Informasi Mengenai Psikotes Peserta Didik Baru MAN 3 Jombang
Psikotes yang semula dijadwalkan pada 19 Maret 2022, ditunda pelaksanaannya. Peserta didik baru akan melaksanakan psikotes pada saat MOS/MODB.
MAN 3 JOMBANG PP. BAHRUL ULUM TAMBAKBERAS
MAN 3 JOMBANG KAYA JUARA
Psikotes yang semula dijadwalkan pada 19 Maret 2022, ditunda pelaksanaannya. Peserta didik baru akan melaksanakan psikotes pada saat MOS/MODB.

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Dalam rangka memperingati HUT ke-53 sekaligus Isra Mikraj 1443 H, MAN 3 Jombang adakan istighosah di Gedung Islamic Center (10/3). Acara tersebut turut mengundang Pengurus Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Ketua Komite, dan Kapolres Jombang. Acara dibuka dengan penampilan Tim Banjari MAN 3 Jombang dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustaz Aminuddin. Selanjutnya, KH. Imron Rosyadi memimpin jalannya istighosah.
Kepala MAN 3 Jombang, Sutrisno dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas pencapaian MAN 3 Jombang. Sutrisno memaparkan prestasi madrasah yang dipimpinnya dari kancah nasional hingga internasional. “MAN 3 Jombang telah mendapat predikat madrasah sehat, madrasah literasi, madrasah berkarakter, hingga madrasah adiwiyata,” ujar Sutrisno bangga. Tak lupa Sutrisno berpesan kepada peserta didik untuk meningkatkan semangat belajarnya.

Kapolres Jombang, AKBP Moh Nurhidayat diberikan kesempatan untuk memberikan motivasi kepada peserta didik MAN 3 Jombang. Nurhidayat bercerita tentang pengalaman hidupnya dari awal mendaftar polisi hingga menjadi kapolres seperti sekarang. Para peserta didik tampak antusias mendengarkan pemaparan Kapolres Jombang. Nurhidayat berpesan kepada peserta didik yang ingin mendaftar polisi untuk menguatkan tekad dan terus berlatih.
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, KH. Wafiul Ahdi dalam sambutannya menceritakan sejarah MAN 3 Jombang. “Madrasah ini lahir dari ide KH. Abdul Wahab Hasbullah agar Bahrul Ulum dapat mencetak santri-santri yang intelektual,” terangnya. Gus Wafi berharap prestasi MAN 3 Jombang terus berkembang.
Usai sambutan-sambutan, agenda dilanjutkan dengan mauidhoh hasanah oleh KH. M. Fadlullah Malik. Dengan gaya ceramahnya yang khas, Gus Fad menyampaikan makna Isra Mikraj. Gus Fad mengajak seluruh hadirin untuk terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
Peringatan HUT ke-53 MAN 3 Jombang dan Isra Mikraj berlangsung selama tiga jam. Kegiatan yang dipandu Agung Bahroni ini terlaksana secara sederhana namun khidmat. (Zul)

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Masih ingat dengan PPI Got Talent? Kegiatan yang diprakarsai oleh Pusat Prestasi dan Inovasi ini telah menjaring bakat-bakat baru peserta didik MAN 3 Jombang. Erva Uyun Nurrochmah salah satunya. Uyun adalah pemenang PPI Got Talent bidang menyanyi berbahasa Arab. Peserta didik XI IPS 3 ini baru saja dinobatkan sebagai juara 3 Lomba Menyanyi Arabic Language Festival (8/3). Penyelenggara lomba adalah Prodi Bahasa Arab Universitas Muhammadiyah Malang. Lomba bertaraf nasional ini dilaksanakan secara daring.
Lomba ini terdiri atas dua babak. Pada babak penyisihan (3/3), peserta mengirimkan rekaman video menyanyikan lagu berbahasa Arab. Panitia menyediakan beberapa pilihan lagu. Uyun memilih lagu berjudul Balaghal Ula. Pada babak final (7/3), peserta diwajibkan menyanyi lagu berjudul Ya Raab secara teleconverence melalui aplikasi Zoom. “Saya alami kesulitan pada pelafalan lirik lagu ini. Alhamdulillah, saya dapat tampil maksimal setelah seminggu latihan,” ujar Uyun. Dengan raihan nilai 180, Uyun berhasil keluar sebagai juara ketiga.
Yantini selaku pembina mengaku bangga dengan pencapaian Uyun. “Dia juara PPI Got Talent. Alhamdulillah, Uyun baru kali pertama kami ajak lomba dan langsung mendapat juara tiga,” tutur Yantini. Sekadar tahu, Man 3 Jombang kirim tiga delegasi dalam lomba ini. Dua diantaranya masuk tiga besar. Mereka adalah Ardaniyatus Azzahrah (XII IPS 5) sebagai juara pertama dan Uyun sebagai juara ketiga. (Zul)

