Fasilitas & Program MAN 3 Jombang

Program yang Dikembangkan MAN Tambakberas

A. Program yang dikembangkan MAN Tambakberas adalah sebagai berikut.

  1. Program Kelas Unggulan

Program kelas unggulan telah berjalan sejak tahun pelajaran 2005/2006. Siswa program kelas unggulan merupakan siswa yang mengambil Program Studi IPA. Tujuan dibukanya program kelas unggulan adalah untuk menghadirkan siswa yang  menguasai materi sains dengan pendekatan bilingual. Siswa Program unggulan mendapatkan tambahan 11 jam pelajaran dalam satu minggu. Hingga saat ini siswa lulusan Program Unggulan diterima di berbagai universitas favorit di Indonesia melalui program beasiswa maupun mandiri.

 

  1. Program Kelas Reguler

Program kelas reguler merupakan program kelas yang dikelola dengan standar nasional, baik pada proses penerimaan calon siswa baru maupun pada proses pembelajaran. Penerimaan calon siswa Program Reguler dilakukan melalui tes tulis dan tes lisan bidang studi keagamaan.

 

Pada tahun pembelajaran 2014/2015 seiring dengan diberlakukannya Kurikulum 2013, Program Kelas Reguler akan membuka empat kelas peminatan yaitu:

  • Peminatan Matematika dan Ilmu-ilmu Alam (MIA)
  • Peminatan Ilmu-ilmu Sosial (IIS)
  • Peminatan Ilmu-ilmu Budaya (IIB)
  • Peminatan Ilmu-ilmu Agama (IIA)

 

  1. Program Kelas Keterampilan

Sejak tahun pembelajaran 1996/1997 MAN Tambakberas ditunjuk oleh Kementerian Agama sebagai Madrasah Keterampilan, yang mendapatkan sarana prasarana ketrampilan dari IDB (Iclamic Development Bank). Siswa yang mengikuti Program Keterampilan adalah siswa Program Reguler yang diberi pelajaran tambahan, yaitu pelajaran keterampilan. Keterampilan yang diberikan adalah:

  • Keterampilan otomotif
  • Keterampilan mebellair
  • Keterampilan busana

B. Program Unggulan MAN Tambakberas

  1. Kegiatan siswa Program Studi
    1. Exact Fun Day (EFD)

Kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh siswa Program IPA. Secara rutin acara EFD diisi dengan donor darah. Pada tahun tahun 2012 kegiatan EFD berhasil memecahkan rekor Indonesia Book of Records  (IBOR) dengan kegiatan donor darah dan berhasil mendapatkan  693 kantong darah dari siswa  se-Kabupaten Jombang dan pada tahun 2015 selain melaksanakan donor darah juga melaksanakan Olimpiade Matematika dan Bhs Inggris tingkat Jawa Timur dengan trophy gubernur

2.Bulan Bahasa dan Sastra (BBS)

BBS adalah kegiatan yang dilakukan oleh siswa Program Bahasa. BBS dilaksanakan untuk memperingati Bulan Bahasa pada bulan Oktober. Kegiatan dalam BBS berupa sarasehan budaya yang menghadirkan sastrawan dan budayawan. Di samping itu, juga digelar pentas seni yang diisi oleh siswa-siswi Program Bahasa.

3. Social Science Week (SSW)

Social Science Week dilaksanakan oleh siswa Program IPS. Kegiatan yang dilaksanakan adalah seminar dan bakti sosial, dengan membagikan paket-paket sembako kepada kaum dhuafa dan anak yatim piatu.

4. Bulan Bakti Agama (BBA)

Bulan Bakti Agama dilaksanakan oleh siswa Program Agama. Kegiatan dalam BBA adalah bedah kitab kuning dan pelatihan Falaq.

5. Adiwiyata

MAN Tambakberas memiliki komitmen untuk mewujudkan MAN Tambakberas menjadi madrasah yang peduli lingkungan (Go Green). Untuk itu, pada awal tahun 2014 MAN Tambakberas maju sebagai Madrasah Adiwiyata Nasional. Selanjutnya, MAN Tambakberas akan maju sebagai Madrasah Adiwiyata Mandiri.

 

Kegiatan Adiwiyata terintegrasi dengan mata pelajaran dan dilaksanakan dalam pokja-pokja. Pokja-pokja yamg ada di MAN Tambakberas adalah sebagai berikut.

