MAN 3 Jombang Gelar Masa Orientasi Pramuka

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – MAN 3 Jombang kenalkan pendidikan kepramukaan kepada siswa baru. Acara bertajuk Masa Orientasi Pramuka (MOP) ini dihelat dalam dua hari. Hari Sabtu (20/11) pesertanya adalah siswa kelas X putra, sedangkan Minggu (21/11) pesertanya adalah siswi kelas X putri.  Tema MOP tahun ini adalah Mewujudkan Pramuka MAN 3 Jombang CAKAP SESOSIF (Spiritual, Emosional, Intelektual, Sosial,dan  Fisik). Pelaksanaan kegiatan di dua tempat yakni lapangan MAN induk dan GSG Wahab Chasbullah.

Peserta mengikuti beragam kegiatan dari apel pembukaan, lomba hasta karya, lomba pioneering, hingga lomba yel-yel. Semua kegiatan berlangsung dengan protokol kesehatan yang ketat. Pada akhir pelaksanaan setiap harinya, terdapat pengumuman pemenang lomba. Kelas X IPS 1, X IPS 2, dan X MIPA 1 berhasil menjadi kelas terbaik putra. Sementara itu, X MIPA 4, X AGAMA 3, dan X IPS 4 menjadi kelas terbaik putri. Salah satu peserta, Bunga Ananda mengungkapkan rasa senangnya terhadap kegiatan ini. “Acaranya seru. Bisa berkenalan dengan teman-teman baru yang berbeda kelas dengan saya,” ujar siswi kelas X Bahasa 2 ini.

Kepala MAN 3 Jombang, Sutrisno menyampaikan pesan kepada siswa-siswi MAN 3 Jombang untuk aktif dalam kegiatan Pramuka. “Pramuka dapa menumbuhkan sikap disiplin para siswa,” kata Sutrisno dalam sambutannya. Pihaknya berharap kegiatan kepramukaan MAN 3 Jombang dapat terus berkembang dan meraih prestasi.

Verda Agustina Wintaryanti selaku pembina mengatakan bahwa pramuka merupakan ekstrakurikuler wajib yang harus diikuti siswa. Pihaknya berharap kegiatan MOP ini dapat menumbuhkan minat siswa terhadap kepramukaan. “Pramuka adalah wahana untuk mengasah kemandirian, kepribadian, keterampilan, dan kreativitas siswa,” ujar Verda. (Zul)

Siswa Man 3 Jombang dalam Satu Pekan Raih Dua Kemenangan

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang)- Dawud Putra Cahyono (XII MIPA 1) semakin berprestasi. Dawud berkali-kali mengharumkan nama MAN 3 Jombang di berbagai kompetisi. Sepekan ini ia meraih kemenangan di dua kompetisi berbeda.

Kompetisi pertama adalah Olimpiade Sains Tingkat Provinsi. Penyelenggara lomba yang diadakan secara virtual ini adalah IIK Bhakti Wiyata Kediri. Pada babak penyisihan (1/11), Dawud mengerjakan soal Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi. Banyak soal setiap mapel adalah 25. Dawud berhasil lolos 10 besar dengan raihan 68 poin. Pada babak final (13/11), ia menyelesaikan 100 soal bertaraf olimpiade. Perjuangannya tak sia-sia. Ia berhasil meraih juara kedua. “Diantara keempat mapel, saya banyak alami kesulitan pada mapel Biologi karena banyak hafalannya. Tapi itu membuat saya termotivasi untuk terus mempelajarinya,” kata siswa berkaca mata ini.

Kompetisi kedua adalah Udayana Physics Championship. Penyelenggara lomba yang diadakan secara virtual ini adalah Prodi Fisika Fakultas MIPA Universitas Udayana. Pada babak penyisihan (16/11), Dawud mengerjakan 25 soal mekanika. Dawud berhasil meraih poin tertinggi dan melaju ke 10 besar. Pada babak final (18/11), Dawud mengerjakan 4 soal essay. “Saya hanya mengerjakan 3 soal saja. Alhamdulillah mendapat poin 245,” ujar Dawud. Raihan poin itu membuatnya menjadi juara ketiga.