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Jargon “Madrasah Kaya Juara” memang pantas disematkan untuk Man 3 Jombang. Peserta didiknya memiliki ragam prestasi membanggakan. Salah satunya Adinda Octavia Setiowati. Peserta didik XI MIPA 5 ini telah berkali-kali mendapatkan juara lomba kaligrafi tingkat nasional. Kali ini Adinda kembali dengan prestasi terbarunya. Bukan kaligrafi, melainkan prestasi pada bidang lain. Adinda baru saja menjadi pemenang Lomba Membaca Puisi Arabic Language Festival (8/3). Penyelenggara lomba adalah Prodi Bahasa Arab Universitas Muhammadiyah Malang.
Lomba berlangsung secara daring dalam dua tahapan. Pada tahap penyisihan (3/3), peserta diminta mengirimkan video membaca puisi berbahasa Arab. Panitia menyediakan pilihan tiga judul puisi. Video harus berdurasi paling lama tujuh menit. Dari babak penyisihan diambil tujuh besar yang berhak melaju ke final. Adinda salah satunya. Babak final dilaksanakan secara teleconverence melalui aplikasi Zoom (7/3). Adinda tampil meyakinkan meski sempat terganggu dengan masuknya suara peserta lain. “Alhamdulillah saya bisa berkonsentrasi dalam membaca puisi,” ujar siswi yang ingin menjadi guru seni rupa ini. Adinda berhasil mendapat nilai tertinggi, yakni 170. Raihan nilai itu membuatnya menjadi juara pertama.
Yantini selaku pembina mengaku bangga dengan pencapaian anak didiknya itu. Menurutnya, Adinda adalah anak yang memiliki kemauan keras dalam belajar. “Sebelumnya, dia sempat ikut lomba serupa tapi kalah. Alhamdulillah kali ini langsung juara pertama,” tutur Yantini. (Zul)

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Ardaniyatus Azzahra (XII IPS 5) harumkan nama MAN 3 Jombang. Siswi yang kerap dipanggil Arni ini menjadi pemenang Lomba Menyanyi Arabic Language Festival (8/3). Penyelenggara lomba adalah Prodi Bahasa Arab Universitas Muhammadiyah Malang. Lomba bertaraf nasional ini dilaksanakan secara daring.
Pada babak penyisihan (3/3), peserta diminta mengirimkan rekaman video menyanyikan lagu berbahasa Arab. Panitia menyediakan beberapa pilihan lagu. Arni memilih menyanyikan lagu berjudul Qalbi Sajad. Dari babak penyisihan diambil 7 besar yang berhak melaju ke final. Arni salah satunya.
Babak final berlangsung secara teleconverence melalui aplikasi Zoom (7/3). Peserta wajib menyanyikan lagu berjudul Ya Raab. Arni mengaku bahwa lagu tersebut cukup sulit dinyanyikan. “Kesulitannya pada bagian reff. Nada lagu mulai naik dan pelafalan teksnya susah,” tuturnya. Menurut Arni, babak final adalah tahapan tersulit kompetisi ini. Menyanyi lewat Zoom cukup membuatnya canggung. “Saya takut saat menyanyi terjadi kendala teknis seperti gangguan sinyal internet,” ujar siswi yang ingin menjadi guru ini. Beruntung ketakutannya tak terjadi. Suara emasnya berhasil menarik perhatian juri. Dengan raihan nilai 184, Arni berhasil menjadi juara pertama.
Yantini selaku pembina mengatakan bahwa Man 3 Jombang mengirimkan tiga delegasi untuk mengikuti lomba ini. Selain Arni, terdapat nama Mochammad Alfin Syawaludin (XI MIPA 2) dan Erva Uyun Nurochmah (XI IPS 3). Ketiganya berhasil masuk final. Arni berhasil juara pertama sedangkan Erva menjadi juara ketiga. “Semoga prestasi MAN 3 Jombang dalam bidang menyanyi lagu berbahasa Arab makin meningkat,” harap Yantini. (Zul)

