Delapan Peserta Didik MAN 3 Jombang Raih Medali dalam Kompetisi Pendidikan Agama Islam Tingkat Nasional

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Delapan peserta didik MAN 3 Jombang berjaya di Kompetisi Pendidikan Agama Islam (1/4). Tiga diantaranya meraih medali emas, yakni Septiana Maratus S (XI MIPA 7), Neyla Marshadina Aufa (XI IPS 3), dan Indri Eka A (X MIPA 6). Ada juga peserta didik yang meraih medali perak, yaitu Siti Kaneisha L (X MIPA 5), Raed Fuadi ( X MIPA 2), dan Nova Mamluatul (XI Agama 3). Dua peserta didik sisanya meraih medali perunggu, yaitu Muhammad Fattan (X MIPA 1) dan Asih Lestari (X Agama 3).

Penyelenggara lomba tingkat nasional ini adalah Olimpiade Indonesia. Pelaksanaan lomba secara daring pada Minggu (20/3). Peserta mengerjakan 40 soal pilihan ganda dalam waktu 50 menit. Menurut Neyla, kualitas soal bertaraf olimpiade. “Soalnya tentang tajwid hingga sejarah Islam,” ujar Neyla. Delegasi MAN 3 Jombang mengaku sempat terkendala dengan jaringan saat menyelesaikan soal, salah satunya Fatan. Peserta didik asal Jember ini mengatakan bahwa dia alami kesulitan ketika log in menuju halaman soal. “Waktunya sampai tersisa 30 menit. Alhamdulillah bisa terselesaikan dengan baik,” tutur Fatan.

Eryati Fikriyah selaku pembina mengatakan bahwa MAN 3 Jombang mengirim 13 delegasi dalam lomba ini. Dua hari sebelum pelaksanaan kompetisi, 13 peserta didik itu mengikuti bimbingan secara intensif.“ Kami mengikutsertakan anak-anak dalam lomba ini sebenarnya untuk mengukur sejauh mana kemampuan mereka. Alhamdulillah delapan diantara mereka meraih medali, ” ujar Eryati bangga. (Zul)

Peringati Hari Tuberculosis, Dinas Kesehatan Gelar Screening di MAN 3 Jombang

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Peringati Hari Tuberculosis Sedunia, Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang bekerja sama dengan Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum menyelenggarakan Sosialisasi Zebra Cross (Zero Tuberculosis Screening of Tuberculosis Suspect). Kegiatan berlangsung di aula lantai tiga MAN 3 Jombang pada Kamis (31/3). Selain untuk mengenalkan peserta didik tentang bahaya penyakit tuberculosis, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendeteksi munculnya kasus baru. “Setelah menemukan kasus baru, pihak Dinas Kesehatan  akan segera mengobatinya,” ujar Iskak selaku programmer TBC dan Koordinaor UGD Puskesmas Tembelang yang bertugas memberikan pengarahan pada acara itu. Menurut Iskak, pemerintah menargetkan Indonesia bebas TBC pada tahun 2020.

Setelah mendapatkan pengarahan tentang tuberculosis, peserta didik mengikuti proses screening dengan menjawab pertanyaan dari petugas kesehatan. Pertanyaan-pertanyaan itu diantaranya mengenai riwayat kontak peserta didik dengan  penderita TBC hingga gejala yang dialami. Peserta didik tampak antusias mengikuti kegiatan ini, salah satunya Aulia.  “Saya jadi tahu tentang gejala dan penularan penyakit TBC,” ujar Aulia.

Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum yang diwakili KH. Moh Syifa’ Malik menyambut baik kegiatan ini. Dalam sambutannya, Gus Syifa’ menuturkan bahwa sosialisasi dan screening TBC sebagai bentuk ikhtiar untuk mencetak generasi muda Islam yang sehat jasmani dan rohani. “Peserta didik harus menggali informasi dari acara ini sehingga mereka bisa melindungi diri dari penyakit TBC,” ujar Waka Kesiswaan MAN 3 Jombang ini. (Zul)

Peserta Didik MAN 3 Jombang Juara 2 Olimpiade PAI Tingkat Nasional

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Muhamamd Rafi’ Al Kamal (XII MIPA 1) kembali ukir prestasi. Peserta didik kelahiran Jayapura ini menjadi Juara 2 Al Fataa Islamic Musabaqah (AIM) pada Minggu (27/3). Al Fataa Islamic Musabaqah adalah olimpiade PAI tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Ma’had Al Fataa Yogyakarta. Lomba berlangsung secara teleconverence lewat aplikasi Zoom.