Keberhasilan Dawud di dua kompetisi tersebut tentu membuat bangga MAN 3 Jombang. Koordinator BPMO, Bagus Amrullah mengatakan bahwa semangat Dawud dalam berkompetisi dapat menjadi inspirasi siswa lain untuk terus berprestasi. “Dawud anak yang gigih dan tidak cepat puas. Ia terus mau belajar,” ujar Bagus. (Zul)

Tim Praktikum Khutbah Jum’at MAN 3 Jombang Mulai Beraksi

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) –  Dua tim praktikum khutbah Jum’at MAN 3 Jombang berhasil menjalankan tugasnya (19/11). Tim pertama terdiri atas Mochammad Fauzan Azizi, Muhammad Arif Basori, dan Muhammad Krishna Ardiansyah. Berturut-turut mereka bertugas sebagai bilal, muadzin, dan khotib. Ketiganya merupakan siswa kelas XII Agama 1. Mereka bertugas di Masjid Baitul Maghfiroh yang berlokasi di Plandi Kecamatan Jombang. Tim kedua terdiri atas Janggi Dusat Hadi Abdul Wadud (XII Bahasa 1), Mhd. Mahrus Ali Mahmudi (XII MIPA 2), dan Muhammad Naziih Dhuha Alanshori (XII MIPA 2). Berturut-turut mereka bertugas sebagai khotib, muadzin, dan bilal. Mereka bertugas di Masjid LitTaqwa yang juga berlokasi di Plandi Kecematan Jombang.

Janggi mengaku senang dengan pengalamannya terjun ke masyarakat. Menurutnya kegiatan ini memotivasi dirinya untuk lebih berani berbicara di depan umum. Ia bertugas sebagai khotib di Masjid LitTaqwa. “Saya sempat grogi karena jamaahnya banyak. Alhamdulillah dapat menyelesaikan tugas dengan baik,” ujar siswa berkaca mata ini. Senada dengan Janggi, Krishna mengungkapkan bahwa ia sangat senang dengan program ini. Ia yang bertugas sebagai khotib di Masjid Baitul Maghfiroh mengatakan, “Selama ini saya sering ditugaskan khutbah di pondok. Ini pengalaman baru bertugas sebagai khotib di hadapan masyarakat yang tidak saya kenal.”

Takmir kedua masjid memberikan apresiasi positif terhadap kegiatan ini. Lukman Hakim selaku takmir Masjid LitTaqwa menilai bahwa penampilan siswa MAN 3 Jombang sudah baik. Hal senada disampaikan oleh Sukardi selaku takmir Masjid Baitul Maghfiroh. “Semoga anak-anak semakin bertambah semangatnya dalam meningkatkan ilmu agama,” begitu pesannya.

Ketua panitia praktikum khutbah Jum’at, Sulaiman mengatakan bahwa kegiatan ini sudah berlangsung sejak pertengahan Oktober. Dimulai dari tahap seleksi hingga terjaring siswa-siswa yang layak untuk tampil di masjid-masjid. Selanjutnya siswa yang terjaring mendapatkan pelatihan secara intensif. Seluruh kegiatan tetap dengan protokol kesehatan yang ketat. “Program ini bentuk pengabdian madrasah kepada masyarakat,” ujar Sulaiman. (Zul)

The Smart Worked Juara Tiga Cerdas Cermat Matematika

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – The Smart Worked berjaya di Lomba Cerdas Cermat Alphabeta. The Smart Worked adalah tim delegasi MAN 3 Jombang untuk perhelatan itu. Mereka terdiri dari Naufal Mahdy Nashrullah (XI MIPA 1), Nabila Laila (XI MIPA 4), dan Aurelia Iffat (XI MIPA 5).

Lomba yang diadakan oleh GEMATIKA UINSA ini dilaksanakan dalam tiga tahapan secara virtual. Pada tahap penyisihan, peserta diminta mengerjakan 40 soal cbt (10/10). Dari tahap penyisihan, peserta dijaring menjadi 20 besar. Selanjutnya di tahap semi final (23/10), peserta mengerjakan 5 soal cbt dan soal-soal yang diberikan secara langsung lewat teleconverence. Semi final hanya meloloskan 5 tim yang melaju ke tahap final. Dua tim dari MAN 3 Jombang masuk ke tahap ini. “Di final, kami harus menginvestasikan nilai yang sudah kami kumpulkan dalam menjawab soal.. Itu perlu strategi. Apabila salah, kami harus kehilangan nilai,” tutur Naufal.

