PPI Got Talent: Ajang Pencarian Talenta Baru MAN 3 Jombang

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Pusat Prestasi dan Inovasi (PPI) MAN 3 Jombang membuat gebrakan dengan menyelenggarakan PPI Got Talent (23/11).   Terdapat 8 lomba yang dapat diikuti peserta didik. Lomba-lomba tersebut diantaranya presenter, da’i, khitobah,qiro’atus syiir, ghina aroby, taqdimul qishoh, duta moderasi, dan fashion show. Pelaksanaan lomba di beberapa tempat seperti aula lantai 2, aula lantai 3, dan gedung PPI. Kegiatan ini berlangsung dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

PPI Got Talent disambut meriah oleh peserta didik, terbukti dengan membludaknya jumlah pendaftar. Salah satu peserta, Aurel (X MIPA 4) mengaku senang dengan adanya lomba ini. Ia mengikuti lomba presenter berita. “Semoga nantinya banyak kegiatan-kegiatan seperti ini untuk memacu kreavitas saya dan teman-teman  lainnya,” ujar Aurel.

Koordinator PPI Got Talent, Yantini mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjaring talenta-talenta baru MAN 3 Jombang. Pemenang dari masing-masing lomba akan berpeluang menjadi delegasi Man 3 Jombang dalam berbagai kompetisi.

Jelang PAS, MAN 3 Jombang Adakan Simulasi

Kabupaten Jombang (Man 3 Jombang) – Peserta didik Man 3 Jombang akan mengikuti penilaian akhir semester. Untuk mempersiapkannya, Panitia PAS mengadakan kegiatan simulasi (22/11). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik yang terbagi dalam dua sesi. Peserta didik menempati ruangan kelas yang nantinya mereka gunakan untuk ujian. Terdapat 10 ruang di MAN Induk, 10 ruang di MAN Utara, dan 14 ruang di MAN Timur. Simulasi PAS terlaksana dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Koordinator IT, Ahmad Munir mengatakan   salah satu tujuan diadakannya simulasi adalah untuk mengetahui kesiapan jaringan , listrik, wireless, dan lain sebagainya. Apabila terdapat permasalahan pada hal tersebut dapat diperbaiki secepatnya, sehingga nantinya tidak akan mengganggu pelaksanaan PAS.

Tujuan lain kegiatan simulasi ini disampaikan oleh ketua panitia, Sahri. “Dengan diadakannya simulasi, diharapkan peserta didik betul-betul siap menghadapi PAS. Mereka paham di ruang mana mereka akan ujian, paham apa saja yang harus dipersiapkan, dan paham apa yang harus dilakukan jika nantinya mengalami kendala pada jaringan,” tutur Sahri. (Zul)