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang)– Mahasiswa Universitas KH. Wahab Hasbullah (Unwaha) secara resmi mengakhiri kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di MAN 3 Jombang. Hal tersebut ditandai dengan kegiatan penutupan yang terlaksana pada Senin (7/3). Bertempat di aula lantai 2 MAN Induk, kegiatan itu berlangsung khidmat. Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan salah satu mahasiswa.
Chusnul Chotimah selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Unwaha menyampaikan terima kasih kepada MAN 3 Jombang karena telah menerima mahasiswanya dengan baik. “Mahasiswa kami merasa nyaman praktik mengajar di sini. Guru pamong sangat telaten mengajari mahasiswa kami tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan kegiatan mengajar,” ujarnya. Chusnul juga menyampaikan permohonan maaf jika mahasiswanya kurang maksimal dalam melaksanakan praktik mengajar.
Dalam sambutannya, Sutrisno selaku Kepala MAN 3 Jombang menyampaikan pesan dan kesan kepada seluruh mahasiswa PPL. Sutrisno berharap mahasiswa PPL dapat memetik pelajaran dari setiap pengalaman praktik di MAN 3 Jombang.

Acara penutupan PPL berlangsung selama satu jam. Kegiatan itu diakhiri dengan penyerahan cendera mata dari Unwaha kepada MAN 3 Jombang.
Sekadar tahu, terdapat 23 mahasiswa yang telah melaksanakan kegiatan praktik. Mereka dari Prodi Pendidikan Agama Islam, Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Matematika, Fisika, dan Biologi. Periode pelaksanaan PPL dari tanggal 7 Februari hingga 7 Maret 2022. (Zul)

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Tertarik dengan Man 3 Jombang, Forum Madrasah Aliah Terakreditasi Kabupaten Tuban lakukan studi banding (1/3). Total terdapat 32 orang hadir di aula lantai dua MAN 3 Jombang. Mereka terdiri atas kepala madrasah, waka kurikulum, operator, dan guru BK dari delapan madrasah swasta yang tergabung dalam forum tersebut.
Moh. Arifudin selaku ketua Forum MA Terakreditasi Kabupaten Tuban mengatakan bahwa kedatangan mereka bertujuan untuk silahturahmi dan belajar langsung dari MAN 3 Jombang. “Capaian prestasi dan bagusnya mutu lulusan MAN 3 Jombang membuat kami ingin belajar dan menerapkannya ke madrasah kami,” ujarnya. Menurut Arifudin, MAN 3 Jombang adalah contoh dari madrasah yang maju tanpa mengurangi kultur pesantren.
Kepala MAN 3 Jombang, Sutrisno dengan hangat berbagi tip tentang pengelolaan madrasah. Dia juga dengan sabar menjawab berbagai pertanyaan dari peserta. Ada yang bertanya tentang rahasia meningkatkan prestasi, kiat agar lulusan diterima di perguruan tinggi negeri, hingga cara mendapatkan banyak siswa.
Kegiatan studi banding ini diakhiri dengan pemberian cendera mata dari MAN 3 Jombang kepada Forum MA Terakreditasi Kabupaten Tuban, dan sebaliknya. Sutrisno berharap capaian Man 3 Jombang senantiasa dapat menginspirasi madrasah lainnya. (Zul)

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Zahrotin Nur Firda berjaya dalam ajang MC Choice Award. Peserta didik dari kelas XI MIPA 6 ini meraih juara kedua dalam ajang tersebut (26/2). Penyelenggara lomba adalah UINSA Public Speaking. Lomba bertaraf nasional ini dilaksanakan secara daring. Pesertanya adalah masyarakat umum dari seluruh penjuru tanah air.
Lomba berlangsung dalam satu tahapan. Peserta diminta membuat rekaman video berdurasi enam menit. Dalam video tersebut, peserta memandu suatu acara dengan tema yang sudah ditetapkan panitia. Tema tersebut adalah Diesnatalis UINSA Public Speaking. Batas pengumpulan video adalah 22 Februari 2022. Firda mengaku mengalami kesulitan saat rekam gambar. “Saya ambil gambar lebih dari 15 kali karena berbagai kendala. Alhamdulillah, berhasil mengumpulkannya tepat waktu,” ujar siswi yang bercita-cita mendirikan kafe literasi ini.