The Smart Worked menutup perhelatan dengan raihan 50 poin. Nilai tersebut mengukuhkan mereka menjadi juara ketiga. Koordinator BPMO, Bagus Amrullah mengaku bangga dengan prestasi tim matematika. Pihaknya akan terus memberikan bimbingan intensif kepada tim matematika. “Semoga di kompetisi selanjutnya dapat meraih juara pertama,” harap Bagus optimis. (Zul)

Membuat Vas Ramah Lingkungan, Profesor Muda MAN 3 Jombang Juara Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Delegasi MAN 3 Jombang memenangkan Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional GEMATIKA (24/10). Mereka adalah Tim Profesor Muda yang terdiri dari Muzakki Zakaria (X Mipa 1) dan Daffa Ali Drajat Satrio Pamburitan (X Mipa 1). Penyelenggara lomba adalah GEMATIKA UIN Sunan Ampel Surabaya. Lomba berlangsung secara virtual dari Agustus hingga Oktober 2021. Terdapat tiga tahapan dalam lomba ini, yaitu pengumpulan abstrak, pengumpulan full paper, dan presentasi.

Profesor Muda mengangkat tema optimalisasi pemanfaatan botol kaca bekas sebagai sarana pengembangan diri berbasis ecopreneurship. Mereka juga menciptakan produk vas bunga ramah lingkungan. Vas itu terbuat dari botol bekas obat yang  kemudian dilapisi koran. Karya tulis dan produk mereka rupanya menarik perhatian juri. Profesor Muda menjadi juara 1 dalam ajang ini.

Muzakki mengaku tidak menyangka dapat memenangkan lomba ini. Pasalnya, ia belum pernah mengikuti lomba karya tulis ilmiah sebelumnya. “Sempat hampir menyerah, karena pembuatan karya tulis ini berbenturan dengan kegiatan pondok yang sangat padat. Alhamdulillah, usaha kami membuahkan hasil,” ujar siswa asal Makassar ini.

Faqihatul Ilmi selaku pembina mengatakan bahwa MAN 3 Jombang sendiri mengirimkan 3 tim untuk mengikuti lomba ini. Dua diantaranya masuk babak final. “Semoga prestasi Man 3 Jombang dalam karya tulis ilmiah lebih meningkat lagi, “ ujar guru Fisika ini. (Zul)

Profesor Muda MAN 3 Jombang Juara Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Delegasi MAN 3 Jombang memenangkan Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional GEMATIKA (24/10). Mereka adalah Tim Profesor Muda yang terdiri dari Muzakki Zakaria (X Mipa 1) dan Daffa Ali Drajat Satrio Pamburitan (X Mipa 1). Penyelenggara lomba adalah GEMATIKA UIN Sunan Ampel Surabaya. Lomba berlangsung secara virtual dari Agustus hingga Oktober 2021. Terdapat tiga tahapan dalam lomba ini, yaitu pengumpulan abstrak, pengumpulan full paper, dan presentasi.

Profesor Muda mengangkat tema optimalisasi pemanfaatan botol kaca bekas sebagai sarana pengembangan diri berbasis ecopreneurship. Mereka juga menciptakan produk vas bunga ramah lingkungan. Vas itu terbuat dari botol bekas obat yang  kemudian dilapisi koran. Karya tulis dan produk mereka rupanya menarik perhatian juri. Profesor Muda menjadi juara 1 dalam ajang ini.

Muzakki mengaku tidak menyangka dapat memenangkan lomba ini. Pasalnya, ia belum pernah mengikuti lomba karya tulis ilmiah sebelumnya. “Sempat hampir menyerah, karena pembuatan karya tulis ini berbenturan dengan kegiatan pondok yang sangat padat. Alhamdulillah, usaha kami membuahkan hasil,” ujar siswa asal Makassar ini.