Terdapat dua tahapan dalam lomba ini. Tahap penyisihan dilaksanakan pada Sabtu (5/3).  Peserta mengerjakan 50 soal pilihan ganda. Pertanyaan dibacakan oleh panitia secara langsung lewat Zoom. Peserta menjawabnya di selembar kertas, memindai menjadi file komputer,  dan mengunggahnya  ke tautan yang telah disediakan. Rafi berhasil lolos ke tahap final dengan perolehan nilai 136.

Tahap final dilaksanakan pada seminggu kemudian. Terdapat lima peserta terbaik yang memperebutkan tiga besar. Pada final, masing-masing peserta menjawab 20 soal uraian. Peserta juga diberikan  20 soal rebutan. Rafi berhasil mengumpulkan nilai 120. Raihan nilai itu membuatnya keluar sebagai juara kedua.

Rafi mengaku tak menyangka dengan prestasinya itu. Pelaksanaan lomba yang mendekati ujian madrasah sedikit membuatnya terkendala. “Saya harus pandai mengatur waktu antara belajar untuk lomba dan ujian madrasah,” kata peserta didik yang bercita-cita menjadi dokter saraf ini. Upaya Rafi membuahkan hasil dengan keluarnya dia sebagai juara kedua. (Zul)

Modal Nekat, Peserta Didik MAN 3 Jombang Juara 2 Fotografi Tingkat Nasional

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Muhammad Adi Ifan Cahya (XII IPS 1) makin menggeluti dunia fotografi. Karya-karyanya kerap mengantarkan dia menjadi juara di berbagai lomba.  Paling baru, Ifan menjadi Juara 2 Fotografi Takhassus Abu Bakar (26/3). Penyelenggara lomba tingkat nasional ini adalah SMAIT Abu Bakar Yogyakarta. Peserta merupakan siswa SMP dan SMA sederajat. Lomba berlangsung secara daring. Peserta wajib mengunggah karya bertema pandemi di sekolah lewat akun Instagram pribadi.

Ifan mengaku keikutsertaannya dalam lomba ini hanya bermodal kenekatan.  Peserta didik kelahiran Gresik ini tertarik mengikuti lomba pada hari terakhir pengumpulan karya , yakni Selasa (15/3). “Kendala saya waktu itu adalah tidak tersedianya kamera. Saya mondok dan tidak diperbolehkan membawa kamera,” ujarnya. Ifan lalu nekat meminjam kamera milik Tim Humas MAN 3 Jombang. Atas izin dan pendampingan Muhammad Aang Khunaifi dan Moch. Afan Zulkarnain selaku humas, Ifan lantas segera beraksi mengabadikan gambar yang dia inginkan. “Inti dari karya saya adalah sekelompok siswa yang mengingatkan temannya untuk memakai masker,” kata Ifan.

Karya Ifan rupanya menarik perhatian juri dan berhasil menjadi juara 2. Ifan mengaku bangga dengan prestasinya itu. “Saya ingin menjadi fotografer profesional,” kata Ifan mantap. Demi mewujudkan impiannya itu, Ifan akan melanjutkan pendidikan ke Jurusan Design Komunikasi Visual Universitas Negeri Malang. (Zul)

Peserta Didik MAN 3 Jombang Baca Ayat Suci Al-Qur’an Pada Pembukaan Porseni MA Jawa Timur

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) –Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Madrasah Aliyah (MA) Jatim resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Jawa Timur, H. Husnul Maram dan Bupati Jombang, Hj Munjidah Wahab pada Sabtu (26/3). Acara bertempat di GOR Merdeka Jombang. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kemenag, Kepala Bidang, Kasi Pendidikan Madrasah se-Jawa Timur, jajaran Forum Pimpinan Daerah Kabupaten Jombang, dan seluruh kontingen. Pembukaan Porseni berlangsung meriah dengan menampilkan tari panembah cucuk lampah, tari remo, hadrah, kebo giro, hingga kidungan jula juli Jombangan.  Puncak acara adalah pemukulan bedug oleh Bupati Jombang dilanjutkan penyulutan obor oleh Kakanwil didampingi Kepala Kemenag Jombang, Kabid Pendma, dan jajaran pimpinan lainnya sebagai tanda dibukanya Porseni.

Salah satu peserta didik MAN 3 Jombang turut andil dalam acara tersebut. Dia adalah Dina Rahmatun Najma Jamil. Peserta didik kelas XII Agama 3 ini bertugas membacakan ayat suci Al-Qur’an. Dina tampil prima dengan membaca ayat 11 Surat Al-Mujadalah.

