Peserta Didik MAN 3 Jombang Juara 3 KSM Kabupaten Mapel Ekonomi Terintegrasi

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Pengumuman Hasil Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Kabupaten telah dirilis pada Kamis (18/8/2022). Delegasi MAN 3 Jombang menjadi Juara 3 untuk mata pelajaran (mapel) Ekonomi Terintegrasi. Dia adalah Nurul Aziziya Chusnan dari Kelas XI MIPA 4.

Prestasi yang diraih Nurul membuatnya lolos ke KSM Tingkat Provinsi. Sesuai jadwal, Nurul akan mengikuti ajang bergengsi itu pada September nanti. Sebagai persiapan, Nurul akan menjalani bimbingan intensif setiap hari.

Koordinator BPMO, Bagus Amrullah telah mempersiapkan program pembekalan untuk anak didiknya itu. ” Kami akan membekali Nurul dengan materi-materi integrasi dan keilmuan Ekonomi,” ujar Bagus. Guru Matematika ini menambahkan bahwa pihaknya juga akan mendatangkan alumni yang pernah menjadi juara. “Alumni akan berbagi pengalaman dan motivasi. Mereka juga ikut membantu dalam proses pembimbingan,” lanjut Bagus.

Selain Nurul, terdapat dua peserta didik MAN 3 Jombang yang mendapat prestasi dalam KSM Tingkat Kabupaten. Mereka adalah Diaz Mega Sakinah dan Elsa Aulia. Keduanya merupakan peserta didik Kelas XI MIPA 4. Mereka sama-sama mewakili madrasah dalam mapel Biologi Terintegrasi. Berturut-turut mereka meraih Harapan 2 dan 3. Diaz dan Elsa tidak dapat melanjutkan ke tahap selanjutnya karena yang diambil hanya tiga besar saja. (Zul)

Peserta Didik MAN 3 Jombang Terpilih Sebagai Tim Paskibra Kabupaten

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Rizky Ubaidillah (XI MIPA 3) menjadi bagian dari 70 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Jombang. Dalam upacara Peringatan HUT RI ke-77 (17/8/2022) di Alun-Alun Jombang, Ubaid bertugas sebagai pasukan 45-1. Perasaan harus dirasakannya tatkala bendera merah putih dikibarkan dengan sempurna. Terbayar segala perjuangan dalam latihan keras selama ini.

Untuk terpilih sebagai paskibra kabupaten, Ubaid harus melalui seleksi yang cukup ketat. Setelah seleksi administrasi, dia mengikuti tes wawasan, psikotes, tes kesehatan, samapta, PBB, hingga pantukhir. Ubaid mengaku sempat mengalami kesulitan dalam mengatur waktu. “Saya harus menyeimbangkan semua persiapan paskibra ini dengan kegiatan pondok. Alhamdulillah lambat laun terbiasa, “ ujar peserta didik kelahiran Cirebon 16 tahun lalu ini.

Ubaid mengatakan bahwa dia memiliki banyak pelajaran berharga dari keikutsertaannya dalam paskibra kabupaten. “Saya belajar tentang pentingnya kedisiplinan, kesetiakawanan, dan nasionalisme,” kata Ubaid saat dihubungi usai kegiatan upacara penurunan bendera.

Ubaid berharap, tahun depan banyak peserta didik Man 3 Jombang yang lolos ke tahap kabupaten bahkan provinsi dan nasional. “Teman-teman bisa mengikuti ekstrakurikuler paskibra di MAN 3 Jombang. Alhamdulillah pengalaman di ekstrakurikuler tersebut sangat bermanfaat Ketika saya masuk karantina paskibra kabupaten,” tutur Ubaid.

Verda Agustina Wintaryanti selaku pembina OSIS mengatakan bahwa keberadaan ekstrakurikuler paskibra sangat membantu peserta didik dalam mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi paskibra setiap tahunnya. “Latihan rutin akan menjadi sarana bagi kami dalam menyaring peserta didik terbaik untuk diikutkan dalam seleksi tahun berikutnya,” ujar guru asal Banyuwangi ini. (Zul)