  1. Pokja UKS
  2. Pokja Lebah
  3. Pokja Kolam
  4. Pokja Green House
  5. Pokja Lidah Buaya
  6. Pokja Kantin
  7. Pokja Biogas
  8. Pokja Kompos
  9. Pokja Jamur
  10. Pokja Toga dan Tanaman Herbal
  11. Pokja Burung
  12. Pokja Sampah
  13. Pokja 3 R
  14. Pokja Kebersihan

6. Going Global

Dalam rangka mewujudkan Visi Madrasah “Berwawasan Global” MAN Tambakberas selalu berusaha untuk terlibat dalam kegiatan internasional diantaranya adalah dengan menjalin kerjasama lembaga antar Negara diantaranya dengan Jepang, Malaysia, dan Bonuan Buquic National High School Philippine. Dan dan dengan berperan aktif dalam kegiatan tertentu yang bersifat internasional diantaranya mengikuti International Conference 2013 “East – West Collaborations: Converging Culture and Nature Issues in the Classroom” di Medan ( 2 guru 8 siswa), mengikuti  mengikuti AEC-Net (Asia Eropa Classroom- Networking)  konferensi yang diselenggarakan  oleh ASEF (Asia Eropa Foundation) bekerjasama dengan KPI (Katulistiwa Pendidikan Indonesia) tahun 2013 di bali (5 guru dan 18 siswa), dan mengikuti Perkemahan Internasional di Philippine (para pimpinan, guru, dan 8 siswa).

C. Ekstrakurikuler untuk Siswa MAN Tambakberas

Kegiatan ekstrakurikuler yang dikembangkan di MAN Tambakberas adalah sebagai berikut.

Olahraga §  Bola Voli

§  Futsal

§  Bola Basket

§  Bulu Tangkis

§  Sepak Takraw

Seni Bela Diri Pagar Nusa
Seni Suara, Peran, Lukis, dan Kriya §  Qosidah

§  Musik

§  Seni Suara

§  Qiroah

§  Al Banjari

§  Teater

§  Duta Lingkungan

§  Keindahan dan Cipta Boga

Penalaran dan Media §  KIR

§  Robotika

§  Jurnalistik

Bela Negara §  KKR

§  PMR

§  Pramuka

§  Paskibra

 

 

Pengembangan Bahasa §  Bahasa Inggris

§  Bahasa Arab

§  Bahasa Jepang

D. Sarana dan Prasarana MAN Tambakberas

Bangunan MAN Tambakberas berdiri di atas lahan seluas … Saat ini MAN Tambakberas memiliki empat kampus: kampus induk, kampus utara, kampus timur, dan kampus kelas keterampilan. Berbagai sarana prasarana tersedia di MAN Tambakberas.

 

  • Ruang Belajar
  • Ruang PAAM
  • Ruang Conference
  • Ruang BP
  • Ruang Laboratorium
  • Ruang Perpustakaan
  • Ruang UKS
  • Ruang OSIS
  • Islamic Center
  • Aula
  • Kantin
  • Transportasi
  • Lapangan Olahraga
  • Ruang Terbuka Hijau (RTH)
  • Gazebo

galeri kereeen

Tim Olimpiade PPKn MAN Tambakberas Jombang
Man Tambakberas Juara Lomba Festival Bahasa Indonesia

MAN Tambakberas Juara Lomba SKI Se-Provinsi Jatim di UIN SA Tahun 2017
Tim Olimpiade Man Tambaberas Jombang Berfoto bersama di Depan Geudng UIN SA Surabaya

Tim Olimpiade PPKn MAN Tambakberas Jombang

Cara Menulis Cerpen Berbasis Pertanyaan Siswa

Cara Menulis Cerpen Berbasis Pertanyaan Siswa

Rialita Fithra Asmara, S.Pd.

 

Bagaimana cara mengawali sebuah cerpen?

Untuk mengawali sebuah cerpen, kalian bisa menggunakan beberapa cara berikut!

  1. Awalilah dengan hal yang mengejutkan pembaca!

Hal yang mengejutkan pembaca bisa berupa bunyi-bunyian benda-benda keras yang  jatuh atau bertabrakan, pukulan, dan kata tanya.

Contoh

“Apa?” Meila mencoba menajamkan pendengarannya. Hampir saja tubuhnya yang kurus itu rebah.