Faqihatul Ilmi selaku pembina mengatakan bahwa MAN 3 Jombang sendiri mengirimkan 3 tim untuk mengikuti lomba ini. Dua diantaranya masuk babak final. “Semoga prestasi Man 3 Jombang dalam karya tulis ilmiah lebih meningkat lagi, “ ujar guru Fisika ini. (Zul)

Ziyanatul Karimah Sumbang Perak untuk Jawa Timur

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Siapa yang tidak mengenal Ziyanatul Karimah? Siswi kelas XII MIPA 8 ini telah beberapa kali mengharumkan nama MAN 3 Jombang dalam berbagai kompetisi. Yang terbaru, Ziyana mewakili Jawa Timur dalam ajang KSM Nasional (25/10). Ia mendapatkan medali perak untuk mapel Biologi Terintegrasi.

Ziyana mengaku mendapatkan pengalaman berharga dalam keikutsertaannya di ajang tersebut. Beberapa hari sebelum perlombaan, ia mendapatkan bimbingan intensif dari tutor khusus olimpiade. Pelaksanaan bimbingan di MAN 2 Malang. “Wawasan saya bertambah dan saya mendapatkan teman-teman baru,” ujar siswi yang bercita-cita menjadi dosen ini.

KSM tingkat nasional dilaksanakan secara virtual. Ziyana dan delegasi  mapel lainnya dari Jawa Timur mengikuti kompetisi tersebut di MAN 2 Malang. Pada hari pertama (24/10), Ziyana mengerjakan  40 soal cbt. Soal-soal tersebut harus terselesaikan dalam waktu 150 menit. Menurut Ziyana, banyak soal-soal terintegrasi Agama Islam yang diujikan. Ia juga harus pandai-pandai mengatur strategi. Pasalnya, bila menjawab soal dengan benar peserta mendapat poin 4, salah mendapat poin 0, dan tidak menjawab mendapat poin 1. Pada hari kedua (25/10), Ziyana mengerjakan soal eksperimen dan eksplorasi. Pada tahap ini, ia diminta memperhitungkan fase hidup kumbang beras dan mencari tahu pengaruh mekanisme fisiologis ikan jika air dicampur detergen. “Soal-soal eksperimennya sangat di luar dugaan dan sangat menantang,” ujar Ziyana.

Koordinator BPMO, Bagus Amrullah mengatakan  Jawa Timur menjadi juara umum KSM Nasional. Delegasi Jawa Timur berhasil menyabet 5 medali emas dan 5 medali perak. “Ziyana turut berkontribusi atas prestasi itu,” kata Bagus. Sementara itu kepala Man 3 Jombang, Sutrisno mengatakan bahwa berturut-turut Man 3 Jombang selalu mewakili Jawa Timur di KSM Nasional. Tahun lalu mapel Ekonomi dan tahun ini Biologi. “Semoga tahun depan ada lagi peserta didik yang tembus KSM Nasional,” harap Sutrisno optimis. (Zul) 

12 Peserta Didik MAN 3 Jombang Juara PORSENI 2021

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) –  Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) MA se-Kab.Jombang resmi berakhir.  Acara penutupan ajang bergengsi  gelaran Kementerian Agama itu berlangsung  di aula MAN 1 Jombang (6/11). Hadir dalam acara tersebut Kakankemenag, kasi pendma, dan kepala madrasah aliyah se-Kab Jombang.

Man 3 Jombang sendiri menutup kompetisi di peringkat  tiga besar. Terdapat 12 peserta didik yang meraih kemenangan di berbagai lini kejuaraan. Tiga diantaranya menyabet juara satu. Mereka adalah Ayska Rahma Daffadilla pada bidang lomba pidato Bahasa Inggris, Ananda Juniar Nadhifa pada bidang lomba cipta baca puisi, dan Muhammad Afifuddin pada bidang lomba lari 100 meter.

Ayska tampak bahagia dengan prestasinya itu. “Saya bangga dapat menyumbangkan juara untuk madrasah,” ujar siswi kelas XII IPS 3 itu. Kepala MAN 3 Jombang, Sutrisno berharap hasil porseni  tahun ini dapat menjadi motivasi untuk lebih berprestasi pada penyelenggaraan tahun depan.

