Tiga Peserta Didik MAN 3 Jombang Menjadi Juara English Competition Tingkat Nasional

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) –English Family MAN 3 Jombang ukir prestasi membanggakan. Tiga anggota ekstrakurikuler ini mendapat juara di English Competitions The 7th Esa’s Anniversary. Penyelenggara lomba tingkat nasional ini adalah IAI Al-Qolam Malang. Lomba terlaksana secara offline di kampus Institut Agama Islam tersebut pada Senin (1/2/2022).  

Terdapat tiga kategori lomba. Dua diantaranya diikuti oleh English Family MAN 3 Jombang, yakni Story Telling dan Speech. Pada cabang Story Telling, dua peserta didik MAN 3 Jombang berhasil menjadi pemenang. Nadia Fathma Zahirah Putri Handoyo (XI Bahasa 2) menjadi juara pertama dan Naura Fathia Al-Faza (XII IPS 3) sebagai juara kedua. Pada cabang Speech, Religina Jayanti (XII Bahasa 2) berhasil menjadi juara ketiga.

Nadia Fathma mengungkapkan bahwa butuh perjuangan untuk meraih kemenangan. Selain harus menghapal teks dan memainkan ekspresi wajah, Nadia harus mempersiapkan kostum sesuai dengan cerita yang dibawakan yaitu Cinderella. Terdapat dua kostum yang digunakan Nadia. Pertama, kostum lusuh yang dikenakan untuk menggambarkan penderitaan Cinderella di bawah tekanan ibu dan saudara tirinya. Kedua, kostum gaun yang dia kenakan saat Cinderella menghadiri pesta dansa. Menurut Nadia, membutuhkan kecepatan dalam berganti kostum saat tampil. “Sangat tidak mudah berganti kostum secara cepat. Saya butuh satu bulan latihan,” ujar Nadia. Upaya Nadia membuahkan hasil. Dia menjadi pemenang ajang ini.

Lain Nadia, lain pula Religina Jayanti. Peserta didik yang kerap disapa Rere ini mengatakan bahwa dia cukup gugup mengikuti lomba Speech ini. Rere menjadi peserta urutan pertama yang tampil di depan juri. “Menjadi urutan pertama membuat saya sedikit grogi karena akan menjadi standart penilaian juri untuk peserta berikutnya,” ujar Ketua OSIS Putri  MAN 3 Jombang ini. Rere membawakan materi tentang revolusi gaya berbusana bangsa Indonesia. Dalam penampilannya, Rere juga mengenakan kain khas nusantara. “Agar sesuai dengan materi yang saya sampaikan,” kata Rere.

Pembina English Family, Mohammad Syamsul Rizal Firdaus mengaku bangga dengan anak-anak didiknya. Menurutnya, kesuksesan mereka dalam lomba ini berkat kekompakan tim English Family. “Selain anggota yang memiliki solidaritas tinggi, English Family memiliki alumni yang turut mendampingi dan mendukung kami dalam setiap perlombaan,” ujar pria yang disapa Mr. Syam ini. (Zul)

Tingkatkan Keakraban, Kelas Unggulan MAN 3 Jombang Mengadakan Outbound

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Program Kelas Unggulan MAN 3 Jombang adakan Bina Suasana dan Outbound. Sasaran dari kegiatan ini adalah peserta didik kelas X Unggulan, yakni X MIPA 1, X MIPA 5, X MIPA 6, dan X IPS 3. Kegiatan berlangsung selama dua hari. Peserta didik putri melaksanakannya pada Hari Senin (1/8), sedangkan putra pada Selasa(2/8). Dengan mengendarai bus, peserta didik dibawa ke Padepokan Wonosalam Lestari untuk mengikuti kegiatan ini.

Di lokasi outbound, sudah ada tim pemandu yang mengawal kegiatan sampai selesai. Berbagai permainan bernilai edukasi diikuti oleh peserta didik. Permainan-permainan itu menguji kekompakan, konsentrasi, kepemimpinan, keberanian dan jiwa sosial. Salah satu permainan yang menarik adalah memindahkan bola dengan tali yang ujung-ujungnya dipegang setiap peserta. Selain itu ada pula permainan mengisi pipa berlubang dengan air hingga penuh. Peserta didik harus bekerjasama dalam menutup lubang-lubang dalam pipa. Tak kalah seru adalah flying fox. Peserta didik tampak antusias mencoba permainan ini. Peserta didik juga diajak jelajah alam untuk lebih meningkatkan rasa kepedulian mereka terhadap lingkungan.

Koordinator kelas unggulan, Abdul Mukhid mengatakan bahwa kegiatan bina suasana ini adalah program rutin untuk kelas unggulan. Program ini sempat terhenti karena pandemi dan tahun ini dapat terlaksana kembali. Menurut pria yang kerap disapa Mr. Mukhid ini, kegiatan bina suasana bertujuan untuk mencipatakan suasana kelas yang harmonis sehingga dapat mendukung kenyamanan peserta didik dalam belajar. “Bina suasana akan membuat peserta didik bisa akrab satu sama lain,” ujar Mukhid.

Kegiatan bina suasana disambut baik oleh peserta didik. Rully Ahmad Wildan Hariry misalnya. Peserta didik kelas X MIPA 1 ini mengaku senang dengan kegiatan ini. “Saya menikmati setiap permainan dan mendapat banyak pelajaran berharga seperti kekompakan dan kepemimpinan,” ujar Wildan.  (Zul)