaking. Permainan-permainan yang dilakukan sangat menghibur dan mengandung pesan mendalam.

Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, KH. M. Wafiyul Ahdi memberikan apresiasinya terhadap seminar motivasi ini. Gus Wafi berharap peserta didik Kelas XII memanfaatkan kegiatan ini untuk menumbuhkan mental sukses. Lewat sambutannya, Gus Wafi juga memotivasi peserta untuk memiliki mindset agar terus menjadi pribadi yang bermanfaat. “Ukuran kesuksesan seseorang dilihat dari bagaimana dia dapat memberikan manfaat bagi orang lain,” kata Gus Wafi.

Kepala MAN 3 Jombang, Sutrisno mengatakan bahwa kehadiran Aqil diharapkan dapat menginspirasi peserta didik Kelas XII. Dalam sambutannya Sutrisno menambahkan bahwa pihaknya akan mengundang alumni lain  untuk berbagi pengalaman kepada peserta didik. “Anak-anak perlu mendapatkan motivasi dari alumni yang telah sukses,” ujar Sutrisno. (Zul)

Tak Gentar Lawan Mahasiswa, Robotik MAN 3 Jombang Juara 1 dan 3 Kompetisi Robot Sumo Tingkat Nasional

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Tim Robotik MAN 3 Jombang, Matara kembali mengukir prestasi di kancah nasional. Kamis (11/8/2022), Matara berhasil menjadi Juara 1 dan 3 pada Robot Sumo Competition. Lomba ini adalah bagian dari Elektro Unisma Kompetisi (EUK). Penyelenggara lomba adalah Universitas Islam 45 Bekasi. Lomba terlaksana di Aula Fakultas Teknik kampus tersebut.

Peserta EUK adalah kelompok yang terdiri dari dua anggota. Matara mengikutsertakan tiga kelompok terbaiknya. Mereka harus memenuhi spesifikasi robot yang telah ditetapkan panitia, yaitu dimensi 15 x 15 cm, beban 1 kg, dan menggunakan Robot Sumo IOT.

EUK terdiri atas 5 tahapan, yakni peyisihan, 16 besar, 8 besar, 6 besar, semi final, dan final. Teknis pelaksanaannya, robot masing-masing peserta beradu ketahanan dan ketangkasan untuk saling mendorong lawan. Peserta yang dapat menjatuhkan robot lawan dari arena, akan lolos ke tahap selanjutnya.

Dua tim MAN 3 Jombang berjaya dalam kompetisi ini. Satu tim berhasil menjadi pemenang. Mereka terdiri atas Aditya Putra (XII Agama 1) dan Nur Azizah Mujib (XII Agama 3). Tim lainnya yang beranggotakan M. Cholil Azim (XII MIPA 1) dan Silvi Fatimatuz Z (XII MIPA 6) menjadi Juara 3.

Cholil mengakui bahwa pihaknya sempat pesimis pada awal kompetisi. “Lawan kami kebanyakan mahasiswa dan kualitas robot mereka jauh lebih baik,” ujar Cholil. Rasa pesimis tersebut kian pudar tatkala Cholil menyadari prinsip dari permainan Robot Sumo. “Yang terpenting adalah ketangkasan dan strategi kami dalam mengendalikan robot lewat remote control,” sambung Cholil.

Pembina Robotik MAN 3 Jombang, M. Tholib mengaku bangga dengan prestasi anak-anak didiknya itu. Tholib mengatakan bahwa robot sumo akan menjadi fokus tim robotik. “Anak-anak memiliki ketertarikan lebih kepada kategori ini,” ujar Tholib ini.  Guru matematika ini menambahkan bahwa kunci dalam pertandingan robot sumo adalah skill dan mental. “Kami akan lebih intensif dalam melatih anak anak agar mereka dapat mengenal karakter robot dan teknik-teknik pertahanan maupun penyerangan kepada lawan,” pungkas Tholib. (Zul)

Peserta Didik MAN 3 Jombang Juara 1 dan 2 Pemilihan Duta Genre

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) –  Pemilihan Duta Generasi Berencana (Genre) Kabupaten Jombang telah mencapai tahap akhir, pada Kamis (11/8/2022). Tahap ini menyisakan 10 peserta terbaik putra dan 10 peserta terbaik putri. Dua delegasi MAN 3 Jombang lolos ke tahap ini. Mereka adalah Anandito Alif Firdaus (X Agama 1) dan Syifa Alvina Syalwa (XI MIPA 4). Keduanya turut mengikuti tahapan-tahapan final di Aula Bung Tomo, Pemkab Jombang.

