MAN 3 Jombang Raih Sembilan Kejuaran di Ajang Porseni Kabupaten

MAN 3 Jombang Raih Sembilan Kejuaran di Ajang Porseni Kabupaten

                               

                MAN 3 Jombang meraih delapan kejuaraan dalam ajang porseni tingkat Kabupten Jombang. Penyerahan piala penghargaan dilakukan di MAN 1 Jombang (11/9). Cabang pidato Bahasa Inggris meraih juara 1 atas nama Diana Nabila. Diana Nabila akan melaju ke seleksi selanjutnya yaitu porseni tingkat provinsi mewakili kabupaten Jombang. Diana Nabila adalah salah satu peserta didik dari MAN 3 Jombang yang pernah lolos mengikuti ajang pertukaran pelajar di luar negeri. Diana Nabila pernah tinggal selama satu tahun di Amerika Serikat untuk mengikuti program tersebut.

“Beberapa pekan sebelum seleksi lomba, Diana Nabila berlatih pidato di perpustakaan  MAN 3 Jombang. Selain berlatih di hadapan pembina lomba, Diana juga berlatih pidato di kelas yang disaksikan oleh peserta didik yang lai. Hal itu sangat penting untuk melatih keberanian dan konsentrasi,” tutur Syamsul Rizal selaku pembina lomba pidato bahasa Inggris.

Selain cabang lomba pidato bahasa Inggris, masih ada tujuh kejuaraan lain yang telah diraih oleh kontingen MAN 3 Jombang. Ketujuh kejuaraan tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Bulu tangkis pa, juara 2
  2. Lari 100 meter, juara 2
  3. Desain grafis, juara 3
  4. Bulu tangkis pi, juara 2
  5. Silat, juara harapan 1
  6. Volly putri, juara 2
  7. Singger, juara harapan 2
  8. MTQ, juara harapan 3
  9. Pidato Bahasa Inggris Juara 1

Porseni yang berlangsung beberapa hari tersebut telah menjadi ajang bagi peserta didik untuk mengasah kemampuan mereka di bidang seni dan olah raga. (LiT)

Workshop Pembentukan Penyuluh Antikorupsi di MAN 3 Jombang

Workshop Pembentukan Penyuluh Antikorupsi di MAN 3 Jombang

 

Beberapa perwakilan dari masing-masing kelas mengikuti workshop pembentukan penyuluh Antikorupsi. Workshop berlangsung selama dua hari (7 dan 14/9). Workshop tersebut dilakukan di aula lanatai dua MAN 3 Jombang. Setiap kelas mengirim dua orang untuk perwakilan. Tujuan workshop adalah untuk membentuk penyuluh antikorupsi di MAN 3 Jombang. Pembentukan penyuluh antikorupsi sebagai wujud keteladanan upaya pencegahan tindak pidana korupsi pada masyarakat Jombang.

Hadir dua orang pemateri dalam workshop tersebut. Mereka adalah  Nurul Hikmah, Lc., M.H.I. dan Emmilia Rusdiana, S.H. M.H. Kedua narasumber berasal dari Universitas Negeri Surabaya. Nurul Hikmah membawakan materi tentang Pancasila, Islam, dan antikorupsi. Sementara itu, Emmilia Rusdiana membawakan materi tentang urgensi peran penyuluh antikorupsi dan portofolio pengajuan sertifikasi.

“Semoga kami bisa mempraktikan hasil workshop di dunia kelas dan dalam kehidupan sehari-hari,” tutur salah satu peserta workshop. (LiT)

Guru MAN 3 Jombang Ikuti Workshop Kurikulum 2013 Menuju Abad Pembelajaran 21

Guru MAN 3 Jombang Ikuti Workshop Kurikulum 2013 Menuju Abad Pembelajaran 21

 

Salah satu guru bahasa Indonesia MAN 3 Jombang, Nur Faizah mengikuti workshop di Hotel Hariris, Surabaya (17—21). Workshop tersebut berisi tentang segala hal yang terkait dengan kurikulum 2013. Bedanya, kali ini kurikulum 2013 yang dimaksud adalah kurikulm 2013 yang menuju abad 21. Empat orang pemateri mengisi wokrshop yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur.

Dua orang mengisi bidang umum yaitu integrasi pembelajaran abad 21 dan kebutuhan serta karakteristik peserta didik masa kini. Keduanya berasal dari Universitas Negeri Surabaya yaitu Dr. Endah Budi Rahayu, M.Pd. dan Dr. Elok Sudibyo M.Pd.  Untuk materi terkait pembelajaran bahasa Indonesia, peserta dipandu oleh dua orang pemateri dari Universitas Negeri Malang. Mereka adalah Dr. Titik Harsiati, M.Pd. dan Dr. Didin Widaryanto, M.Pd.

Hasil dari workshop berupa RPP dan Lembar Kerja Siswa berbasis proyek. Materi yang telah diterima oleh peserta workshop harus dibagikan kepada anggota MGMP yang ada di daerahnya. Harapannya, semua madrasah bisa mempraktikkan pembelajaran bahasa Indonesia yang sesuai dengan abad pembelajaran 21.