Dina mengaku bangga terlibat dalam pembukaan Porseni MA Jatim. Demi acara tersebut, ia berlatih keras selama sepekan. Waktu latihan yang bersamaan dengan pelaksanaan ujian madrasah tidak menjadi halangan. “Saya harus bersikap profesional dengan pandai-pandai mengatur waktu agar persiapan acara ini dan ujian madrasah dapat berjalan lancar,” ujar Dina. Kehadiran Dwi Aniyatul Lu’luil Maknun sebagai pembimbing diakui Dina sangat memberinya motivasi agar makin semangat berlatih. Sekadar tahu, Dina adalah peraih Hafizah Harapan 1 MTQ Tingkat Nasional XXVIII Cabang Hafiz Al-Qur’an Golongan  5 Juz dan Tilawah. (Zul).

Peserta Didik MAN 3 Jombang Juara 1 Speech Porseni MA Jawa Timur

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Ayska Rahma Daffadilla tak kuasa menahan haru. Usaha kerasnya dalam Porseni MA Jatim membuahkan hasil.  Peserta didik XII IPS 3 ini membanggakan Kabupaten Jombang dengan menjadi  Juara 1 Cabang Speech  pada Jum’at (25/3). Berlokasi di MAN 1 Jombang, Ayska menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Menurut Ayska,  pada tahap akhir terdapat 10 peserta terbaik. Mereka selanjutnya dinilai kemampuan critical thingking  dalam menjawab pertanyaan. Ayska mengaku tak mengalami kendala dalam tahap itu. “Selain  berlatih membaca teks, pembimbing juga melatih kemampuan saya dalam menjawab pertanyaan dalam Bahasa Inggris,” ujar Ayska. Jam terbangnya yang tinggi dalam mengikuti  berbagai kompetisi, diakui Ayska memberi dampak pada mentalitasnya saat lomba. “Meski peserta lain terlihat jago, saya tetap optimis dan melakukan yang terbaik,” kata peserta didik yang bercita-cita ingin menjadi bagian dari UNICEF ini.

Dibanding lomba-lomba yang pernah dia ikuti, Porseni MA Jatim adalah kompetisi yang paling menantang bagi Ayska. Dia harus pandai membagi waktu antara latihan dan belajar untuk ujian madrasah. Kehadiran Effi Fadhilah selaku pembimbing diakui Ayska sangat memberinya motivasi agar makin semangat  berlatih. Kerja keras Ayska terbayar dengan kemenangan yang ia dapatkan di Cabang Speech ini. Sekadar  tahu, prestasi Ayska ini merupakan kemenangan pertama (emas pertama) Kabupaten Jombang dalam Porseni MA Jatim. (Zul)

Dosen UIN Maliki Malang Latih Guru MAN 3 Jombang Membuat Video Pembelajaran

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maliki Malang gelar pengabdian masyarakat di MAN 3 Jombang (24/3). Program pengabdian itu berupa Workshop Pembuatan Video Pembelajaran.   Peserta workshop adalah pendidik MAN 3 Jombang. Kegiatan berlangsung di ruang converence.

Nurul Yaqin dari UIN Maliki mengatakan bahwa selain sebagai pengabdian masyarakat, workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pendidik MAN 3 Jombang. “Pada era digital, penting bagi guru untuk memiliki kemampuan membuat  video pembelajaran,” ujarnya.

Terdapat dua pemateri dalam workshop tersebut. Pemateri pertama , Ahmad Makki Hasan menyampaikan tentang cara membuat video pembelajaran dengan media Canva. Pemateri kedua adalah Wiku Aji Sugiri yang menyampaikan tentang  cara membuat video pembelajaran menggunakan Microsoft Power Point. Tak hanya diberikan teori, peserta workshop juga mempraktikkannya. Mereka diminta merekam video dan mengeditnya.

Peserta workshop tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Faqihatul Ilmi contohnya. Ilmi menuturkan  bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat. “Saya bisa meningkatkan kemampuan mengedit video agar lebih menarik dan tidak monoton,” ujar guru Fisika itu.

Kepala MAN 3 Jombang, Sutrisno  menyambut baik adanya workshop ini. Sutrisno memberikan motivasi kepada pendidik untuk mengembangkan kompetensinya dalam membuat video pembelajaran. Kegiatan workshop di akhiri dengan pemberian cenderamata dari MAN 3 Jombang kepada UIN Maliki Malang, dan sebaliknya. (Zul)

Kunjungi MAN 3 Jombang, Kabid Pendma Kemenag Jatim Beri Apresisi

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jatim, Santoso melakukan kunjungan  ke MAN 3 Jombang. Santoso turut hadir dalam pembukaan kegiatan Workshop Pembuatan Video Pembelajaran di ruang converence (24/3).  Santoso  menanggapi positif   pelaksanaan workshop itu. Dalam sambutannya, Santoso memberi motivasi kepada pendidik MAN 3 Jombang yang menjadi peserta workshop. “Guru harus mengembangkan kompetensinya. Kemampuan membuat video pembelajaran sangat dibutuhkan pada  era digital sekarang,” ujar Santoso.