“Itu benar!” Hakka menepuk pundak Meila lembut. Menyumbang aroma kedamaian kepada Meila.

  1. Hal-hal yang menggiring rasa penasaran pembaca.

Kalian menyajikan hal-hal yang membuat pembaca penasaran untuk membaca karya kalian sampai tuntas.

Contoh

Ini bukanlah cokelat yang bisa ditemukan di setiap sudut toko, supermarket, atau bahkan pabrik cokelat terbesar di seluruh dunia. Sebuah cokelat yang takkan diperebutkan oleh dua saudara karena kenikmatannya. Cokelat ini, hanyalah coklat yang terlahir dari ketulusan kasih seorang adik pada kakaknya. Jika kau ingin mengenalnya, inilah Cokelat Alif, Ba, Ta.

(Cokelat Alif, Ba, Ta, Chairunnisa)

 

 

  1. Mendeskripsikan tempat, peristiwa, orang, dan benda ! Deskripsi tempat, peristiwa, orang dan benda bisa juga kalian sajikan sebagai paragraf pembuka cerpen.

Contoh

Elemen kecil yang membentuk tubuhnya bukanlah unsur yang terlalu banyak menyimpan elektron, atau pun senyawa yang bersifat negatif, bukan juga senyawa logam yang direaksikan menjadi senyawa ionik. Melainkan neutron yang netral nan adil, juga senyawa yang bersifat positif  dan keistimewaannya adalah ketika reaksi yang dilakukannya itu menghasilkan suatu senyawa ionik yang begitu apik lagi menarik.

(Pasangan-Milik-Tuhan, Bekty Roisa Dewi)

  1. Membuka cerpen dengan puisi dan syair lagu.

Nah, untuk kalian yang suka menulis puisi atau mendengarkan lagu, bisa juga puisi atau lagu tersebut untuk mengawali sebuah cerpen. Jika puisi atau syair lagu yang kalian kutip adalah karya orang lain, kalian haru mencantumkan penulisnya! Tentunya, kalian harus memilih puisi atau syair lagu yang sesuai dengan isi cerpen yang kalian tulis.

Contoh

Kuteringat hati yang bertabur mimpi

Kemana kau pergi cinta

Perjalanan sunyi yang kau tempuh sendiri

Kuatkanlah hati cinta

Ingatkah engkau kepada embun pagi bersahaja

Yang menemanimu sebelum cahaya

(Sebelum Cahaya, Letto)

Ingin rasanya Gigih menyanyikan syair lagu itu untuk gadis itu. Ratusan hari, gadis itu hanya berteman gelap. Tuhan menakdirkannya begitu. Ia hanya bisa mencium aroma wangi bunga-bunga tanpa bisa mengeja bentuk melalui kedua bola matanya.

 

Bagaimana cara menjaga kelancaran ide dalam menulis cerpen?

Ayo membuat peta konsep! Peta konsep tulisan sangat kalian perlukan untuk menulis cerpen. Peta konseplah yang membantu kalian saat ide tiba-tiba hilang.

Kalian bisa membuat peta konsep seperti berikut. Bisa berupa peta konsep alur cerita, peta konsep watak tokoh, peta konsep latar tempat, dan lain-lain.

 

Urutan paragraf  tersebut hanya sebagai contoh. Kalian bisa mengubahnya.

Contoh

  1. Bagian pembuka (paragraf 1— 4)

Pertemuan tokoh Haidar dan Galih di sebuah senja. Keduanya adalah kawan lama yang bertahun-tahun tidak berjumpa. Haidar sangat senang tetapi Galih tidak memiliki rasa yang sama.

  1. Bagian tengah (paragraf 5—8)

Paragraf  ini diisi dengan mulai munculnya ketegangan sampai konflik. Misalnya, Galih mulai menghindar dari Haidar. Namun, Haidar selalu berusaha menjumpainya. Galih, sangat benci dengan kawan-kawannya yang sukses termasuk Haidar. Bagi Galih, mereka adalah manusia-manusia sombong yang selalu pamer kehebatan. Sang ibu sudah berusaha menasihati tetapi Galih tidak memedulikannya.

  1. Bagian penutup (9—11)

Bagian penutup berupa penyelesaian. Ada tiga macam penyelesaian, sad ending, happy ending, dan open ending. Misalnya, kisah ini berakhir dengan happy ending.