Video penampilan Firda rupanya menarik perhatian juri. Ia mendapatkan nilai 275. Nilai tersebut membuatnya menjadi juara 2. Dari tiga besar pemenang, hanya Firda yang masih berstatus sebagai pelajar. Juara lainnya adalah mahasiswa yang usianya jauh di atas Firda. “Alhamdulillah, saya tidak menyangka mendapat juara 2. Ini jadi motivasi saya untuk lebih menekuni public speaking,” ujarnya bahagia. (Zul)


Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Layla Mazidatus Sa’adah kembali harumkan nama MAN 3 Jombang. Siswi XII MIPA 6 ini berhasil menjadi Juara 3 Mathematics Olympiad of UNIPDU (19/2). Selain Layla, ada juga nama Angelita Firdaus (XII MIPA 5) yang berhasil menjadi Harapan 1. Penyelenggara lomba tingkat provinsi ini adalah FKIP Universitas Pesantren Tinggi Dahrul ‘Ulum Jombang.
Lomba terdiri atas tiga babak. Pada babak penyisihan (12/2), peserta mengerjakan 15 soal pilihan ganda dan lima soal isian singkat. Pelaksanaan babak ini secara daring. 25 peserta terbaik di tahap ini lolos ke semi final. Pada babak semi final yang berlangsung daring (14/2), peserta mengerjakan total 15 soal. “Saya harus mengerjakan 10 soal isian singkat dan 5 soal yang jawabannya perlu penjabaran,” ujar Layla. Siswi kelahiran Jombang, 13 Mei 2004 ini termasuk dalam 8 besar yang berhak lolos ke babak selanjutnya.
Babak final dilaksanakan secara tatap muka di Unipdu (19/2). Ada tiga tahapan dalam babak ini. Tahap pertama, peserta memilih amplop soal dan menjawabnya. Tahap kedua, peserta harus adu cepat dalam menjawab soal. Dalam kedua tahap tersebut, peserta mendapatkan penambahan poin jika menjawab benar. Peserta juga mendapat pengurangan poin jika menjawab salah. Pada tahap ketiga, peserta harus mempertaruhkan nilai yang sudah mereka kumpulkan. Jika menjawab benar, mereka akan mendapat penambahan sejumlah poin yang dipertaruhkan. Jika salah mereka harus kehilangan sejumlah poin itu.
Keberhasilan delegasi MAN 3 Jombang ini tak lepas dari bimbingan Didik Suliswanto dan Esa Trisnayanti selaku pembina. “Strategi kami dalam setiap bimbingan adalah mengkolaborasikan siswa senior dengan junior agar mereka saling menjadi tutor belajar bersama,” ujar Didik. Pihaknya berharap tim olimpiade matematika MAN 3 Jombang dapat meraih prestasi yang lebih baik. “Kami membidik prestasi di KSN dan KSM 2022. Semoga bisa,” harap pria asal Lamongan itu. (Zul)

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Tak melulu bidang akademik, MAN 3 Jombang juga memiliki prestasi dalam bidang seni. Kaligrafi salah satunya. Adinda Octavia Setiowati (XI MIPA 5) harumkan nama madrasah dalam Lomba Kaligrafi Tingkat Nasional (11/2). Ia menjadi juara ketiga. Penyelenggara lomba adalah Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Adinda mengikuti kategori kaligrafi kontemporer.
Lomba terlaksana secara daring. Dalam lomba ini, peserta diwajibkan melukis kaligrafi dari hadist yang disediakan panitia. Peserta menyelesaikan karya selama dua jam lebih 30 menit. Segala proses pengerjaan wajib terlihat di layar Zoom. “Saya harus pintar mengatur strategi, agar kaligrafi saya selesai tepat waktu,” ujar Adinda. Meski sempat terkendala sinyal, namun Adinda berhasil menyelesaikan karyanya dengan baik. Ia memperoleh nilai 198 dan menjadi juara ketiga.

Ahmad Zarqoni selaku pembina mengatakan bahwa prestasi siswa MAN 3 Jombang dalam bidang kaligrafi ini menumbuhkan optimisme untuk meraih juara dalam lomba-lomba selanjutnya. “Semoga prestasi bidang kaligrafi MAN 3 Jombang terus meningkat,” harap Zarkoni. (Zul)