Usai membuka kegiatan workshop, Santoso bertolak menuju Galeri Karya Apik MAN 3 Jombang . Galeri tersebut terletak di halaman gedung keterampilan. Sekadar tahu, MAN 3 Jombang memiliki tiga Program Keterampilan, yakni Otomotif, Meubeler, dan Tata Busana. Galeri Karya Apik menjadi wadah untuk memasarkan hasil karya siswa. Selain melihat hasil karya siswa, Santoso juga meninjau ruang keterampilan. Di ruang itulah, siswa jurusan keterampilan melaksanakan praktik. Santoso memberikan apresiasi terhadap Galeri Kaya Apik dan Program Keterampilan MAN 3 Jombang. (Zul)

Tiga Peserta Didik MAN 3 Jombang Siap Berlaga di Porseni MA Jatim

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Tiga peserta didik MAN 3 Jombang siap berkompetisi dalam Porseni MA Jawa Timur di Kabupaten Jombang (24/3). Mereka adalah Ayska Rahma Daffadilla dalam cabang Pidato Bahasa Inggris, Tsania Qurrotul Aini dalam cabang Tenis Meja, dan Muhammad Afifuddin dalam cabang lari 100 meter.

Ayska mengaku telah berlatih ekstra selama sepekan ini. “Saya terus mengasah kemampuan  artikulasi, intonasi, hingga pembawaan diri,” ujar Ayska. Peserta didik XII IPS 3 ini optimis dapat tampil dengan baik. Ayska dijadwalkan bertanding pada Jum’at (25/3) di MAN 1 Jombang. “Semoga bisa mengharumkan nama  MAN 3 Jombang,” harap Ayska.

Lain Ayska, lain pula Tsania. Peserta didik XII MIPA 5 ini lebih fokus untuk melatih fisik, mental, dan konsentrasi. “Saya tak mau konsentrasi terganggu saat bertanding. Hal itu dapat mengurangi akurasi pukulan,” kata peserta didik berkaca mata ini.  

Afif pun setali tiga uang. Peserta didik XII Bahasa 1 ini meningkatkan latihan konsentrasi. Dia juga fokus memperbaiki teknik larinya. “Saya sangat bersungguh-sungguh dalam Porseni ini. Saya akan melakukan yang terbaik untuk Jombang,” ujar Afif. Sesuai jadwal, Afif akan bertanding pada Jum’at (25/3) di Stadion Merdeka Jombang.

Sutrisno selaku Kepala MAN 3 Jombang berharap ketiga peserta didiknya dapat bertanding secara maksimal. Sutrisno juga mendoakan agar ketiganya diberikan kelancaran. “Selamat berkompetisi dan tetap optimis,” pesan Sutrisno. (Zul)

Hari Pertama Ujian Madrasah di MAN 3 Jombang Berjalan Lancar

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) –  Hari pertama Ujian Madrasah Berbasis Komputer (UMBK) di MAN 3 Jombang berjalan lancar (19/3). Total banyaknya peserta  adalah 875 siswa. Mereka  adalah peserta didik kelas akhir dari empat jurusan, yaitu MIPA, IPS, Bahasa, dan Agama.  Bahasa Indonesia dan Sejarah Kebudayaan Islam adalah dua mata pelajaran yang diujikan pada hari pertama.

Peserta mengerjakan ujian di aula lantai dua dan tiga MAN Induk.   Mereka terbagi dalam delapan ruang ujian. Untuk menghindari kerumunan,  UMBK berlangsung dalam tiga sesi. Durasi untuk setiap sesi selama 2 jam 40 menit. Peserta didik putri melaksanakan UMBK pada sesi satu dan dua. Sementara itu, peserta didik putra mengerjakan ujian pada sesi tiga.

Ketua Panitia UMBK, Sugiyantoro mengatakan bahwa tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan ujian pada hari pertama. Pihaknya juga memperketat protokol kesehatan. “Sebelum memasuki ruangan, peserta   wajib cuci tangan, dan memakai masker,” ujar Sugiyantoro. Hal itu dilakukan untuk menghindari penularan Covid-19.

Sesuai jadwal, UMBK MAN 3 Jombang berlangsung selama sembilan hari. UMBK akan berakhir pada Senin (28/3).  Setiap harinya, terdapat dua mata pelajaran yang diujikan sesuai dengan jurusan peserta didik. “Dari semua jurusan, total ada 36 mapel,” pungkas Sugiyantoro. (Zul)