Haidar berhasil menemui Galih dan berbincang dalam tempo yang lama. Berhasil meyakinkan Galih bahwa tidak semua teman yang sukses itu sombong. Sejak saat itu, Galih bisa merasa nyaman bergaul dengan teman-temannya yang sukses. Bahkan, akhirnya Galih pun bisa menjadi pemuda sukses. Sukses menjadi penyanyi.

 

Selain peta konsep alur cerita, kalian juga bisa membuat peta konsep watak tokoh. Hal ini bertujuan agar tokoh-tokoh yang kalian ciptakan memiliki perwatakan yang kuat dan memudahkan untuk mendeskripsikan tokoh.

Contoh

Tentukan terlebih dahulu nama-nama tokoh yang akan kalian ceritakan.

  1. Galih memiliki watak keras kepala dan tidak percaya diri.
  2. Haidar memiliki watak ramah, pantang menyerah, dan penyayang.
  3. Ibu memiliki watak sabar dan penyayang.

Bagaimana cara menciptakan konflik dalam cerpen?

Ciptakan perbedaan! Perbedaan bisa berupa pendapat antartokoh, perbedaan prinsip hidup, dan perbedaan dalam menjalani kehidupan. Selain itu, bisa berupa keinginan tokoh yang tidak terkabul atau tokoh utama dihadapkan pada beberapa pilihan yang sama-sama sulit dan berisiko.

Apa yang harus saya lakukan ketika tidak bisa membuat judul cerpen yang saya tulis?

Ringkaslah isi ceritamu menjadi dua kalimat. Kemudian persingkat lagi menjadi dua sampai lima kata. Judul cerpen usahakan berupa lambing atau hal-hal yang menimbulkan rasa penasaran pembaca. Deretlah kemungkinan-kemungkinan judul yang akan muncul, kemudian kalian bisa memilih yang sesuai. Misalnya, saya membuat judul berdasarkan konsep cerita di atas.

Benci Edisi Akhir

Galih dan Suara

Galih dan Sepenggal Luka

Galih dan Haidar dalam Tawa

Dari beberapa kemungkinan judul di atas, saya memilih Benci Edisi Akhir karena judul inilah yang terkesan indah dan mewakili isi cerita. Di akhir cerita, Galih menghentikan kebenciannya terhadap teman-temannya yang mengalami kesuksesan hidup.

Bagaimana cara menulis cerpen yang berkualitas?

Rajinlah membaca cerpen-cerpen yang dimuat di koran atau majalah. Bisa juga membaca cerpen-cerpen pemenang lomba. Intinya, rajinlah membaca contoh-contoh cerpen. Kalau Koran, biasanya rubrik cerpen muncul setiap hari Minggu sedangkan majalah, biasanya muncul setiap edisi. Majalah Horison juga bisa menjadi rujukan kalian dalam membaca dan menulis cerpen.

 

Bagaimana cara menemukan ide?

Di mana pun ada ide. Saat akan kalian berlibur ke sebuah kota, duduk di sebuah taman, bahkan saat pelajaran di kelas. Ide itu bisa dirangsang dari membaca, berjalan-jalan, melihat film, mendengarkan lagu, membaca berita, mencari informasi dari internat, dan mendengarkan cerita teman. Nah, jika ide sudah ditemukan segera tulis garis besar ide agar tidak hilang sia-sia.

Bagaimana cara mengakhiri cerita?

Ada beragam cara mengakhiri cerita. Cerita bisa diakhiri dengan happy ending, sad ending, dan open ending.

  1. Akhirilah cerita dengan tercapainya cita-cita atau keinginan tokoh utama. Akhir cerita seperti ini berakhir dengan bahagia (happy ending).
  2. Akhirilah cerita dengan tidak tercapainya keinginan tokoh utama atau tokoh utama mendapatkan musibah (sad ending).
  3. Akhirilah cerita dengan sesuatu yang masih membuat pembaca masih penasaran atau member kebebasan kepada pembaca untuk menyimpulkan akhir cerita (open ending).

Untuk melatih kemampuan kalian dalam mengakhiri sebuah cerpen. Kalian bisa menulis akhir dari beragam cerpen yang telah kalian baca. Masukkanlah akhir cerita tersebut ke dalam tabel berikut.