Tidak hanya bertindak sebagai peserta, Dito dan Salwa turut andil dalam kesuksesan acara. Salwa mendapat tugas mewakili finalis untuk membaca Ikrar Duta Genre. Syalwa membaca ikrar tersebut dengan suara lantang dan tegas. Sementara Dito dipercaya untuk memimpin pembacaan sholawat bersama Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab.

Final Duta Genre terdiri atas dua tahapan. Pada tahap 10 besar, masing-masing peserta mendapatkan pertanyaan yang mereka pilih secara acak dari fish bowl. Peserta lalu  menjawabnya dalam waktu 60 detik. Salwa mendapatkan pertanyaan tentang peran penting seorang duta genre. Dito yang merupakan peserta urutan terakhir, mendapat pertanyaan tentang adab dan etika. Baik Dito maupan Salwa menjawab pertanyaan tersebut dengan lancar dan tepat waktu. Keduanya berhasil melaju ke tahapan berikutnya.

Pada tahap Top Five, peserta mendapat tantangan untuk praktik sosialisasi program selama tiga menit. Tema sosialisasi dipilih sendiri oleh peserta secara acak. Salwa mendapat tema tentang pendewasaan usia perkawinan. Dewan juri memintanya untuk menyampaikan tema tersebut kepada komunitas mahasiswa. Tanpa canggung, Salwa menjalankan aksinya. Sesekali dia melontarkan candaan sebagai pencair suasana.

Berbeda dengan Salwa, Dito mendapat tantangan sosialisasi kepada komunitas ibu-ibu PKK. Dito menyampaikan tema tentang cara pencegahan stunting. Peserta didik kelahiran Surabaya ini cukup cerdik dengan menggunakan bahasa Jawa Krama Inggil. Menurut Dito, dalam memaparkan suatu informasi harus memperhatikan sasaran sosialisasi. “Menggunakan bahasa Jawa Krama Inggil sangat tepat untuk sasaran orang yang lebih tua dari kita,” ujarnya. Dito menyampaikan dengan lugas, tanpa ada kesan menggurui. Dia berhasil menyelesaikan tantangan tepat waktu.

Perjuangan Dito dan Salwa membuahkan hasil. Pada akhri acara, Dito dinobatkan sebagai Juara Pertama.  Rona bahagia bercampur haru terpancar dari wajahnya. “Dengan menjadi juara satu Duta Genre, saya ingin membantu para remaja dalam mengatasi permasalahan mereka,” ujar Dito bangga. Sementara itu, Salwa berhasil menjadi Juara 2. Peserta didik kelas olimpiade ini mengungkapkan rasa syukur atas pencapaiannya ini.

Usai ajang ini, Dito dan Salwa akan menjalani peran mereka sebagai Duta Genre Kabupaten Jombang. Salah satu tugas mereka adalah memberikan wawasan kepada generasi muda tentang kesehatan reproduksi, bahaya narkoba dan seks bebas.

Sekadar tahu, Duta Genre adalah ajang pemilihan remaja yang diselenggarakan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Tahun ini adalah debut MAN 3 Jombang mengikuti ajang ini. “Kami sudah lama ingin mengikuti kegiatan ini, namun belum sempat karena terhalang pandemi,” ujar Aris Daryati selaku pembina.

Menurut Aris, bimbingan intensif terhadap Dito dan Salwa dimulai sejak Juli lalu. Untuk mencapai juara, keduanya harus melewati berbagai macam tahapan dari seleksi pemberkasan, tes tulis, semi final, hingga grand final. Dalam proses pembimbingan, Aris menggunakan metode diskusi dengan melibatkan Duta Kesehatan Remaja dan Kader Kesehatan Remaja.  (Zul)

MAN 3 Jombang Sukses Gelar Workshop Da’i – Da’iyah Hari Kedua

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Hari kedua Workshop Da’i – Da’iyah MAN 3 Jombang berjalan sukses. Pada Ahad (7/8/2022), sebanyak 204 peserta didik putri mengikuti kegiatan tersebut di Aula Lantai Tiga. Mereka adalah perwakilan dari masing-masing kelas.Setiap kelas setidaknya mengirimkan lima siswi.

Kepala MAN 3 Jombang, Sutrisno membuka kegiatan workshop ini. Dalam sambutannya, Sutrisno memotivasi peserta agar memanfaatkan kegiatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan berdakwah. Menurut Sutrisno, peserta workshop tidak hanya diproyeksikan untuk mengisi kuliah tujuh menit (kultum) usai  pelaksanaan Sholat Dhuha, namun juga akan diberikan kesempatan tampil berdakwah dalam konten media sosial MAN 3 Jombang.  “Semoga anak-anak dapat menjadi santri influencer dan  penceramah yang selalu menebarkan kedamaian,” harap Sutrisno.