“Semoga ada kelanjutan dari workshop ini berupa workshop-workshop selanjutnya untuk meningkatkan mutu guru-guru madrasah,” harap Nur Faizah. (LiT)

UKS MAN 3 Jombang Ikuti Advokasi dan Komunikasi Edukasi Kesehatah Reprosuksi Remaja

UKS MAN 3 Jombang Ikuti Advokasi dan Komunikasi Edukasi Kesehatah Reprosuksi Remaja

 

 

Kab. Jombang (MAN 3 Jombang) – UKS MAN 3 Jombang bekerja sama dengan Badan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (BP2KB) Kabupaten Jombang mengadakan KIE (5/8). KIE adalah advokasi dan komunikasi edukasi. Hal yanh dibahas adalah tentang kesehatan reproduksi remaja. Dua orang hadir sebagai pemateri. Peserta yang mengikuti komunikasi edukasi adalah perwakilan dari masing-masing kelas di MAN 3 Jombang.

Kesehatan reproduksi adalah suatu kesehatan yang sempurna baik secara fisik, mental, dan sosial. Bukan semata-mata terbebas dari penyakit atau kecacatan dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi, fungsi serta prosesnya. Materi terbagi menjadi tiga. Pertama, kesehatan reproduksi remaja yang meliputi pubertas, mimpi basah, menstruasi, penyakit menular seksual, dan jenis-jenis penyakit yang menyerang reproduksi remaja. Kedua, cara merawat kesehatan organ produksi. Ketiga, pendewasaan usia perkawinan (PUP) yang terbagi menjadi pengertian, tujuan, faktor yang mendorong pernikahan dini, dampak perikahan usia dini, dan cara untuk menanggulangi pernikahan dini.

“Melaui acara ini, saya tahu bagaimana cara merawat kesehatan organ reproduksi. Ada empat cara. Salah satunya adalah bagi perempuan setelah buang air kecil, membersihkan area kelamin dengan cara yang benar. Caranya adalah membersihkan dan menyiram air dari arah depan ke belakang agar kuman dari anus tidak ikut ke organ reproduksi. (LiT)

 

MGMP MA Bahasa Jepang Provinsi, Pererat Tali Persaudaran

MGMP MA Bahasa Jepang Provinsi, Pererat Tali Persaudaran

 

 

Kab. Jombang (MAN 3 Jombang) – Guru Bahasa Jepang MAN 3 Jombang ikuti MGMP bahasa Jepang tingkat Provinsi Jawa Timur (3/8). MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Bahasa Jepang dilakukan di MAN 1 Lamongan. Peserta MGMP berasal dari MA seluruh Jawa Timur. Acara selain berisi pembentukan pengurus MGMP guru Bahasa Jepang juga berupa tukar informasi terkait pembelajaran bahasa Jepang.

Acara juga dihadiri oleh Konsul Jenderal, Masaki Tani dan Ketua FKMGMP. Para pengurus MGMP dan peserta merancang program kerja kegiatan MGMP Guru Bahasa Jepang selama satu tahun ke depan. Setiap peserta boleh mengajukan usul, saran, dan pertanyaan.

“MGMP ini sangat penting untuk diikuti. Saya bisa bertemu dengan guru bahasa Jepang dari seluruh MA di Jawa Timur. Saya banyak mendapat saudara dan ilmu terkait Jepang dan pengajaran bahasa Jepang. (LiT)

 

Prof. Michael Nader Hadir di Graduation and Certificate Delivery MAN 3 Jombang

Prof. Michael Nader Hadir di Graduation and Certificate Delivery MAN 3 Jombang

 

Kelas unggulan melakukan acara opening ceremony pelaksanaan program kursus bahasa kelas unggulan (28/8).  Acara bertema Graduation and Certificate Delivery dihadiri oleh Prof. Michael Nader (Jerman) dan Dr. H. Langgeng Budianto, M.Pd. (UIN Malang). Prof. Michael Nader adalah salah satu dosen dari Universitas Jerman. Profesor tersebut sudah kelilig dunia dan melakukan riset kebudayaan dan kebahasaan yang ada di seluruh dunia.

Acara yang digelar oleh program unggulan MAN 3 Jombang tersebut merupakan penutupuan program kursus bahasa di kelas unggulan. Kursus bahasa yang ada di program unggulan adalah bahasa Inggris dan bahasa Arab. Pada acara tersebut, madrasah memberikan penghargaan bagi peserta didik the best untuk masing-masing kategori kursus dan jenjang kelas.

“Program kursus ini sangat luar biasa dan berhasil. Bukti dari program kursus bahasa ini adalah tiga  peserta didik kita bisa ikut pertukaran pelajar ke Jepang, Jerman, dan Amerika serikat,” tutur Sutrisno, kepala MAN 3 Jombang.

Masih di acara yang sama, Prof. Micahel pun memberi motivasi kepada peserta didik untuk selalu berani berbahasa Inggris.

“Bahasa Inggris sangat penting untuk dunia komunikasi internasional. Apalagi kita sekarang berada pada masa teknologi, 4.0,” kata Michael. (LiT)