No. Judul Cerpen Tempat Pemuatan (Tulislah Nama Koran atau Majalah yang Memuat Cerpen Tersebut) Akhir Cerita  (Tulislah bagaimana si penulis mengakhiri cerita) Jenis Akhir cerita (happy ending, sad ending, dan open ending)

 

Bagaimana cara mencari kalimat atau kata yang mengandung makna tersirat yang indah?

Bertemanlah dengan kamus Besar Bahasa Indonesia, koran, majalah, buku Antologi Cerpen, Syair Lagu, dan perpustakaan yang ada di sekolah, atau perpustakaan di kota kalian. Itu semua adalah media kalian untuk mengumpulkan sebanyak mungkin kata. Bisa juga kalian mendapatkan kalimat tersebut melalui internet. Catat kata-kata yang menarik perhatian kalian.

 

 

 

Bagaimana cara memperkuat watak tokoh?

Caranya dengan memberi penjelasan watak usai tokoh itu berdialog dan melaui dialog tokoh. Bisa juga dengan mendeskripsikan tingkah laku tokoh.

Contoh cara memperkuat watak tokoh melalui penjelas watak tokoh  usai berdialog dan dialoh tokoh adalah sebagai berikut.

 

“Apa yang paling murah di negeri itu?” tanya seseorang kepadaku. Ia sudah berkali-kali datang menemuiku. Aku pun sudah mengingatkannya untuk tidak mengunjungi negeri itu. Ia tak percaya.

“Air mata.”

“Paling mahal?” tanyanya lagi. Aku melihat kilatan dalam matanya. Bulu kudukku berdiri.

“Sebuah senyuman.”

“Aku mau jual senyuman di negeri itu.”

“Mengapa? Mengapa kau nekat ke sana?”

“Aku ingin kaya. Di negeriku, senyuman sangat murah.”

(Negeri Asing, Rialita Fithra Asmara).

Kalimat yang dicetak tebal merupakan penjelas watak tokoh yang menjelaskan bahwa sang tokoh ia memiliki sifat pantang menyerah. Pemilihan dialognya juga menunjukan watak sama yang dimiliki oleh tokoh ia.

 

Watak tokoh yang tetap, tidak berubah-ubah juga bisa memperkuat watak tokoh. Jika di awal cerita, ia berwatak penakut sampai akhir cerita tetap penakut. Namun, jika kalian ingin mengubah watak tokoh dari penakut menjadi pemberani maka kalian harus menyajikan alasan atau peristiwa logis yang menyebabkan perubahan watak tokoh tersebut.

 

Bagaimana cara mengurangi rasa minder dalam menulis?

Terus menulis dan tidak malu bertanya. Satu hal yang paling penting teruslah mengikuti lomba menulis walaupun kalah. Berproseslah terus. Rajin membaca banyak cerpen atau bergabung dengan organisasi kepenulisan yang ada di lingkungan terdekat kalian. Beranilah!

 

Apa manfaat dari menulis cerpen?

  1. Bisa menjadi sarana untuk menyalurkan bakat.
  2. Bisa menjadi media untuk menyampaikan kebenaran.
  3. Bisa merangsang jiwa kepekaan kita terhadap penderitaan sesama.
  4. Bisa menjadikan kita sebagai penulis terkenal.
  5. Bisa mendatangkan uang.
  6. Bisa mengurangi resah dan gelisah.
  7. Bisa menjadi media pencurah isi hati.

 

Bagaimana menentukan jenis cerita yang banyak disukai orang?

Rajinlah berkunjung ke toko buku dan meneliti jenis buku yang banyak beredar di toko buku. Akhir-akhir ini, cerita-cerita yang bersifat motivasi dan berisi wawasan budaya lokal banyak menarik perhatian pembaca. Kalian juga bisa mencari di internet tentang buku-buku fiksi yang laku di pasaran. Selain itu, cerita yang berkisah tentang kehidupan remaja juga tetap menarik. Satu hal yang paling penting adalah tetaplah menulis dan berani menulis.

 

Bagaimana cara menanggulangi munculnya ide-ide yang spontan muncul saat menulis cerpen?

Jika ide-ide itu sejalan dengan cerita yang kalian tulis, boleh digunakan. Namun, jika tidak, jangan sia-siakan ide itu. Ambil selembar kertas, tulis inti dari ide tersebut. Nanti, jika tulisan kalian selesai, kalian bisa mengembangkan ide baru tersebut menjadi tulisan yang utuh.