Kegiatan workshop terdiri atas dua sesi. Pertama, peserta mendapatkan materi tentang tips sukses berdakwah bagi pemula. KH. Moh. Khoiril Anam bertindak sebagai narasumbernya.  “Pendakwah harus meningkatkan kualitas keilmuan dan memperkuat spiritualitas,” ujar Gus Anam. Peserta workshop tampak antusias menyimak pemaparan materi dari Gus Anam. Pada akhir sesi, peserta diberikan kesempatan untuk bertanya.

Usai istirahat, peserta mengikuti sesi praktik. Mereka terbagi menjadi tiga kelompok. Dalam kelompok tersebut, satu persatu peserta unjuk kebolehan mereka dalam berdakwah. Sebagian besar dari mereka tampil penuh percaya diri. Tidak hanya itu, beberapa peserta begitu kreatif dalam memodifikasi ceramah dengan sholawat, pantun, maupun lagu yang penuh dengan pesan positif. Tak lupa, tim S3 (Salam, Salaman, dan Sholat) memberikan masukan atas penampilan peserta.

Workshop ini berakhir sesaat sebelum bel pulang sekolah berbunyi. Tampak raut kepuasan terpancar dari wajah peserta. Selanjutnya, mereka akan dijadwalkan secara bergiliran tampil memberikan ceramah pada akhir pelaksanaan Sholat Dhuha setiap harinya. (Zul)

Kembangkan Bakat Ceramah Siswa, MAN 3 Jombang Gelar Workshop Da’i – Da’iyah

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) –  MAN 3 Jombang mengadakan Workshop Da’i – Da’iyah. Kegiatan yang terpusat di Aula Lantai Tiga MAN 3 Jombang ini digelar dalam dua hari. Pada Sabtu (6/8/2022), workshop diikuti peserta didik putra. Mereka adalah perwakilan dari masing-masing kelas. Setiap kelas mengirimkan setidaknya lima siswa. Total terdapat 119 siswa yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Kepala MAN 3 Jombang, Sutrisno mengapresiasi pelaksanaan workshop ini. Menurut Sutrisno, kegiatan tersebut  merupakan implementasi dari program S3 , yakni Salam, Salaman, dan Sholat. “Kelak para peserta akan tampil secara bergilir pada akhir pelaksanaan sholat dhuha,” ujar Sutrisno. Dalam sambutannya, Sutrisno juga memotivasi peserta agar bersungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan. “Semoga workshop ini menumbuhkan semangat peserta didik untuk berdakwah menyampaikan kebaikan,” kata Sutrisno dalam sambutannya.

Workshop Da’i terdiri atas dua sesi. Pertama, peserta mendapatkan materi tentang bagaimana cara menjadi da’i. KH. Taqiyudin Mawardi bertindak sebagai narasumbernya. Dengan gaya khasnya, Gus Yuyud menyampaikan cara berdakwah yang menarik. Pemaparan Gus Yuyud yang lugas dan kerap menggunakan istilah kekinian membuat peserta antusias. “Seorang da’i harus mampu menyampaikan dakwah dengan bahasa yang mudah dipahami,” ujar Gus Yuyud. Pada akhir sesi, Gus Yuyud mempersilahkan peserta untuk bertanya. Sesi pertama berakhir pada jam istirahat.

Usai istirahat, peserta mengikuti sesi kedua, yaitu praktik. Mereka terbagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok didampingi guru pembimbing. Dalam kelompok tersebut, satu persatu peserta menunjukkan kemampuan berdakwah. Ada yang terlihat percaya diri, ada pula yang masih grogi.

Peserta tampak senang dengan kegiatan tersebut. Naufal Mahdy, misalnya. Peserta didik XI MIPA 1 ini mengaku mendapatkan banyak ilmu dari workshop ini. “Saya jadi tahu bagaimana cara berdakwah yang baik dan menarik,” ujar Naufal.

Workshop Da’i – Da’iyah hari pertama selesai tepat saat bel pulang sekolah berbunyi. Kegiatan yang dilaksanakan di bawah komando Wakil Kepala Madrasah Bagian Humas ini akan berlanjut pada Ahad (7/8/2022). Workshop hari kedua akan diikuti peserta didik putri. (Zul)

Guru Bahasa Indonesia MAN 3 Jombang Ajak Peserta Didik Menyusun Teks Prosedur dengan Praktik Langsung

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) –  Pendidik MAN 3 Jombang memiliki beragam cara untuk membuat pembelajaran di kelas menjadi menyenangkan. Aang Khunaifi, misalnya. Guru Bahasa Indonesia ini memiliki strategi dalam menyampaikan materi pelajaran di Kelas XI MIPA 1, pada Kamis (4/8/2022).  Dalam pokok bahasan penyusunan teks prosedur, Aang mengajak peserta didik untuk berkreasi menghasilkan karya. Aang memberikan kebebasan kepada peserta didik dalam menentukan jenis karya yang akan mereka buat.

