Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Kualitas dari sebuah sekolah dapat dilihat dari alumninya. MAN 3 Jombang yang dulunya bernama MAN Tambakberas telah mencetak banyak alumni sukses. Di antara mereka ada yang telah menjadi ulama, rektor, profesor, dokter, polisi, tentara, pejabat di berbagai kementerian, hingga pengusaha. Para alumni tersebut memiliki wadah tersendiri untuk menjaga silahturahmi. Wadah tersebut bernama Ikatan Keluarga Alumni MAN Tambakberas (IKAMANTAB).
Kepala MAN 3 Jombang, Sutrisno pada Minggu (15/5) melantik pengurus IKAMANTAB. Acara pelantikan dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan Wisuda Purna Siswa yang berlokasi di MAN Induk. Prof. Dr. Nur Ali, M.Pd menjadi Ketua Umum IKAMANTAB untuk periode 2022-2027. Akademisi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ini sebelumnya telah terpilih dalam acara Munas IKAMANTAB di Malang pada akhir Maret lalu.
Berikut adalah nama-nama pengurus harian IKAMANTAB Periode 2022-2027 :
Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – MAN 3 Jombang sukses menyelenggarakan Wisuda Purna Siswa atau Muwadda’ah pada Minggu (15/5). Muwadda’ah adalah salah satu agenda besar dari madrasah yang berada dalam naungan Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum ini. Acara terlaksana di MAN Induk secara meriah. Total terdapat 875 siswa yang diwisuda pada hari itu. Mereka terdiri atas 93 siswa jurusan Bahasa, 138 siswa jurusan Agama, 314 siswa jurusan IPS, dan 330 siswa jurusan MIPA.
Suasana haru menyelimuti saat satu persatu wisudawan dipanggil dan maju ke atas panggung dalam prosesi penyematan tanda wisuda. Lagu kebangsaan seperti Hymne Guru dan Terima Kasihku dibawakan tim paduan suara MAN 3 Jombang dengan merdu untuk mengiringi prosesi itu.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada para wisudawan terbaik. Total terdapat 32 wisudawan yang mendapatkan penghargaan. Mereka adalah peraih prestasi di berbagai kompetisi, peraih nilai terbaik di masing-masing jurusan, dan wisudawan tahfidz Al-Qur’an.
Perwakilan wali siswa, Supriyanto Abdi lewat pidatonya menyampaikan terima kasih atas bimbingan kepala madrasah dan para guru MAN 3 Jombang. Wali dari Ayska Rahma Daffadilla (XII IPS 3) ini mengapresiasi komitmen MAN 3 Jombang dalam mendidik siswa sehingga mereka dapat berprestasi. “Mohon do’akan agar anak-anak kami dapat mengembangkan kapasitas mereka setelah lulus dari madrasah ini,” ujar Supriyanto Abdi.
Kepala MAN 3 Jombang, Sutrisno dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh wali siswa. Sutrisno berpesan agar seluruh wisudawan tetap menjaga akidah dan terus melanjutkan pendidikan. “Saya harap anak-anak dapat menjaga nama baik MAN 3 Jombang dan Pondok Pesantren Bahrul Ulum,” ujar Sutrisno. Pada kesempatan itu pula, Sutrisno menyerahkan pengasuhan wisudawan dari madrasah kepada wali siswa. “Saya mewakili segenap dewan guru, memohon maaf apabila ada kesalahan dan kekhilafan dalam mendidik anak-anak,” pungkas Sutrisno.
Wisuda Purna Siswa ini dihadiri pula oleh Bupati Jombang, Nyai Hj. Mundjidah Wahab. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan terima kasih kepada MAN 3 Jombang atas kerja samanya dengan Pemkab Jombang terkait pembelajaran pada masa pandemi. Menurutnya, MAN 3 Jombang telah melaksanakan pembelajaran dengan protokol kesehatan yang ketat sehingga turut membantu menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Jombang. Tak lupa, Bupati memberikan motivasi kepada para wisudawan untuk terus mengembangkan potensi diri.
Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, KH. M. Wafiyul Ahdi turut memberikan motivasi kepada para wisudawan. Gus Wafi berharap agar mereka menjadi pribadi yang berkualitas. “Semoga seluruh wisudawan menjadi pribadi yang memberikan pengaruh positif terhadap lingkungan di sekitarnya,” harap Gus Wafi.
Wisuda Purna Siswa menjadi istimewa dengan kehadiran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia, Nizar Ali. Lewat orasi ilmiahnya, Nizar Ali menyampaikan materi terkait modernisasi pendidikan terutama di madrasah yang berada dalam lingkungan pondok pesantren. Menurutnya, modernisasi pendidikan sangat penting agar para santri dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Nizar juga mengapresiasi adanya Pusat Prestasi dan Inovasi (PPI) yang merupakan program unggulan MAN 3 Jombang. “PPI sangat penting sebagai wadah dalam menampung kebutuhan siswa untuk berprestasi, “ ujarnya. Selanjutnya Nizar memberikan semangat kepada para wisudawan agar tidak berhenti belajar. “Anak-anak harus memiliki semangat untuk terus melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, bahkan bisa kuliah ke luar negeri,” kata Nizar.
Muwadda’ah ditutup dengan mauizatul hasanah yang disampaikan oleh KH. Su’udi Sulaiman. Alumni MAN Tambakberas ini berpesan agar para wisudawan tidak meninggalkan sholat berjamaah. “Jangan putus membacakan Al-Fatihah untuk guru-guru kalian. Dengan begitu Insya Allah ilmu yang kalian dapat, akan bermanfaat dan barokah dunia akhirat,” ujar KH. Su’udi Sulaiman lewat ceramahnya. (Zul)