 

Bagaimana cara mendapatkan mood yang baik untuk menulis cerpen?

Menulislah di tempat-tempat yang kalian sukai dan menulis hal yang disukai! Usahakan saat menulis, kondisi emosi stabil. Suasana tempat menulis juga harus asyik. Kalau kalian sudah merasa jenuh menulis, beristirahatlah sebentar. Jalan-jalan ke luar dan nyemil. Kalau sudah penat dan jenuh, jangan dipaksa. Kalian juga bisa mencatat sesuatu yang didapat jika tulisan kalian selesai. Satu hal yang boleh kalian coba adalah bergabunglah dengan komunitas penulis yang ada di sekolah atau di kotamu.

 

Bagaimana cara mengurangi kejenuhan saat menulis?

Jika kalian merasa jenuh menulis, cobalah beberapa kegiatan di bawah ini!

  1. Beristirahatlah sejenak, bisa dengan ke luar ruangan, kemudian duduk-duduk di depan rumah menikmati pemandangan.
  2. Makan makanan ringan,
  3. Berjalan-jalan ke tempat yang menyenangkan.
  4. Menonton film, mungkin dengan menonton film, kalian bisa mendapatkan ide-ide baru untuk menulis.
  5. Mendengarkan musik yang disukai.

 

Mana yang lebih bagus cerpen populer atau cerpen nyastra?

Keduanya bagus, hanya saja lebih baik jika kalian belajar menulis keduanya. Karena keduanya memiliki tempat tersendiri di hati para pembaca. Ada pembaca yang suka cerpen populer, ada juga pembaca yang suka cerpen nyastra. Untuk itu, belajarlah menulis keduanya.

 

 

Selamat Menulis dengan Jiwa Berani, Berani Menulis J

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sekolah itu Candu

Sekolah itu Candu

Oleh Zean Elhamas B.

Etimologi kata sekolah berasal dari bahasa Latin, schola, yang berarti waktu luang, waktu senggang. Pada zaman Yunani kuno biasanya orang-orang mengisi waktu luang dengan cara mengunjungi suatu tempat, atau orang pandai untuk menanyakan atau mempelajari apa saja yang mereka anggap sangat dibutuhkan dalam hidup. Namun, pada abad pertengahan tepatnya saat zaman kegelapan di Eropa, banyak kaum intelektual terbunuh dan oleh karena itu  sekolah yang semula menggunakan Model ‘Gentong’ berganti  Model ‘Kendi’, dan Model ‘Kendi’ itu yang berlangsung hingga saat ini.

Sudah berapa tahun kita menghabiskan waktu di sekolah? Saya sendiri jika dihitung sejak TK hingga sekarang menghabiskan 12,5 tahun. Tentunya, konteks sekolah yang kita diskusikan di sini dimaknai sebagai pendidikan formal. Sekolah bukan satu-satunya lembaga yang berkontribusi untuk mencerdaskan bangsa, kata Roem Tomatimasang. Bila itu kita renungkan, mungkin kita akan menjawab bahwa memang sekolah bukan satu-satunya tempat untuk belajar.

Memahami tentang pendidikan dan sekolah, tidak bisa kita pungkiri bahwa pendidikan dan sekolah adalah arena yang bertujuan untuk mewujudkan generasi mendatang yang berakhlak mulia, berpikir ilmiah dan terampil dalam segala bidang ilmu. Begitu bukan tujuan dari pendidikan kita? Ya, tujuan yang hebat memang diperlukan.

Bagi saya, sekolah adalah arena kompetisi dan kontestasi. Sekolah adalah ruang publik, banyak pihak memiliki kepentingan. Siapa pun bisa memiliki kepentingan atas terselenggaranya sebuah pendidikan, baik secara politis, sosial, maupun kultural. Lebihnya kelompok-kelompok organisasi yang menjadikan sekolah sebagai agen kaderisasi dan regenerasi maupun internalisasi nilai-nilai organisasi.

Kelompok pebisnis juga berkepentingan yang tak kalah hebatnya, berbagai macam perangkat pendidikan dibuat, diciptakan seolah-olah atau bahkan memang menjadi kebutuhan primer untuk terselenggaranya sebuah pendidikan. Kurikulum dan standardisasi dibisniskan. Alternatif-alternatif pendidikan diciptakan, katanya sih untuk meningkatkan kualitas anak didik. Yah, katanya.