Peserta didik terbagi menjadi empat kelompok. Masing-masing kelompok secara bergiliran mempresentasikan cara membuat karya di depan kelas. Ada kelompok yang membuat wedang jahe,  pisang cokelat, pot dari barang bekas, dan mading merah putih. Kegiatan presentasi berlangsung ceria. Selanjutnya, peserta didik diminta mengaplikasikan setiap langkah yang mereka lakukan dalam sebuah teks prosedur.  

Dalam pembelajaran tersebut, Aang  berperan sebagai fasilitator. Pria berkaca mata ini mengarahkan  peserta didik dalam menentukan kalimat yang tepat dalam penyusunan teks prosedur. Aang juga memperbaiki tatanan kalimat peserta didik agar sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.

Menurut Aang, tujuan kegiatan pembelajaran ini adalah agar peserta didik dapat menyusun teks prosedur dengan benar. “Lewat praktik langsung akan membuat peserta didik mengetahui secara nyata langkah-langkah dalam membuat karya, sehingga mereka mudah mengaplikasikannya ke teks prosedur,” tutur Aang.

Peserta didik tampak aktif mengikuti kegiatan pembelajaran ini. Salah satunya Zaidan Attabrani. Dalam sesi presentasi, Zaidan dan kelompoknya sangat cekatan dalam mempraktikkan pembuatan wedang jahe. “Kami memilih membuat wedang jahe karena  mudah dibuat dan memiliki banyak khasiat,” kata ketua kelas XI MIPA 1 ini.  Zaidan menambahkan bahwa kegiatan praktik membuat pembelajaran tidak membosankan. “Praktik bersama teman sekelompok sangat seru dan menyenangkan,” pungkas Zaidan. (Zul)

OSIS MAN 3 Jombang Gelar Tes Wawancara Pengurus Baru, Enam Siswa Lolos Tahap Berikutnya

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Sebanyak 41 peserta didik kelas X dan XI mengikuti tahap wawancara dalam Seleksi Pengurus OSIS MAN 3 Jombang Periode 2022/2023, pada Rabu (3/8/2022). Mereka terdiri atas 21 peserta putra dan 20 putri.  Tes wawancara terlaksana di Aula MAN 3 Jombang.

Dalam rangkaian wawancara tersebut, masing-masing peserta harus melalui dua pos. Pertama, mereka akan diwawancarai oleh Pembina OSIS MAN 3 Jombang, yakni Effi Fadhilah, Ahmad Zarqoni, dan Verda Agustina Wintaryanti. Para pembina mengajukan pertanyaan tentang kepemimpinan, pemecahan masalah, hingga menguji kemampuan public speaking peserta.  

Pada pos kedua, peserta menghadapi 10 pertanyaan yang diajukan pengurus OSIS Kelas XII. Muhammad Fayedh Hamas selaku Ketua OSIS Periode 2021/2022  mengatakan bahwa pihaknya menanyakan tentang cara mengatasi permasalahan yang muncul akibat konflik antar divisi dalam organisasi. “Kami  ingin mencari anggota yang cekatan, tanggung jawab, dan tanggap dalam menyelesaikan masalah,” ujar Hamas.

Pada akhir seleksi wawancara, diumumkan enam peserta terbaik putra dan putri yang lolos ke tahap berikutnya. Peserta didik putra yang berhasil lolos adalah M. Rayyan Rambu (XI MIPA 2), Ahmad Brillian Khirzan (XI Bahasa 1), Dhoni Prasetya (XI MIPA 3), Achmad Chilmi Amin (XI IPS 1), M. Labibul Akmal (XI MIPA 3), dan Syamsudin Rozzak Prayoga (XI MIPA 2). Sementara untuk putri, terdapat nama Syifa Alvina Salwa (XI MIPA 4), Kamala Dafa (XI MIPA 8), Aifa Azzahra (XI MIPA 5), Salwa Az Zahra (XI IPS 3), Vanya Maulidiya (XI Agama 2), dan Dina Aulia Arham (XI Bahasa 2).

Peserta yang lolos akan melakukan orasi di hadapan seluruh peserta didik MAN 3 Jombang. Mereka akan menyampaikan visi dan misi jika nanti terpilih sebagai ketua OSIS. (Zul)