Berikut 12 peserta didik MAN 3 Jombang yang meraih  juara dalam ajang porseni  :

  1. Ayska Rahma Daffadilla yang meraih Juara 1 Pidato Bahasa Inggris
  2. Ananda Juniar Nadhifa yang meraih  Juara 1 Cipta Baca Puisi
  3. Muhammad Afifuddin yang meraih Juara 1 Lari 100 M
  4. Zahra Ladyva Novarida yang meraih Juara 2 Lari 5000 m
  5. Anneke Dian Virgyani yang meraih Juara 2 Catur PI
  6. Muhammad naufal Rizqulloh yang meraih Juara 3 Pencak Silat (Putra)
  7. Huwaidah Tsurayya Al Zachfrie yang meraih Juara 3 Pencak Silat (Putri)
  8. Tsaniya Qurratul’aini yang meraih Juara 3 Tenis Meja
  9. Ahmad Faiq Syafi’uddin M yang meraih Juara Harapan 1 Lari 400 meter (Putra)
  10. Rahmadina Aulia Fuadati yang meraih Juara Harapan 1 Lari 100 meter (Putri)
  11. Aden Yusuf Abdurrahman yang meraih Juara Harapan 3 Desain Grafis
  12. Finni Aghisna Putri yang meraih Juara Harapan 3 Singer (Putri)

Direktur KSKK Beri Pengarahan GTK, MAN 3 Jombang Apresiasi Guru dan Siswa Berprestasi

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – MAN 3 Jombang adakan pembinaan terhadap guru dan tenaga kependidikan terkait madrasah mandiri berprestasi (25/10).  Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur KSKK , Moh. Ishom Yusqi. Pada acara yang dilaksanakan di lapangan MAN Induk ini,  Ishom hadir secara virtual  lewat Zoom. Dalam pengarahannya, Ishom memberikan pesan agar GTK MAN 3 Jombang dapat meningkatkan kompetensinya. Ia juga menyampaikan tentang program pertukaran guru antar madrasah. Selain itu, Ishom memberikan apresiasi kepada MAN 3 Jombang atas diresmikannya Gedung Pusat Prestasi dan Inovasi.

Pada acara yang sama, MAN 3 Jombang memberikan penghargaan kepada siswa. Terdapat 19 siswa berprestasi tingkat nasional dan 5 siswa penghafal 30 Juz Al Qur’an. Perwakilan dari siswa, Cindy Ayunda Fauziah menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan itu. “Semoga apresiasi ini terus memotivasi kami agar lebih berprestasi,” ujarnya. MAN 3 Jombang juga memberikan penghargaan kepada dua guru yang berprestasi tingkat nasional. Mereka adalah Rialita Fithra Asmara yang memenangkan lomba menulis dan Moch Afan Zulkarnain yang memenangkan lomba Vlog Core Issue ASN. Sebanyak 48 guru ASN juga menerima penghargaan Satya Lencana pada acara tersebut.

Kepala MAN 3 Jombang, Sutrisno menyampaikan bahwa apresiasi itu adalah bentuk keseriusan MAN 3 Jombang untuk menumbuhkan semangat meraih prestasi. “Semoga apresiasi itu memberikan motivasi kepada siswa dan guru yang lain untuk meraih prestasi.” (Zul).

MAN 3 Jombang Resmikan Gedung Pusat Prestasi dan Inovasi

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang)- MAN 3 Jombang meresmikan gedung pusat prestasi dan inovasi (25/10). Peresmian gedung PPI itu, dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang,  Bupati Kabupaten Jombang, Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, dan ketua komite MAN 3 Jombang. Prosesi pemotongan pita menjadi tanda diresmikannya gedung baru tersebut. Pemotongan pita itu dilakukan oleh Kepala Kanwil Kemenag Jatim dan Bupati Jombang. Usai pemotongan pita, dilakukan penanda tanganan prasasti oleh Kepala Kanwil Kemenag Jatim.

Bupati Jombang, Mundjidah Wahab memberikan apresiasi atas inovasi MAN 3 Jombang. “Setiap tahun, MAN 3 Jombang selalu menunjukkan kemajuan. Adanya Gedung PPI  adalah inovasi luar biasa,” ujar Mundjidah. Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Husnul Maram juga mengapresiasi atas didirikannya gedung PPI. Menurutnya, MAN 3 Jombang menunjukkan perkembangan yang pesat.

Kepala Man 3 Jombang, Sutrisno mengaku bangga dengan diresmikannya Gedung Pusat Prestasi dan inovasi. “Semoga adanya gedung ini dapat memotivasi siswa dan guru untuk lebih berprestasi,” ujar Sutrisno. (Zul)