Mau sekolah itu candu atau bukan, yang terpenting dari sebuah proses pembelajaran adalah what were you born to be?

Hanya intermezzo, tulisan ini mengingatkan saya pada lirik lagu “Another Bricks In The Wall” dari Pink Floyd : “…we don’t need, no education” dan sambil menulis, saya mendengarkan lagu itu beberapa kali. Salam Pink Floyd!

 

 

PRESTASI MAN TAMBAKBERAS JOMBANG TAHUN 2015/2016

NO Nama Siswa Jenis Kejuaraan Penyelenggara/Tingkat
1 Lailatul  Maghfiroh Juara 1 olimpiade PAI UIN Sunan Ampel Surabya/ Provinsi Jatim
2 Nurul Muasomah Juara 1 olimpiade PAI Se-Wilker Surabaya/ Provinsi Jatim
3 Gabrielle Lailatul Muharromah Juara 1 Olimpiade Geografi KSM Se-Wilker Surabaya
4 Hafiz Zaki P.A Juara 3 olimpiade Matematika UNIPA
5 Kamalia Fitriana Juara 3 Olimpiade Bahasa Inggris KSM Se-Wilker Surabaya
6 M. Choirul Anwar Juara 2 Bahasa Inggris STIKIP Jombang/Kabupaten
7 Syafira Iddatun Nasi’ah Juara 1 spelling bee UNIPDU/Jawa Timur
8 Rara Rahma Adelia Juara 2 spelling bee UNIPDU/Jawa Timur
9 M. Kemal Jalaluddin Juara 3 spelling bee UNIPDU/Jawa Timur
10 Ahmad Bram Maulana Juara 1 OSK Ekonomi Dinas Kependidikan Kab. Jombang
11 Ag. Fadili Ramadhan Juara 3 OSK Astronomi Dinas Kependidikan Kab. Jombang
12 Ahmad Bram Maulana  Juara 1 KSM Ekonomi Kemenag Kab. Jombang
13 A.  Siti Nur Aini Juara 2 KSM Ekonomi Kemenag Kab. Jombang
14 Yoga K. A.P. Juara 3 KSM Ekonomi Kemenag Kab. Jombang
15 Bakharudin S Juara 1 KSM Geografi Kemenag Kab. Jombang
16 Hafidz Zaki Juara 2 KSM Matematika Kemenag Kab. Jombang
17 Ixwan Arif Abdul A Juara 3 KSM Matematika Kemenag Kab. Jombang
18 Ama Faridatul Husna Juara 1 MTQ UINSA/Jawa Timur
19 Doni Hermawan, M. Agil Aufa, dan M. Aminuddin Zulfi Juara 2 LKTI PWI/Jombang
20 M. Zainal A, Rayyan Mada, Eko Wahyu Satria Juara 2 Roket Air MENRISTEK dan UNY/Nasional
21 Aldikky Zakky Z, Nauvala, Rara Rahma A, M. Amin, Dimas Juara 1 akustik UIN Malang/Jawa Timur
22 Mita Aprilia M Juara 1 cerpen STKIP Jombang/kabupaten
23 Sultan Harun A Juara 2 karikatur STKIP Jombang/kabupaten
24 Zefia Lailatul Rosyda Juara 2 menulis puisi Pemkab Jombang/ Kabupaten
25 Zean Elhamas Juara 3 menulis puisi Pemkab Jombang/kabupaten
26 Ama Faridatul  Husna Juara 1 MTQ Unair/Provinsi
27 M. Nur Slamet Juara 2 kaligrafi Unair/provinsi
28 M. Zainal Asrori Juara 1 LKI Perpus UII Yogyakarta
29 Azhiehamda Naila Juara 1 membaca bahasa Jepang MGMP bahasa Jepang Provinsi/Provinsi
30 Sultan Harun A Juara 2 Deschair MGMP bahasa Jepang Provinsi/Provinsi
31 M. Aminuddin Zulfi, Rayyan Mada, Eko Wahyu Satria Juara 2 Roket Air Kabupaten
32. Ama Faridatul Husna Juara 3 MTQ Aksioma/ Nasional
33. Nining Lailatul Hikmiyah dan Nazila Rikhusubah Juara 2 lomba puisi

Juara 2 presentasi

Juara 3 orasi

MGMP SMA/MA/SMK se-Kabupaten Jombang