Kreator Robot Hidrolik dari MAN 3 Jombang Raih Juara Dua se-Kabupaten Jombang

Kreator Robot Hidrolik dari MAN 3 Jombang Raih Juara Dua se-Kabupaten Jombang

 

Tim robot MAN 3 Jombang kembali beraksi. Kali ini atas nama Ahmad Ardhiansyah dan M. Aufa  meraih juara 2 pada ajang lomba robot hidrolik se-Kabupaten Jombang (31/1). Lomba diselenggarakan oleh Universitas Widya Kartika Surabaya. Selain keduanya, ada satu tim lagi dari MAN 3 Jombang yang meraih juara keempat atas nama Moch.  Fabi al Hamdani dan M. Hanif Faadhilah. Juara 1, 2, dan 3 akan melaju lebih lanjut ke tingkat provinsi

Robot hidrolik memanfaatkan teori Fisika yaitu Fluida dan momen gaya. Pada lomba robot hidrolik yang dilaksanakan di MAN 1 Jombang ini diikuti oleh 93 tim. Tahapan lomba dimulai dengan selama dua jam, para peserta lomba berlatih membuat robot. Robot kreasi para peserta untuk dilombakan. Kemudian, dipilih dua belas tim untuk lanjut ke babak kontes. Kreator robot hidrolik dari MAN 3 Jombang dibimbing oleh Pak Ahmah Muhammad didampingi Pak Syafiudin.

“Di babak kontes, mereka presentasi dengan menggerakkan robot. Robot digerakkan untuk menata benda-benda 3 dimensi yang berbeda bentuk. Benda-benda ditata hingga membentuk menara,” terang Pak Syafiudin. (LiT)

Rank One of Economics (Room 2018) Mengantar MAN 3 Jombang Raih Peringkat Dua

Rank One of Economics (Room 2018)

Mengantar MAN 3 Jombang Raih Peringkat Dua

 

Siti Nur Aini, siswa kelas XII IIS 3 MAN 3 Jombang berhasil mendapatkan peringkat dua di ajang Rank One of Economics (Room 2018). Ajang tersebut diselenggarakan oleh HIMA Manajemen STIE PGRI Dewantara Jombang (4/2). Para peserta berasal dari sekolah satu wilayah kerja Surabaya meliputi Surabaya, Jombang, Mojokerto, Gresik, dan Sidoarjo.

Kegiatan yang terinspirasi dari acara Rangking 1 di televisi tersebut dilaksanakan di Hall STIE PGRI Dewantara Jombang. Ada lima tahapan yang harus dilalui oleh para peserta untuk sampai menuju tiga besar. Tahap pertama adalah babak menentukan benar atau salah. Soal berbentuk pilihan ganda disajikan pada tahap kedua. Tahap ketiga, para peserta dihadapakan pada soal berbentuk pilihan pendek. Tahapan yang cukup rumit dan menantang ada di tahap keempat yaitu analisis. Tahapan berakhir di tahap kelima yang merupakan babak final. Ada tiga peserta terpilih yang berhak mengikuti tahap final.

“Sebelum mengikuti lomba, para siswa yang mengikuti lomba mengikuti bimbingan intesif selama tiga hari,” tutur Lailatul Hikmah, pembimbing lomba. (LiT)

 

Pustakawan MAN 3 Jombang Ikuti Workshop Sistem Klasifikasi dengan e-class

Pustakawan MAN 3 Jombang Ikuti Workshop Sistem Klasifikasi dengan e-class

MAN 3 Jombang terus berbenah dalam rangka pelayanan pendidikan bagi siswa madrasah. Kali ini, (20/1) MAN 3 Jombang mengirim satu orang pustakawan dan pembina komunitas baca madrasah untuk mengikuti workshop sistem klasifikasi bagi pustakawan dan pengelola TBM (Taman Baca Masyarakat). Mereka adalah Lina Dinayanti dan Rialita Fithra Asmara. Workshop dilaksanakan di Perpustakaan Umum Daerah Kota Kediri, Jalan Diponegoro Nomor 9 Kediri.

Dua orang pustakawan berkualitas dan kaya prestasi hadir sebagai pembicara. Pertama, Rotmianto Mohamad, kreator e-class dan pustakawan Peraih Bung Tomo Award 2013. Kedua, Dio Eka Prayitno, pustakawan Perbanas dan Pustakawan Berprestasi Tingkat Kopertis 7 2017. Dio membahas tentang perpustakaan  standar nasional, sertifikasi pustakawan, dan akreditasi perpustakan. Selain itu, juga membahas tentang bagaimana menjadi pustakawan yang sukses.

“Menurut Richard St. John ada delapan rahasia sukses yaitu passion, work, focus, push, ideas, improve, serve, dan persist,” jelas Dio.

Sementara itu, Rotmianto lebih menekankan pada praktik penerapan e-class. e-class adalah Electronic Classification. E-class merupakan pengembangan dari aplikasi yang sudah beredar sebelumnya yang bernama e-DDC (Electronic Dewey Decimal Classification). e-DDC dikembangkan oleh Rotmianto sejak tahun 2009 dengan tujuan untuk membantu dan memudahkan pustakawan dalam hal classifier untuk menentukan klasifikasi koleksi yang ada di perpustakaan. (LiT)

MAN 3 Jombang, Giatkan Gerakan Literasi Madrasah dan Ramaikan Sudut Baca

MAN 3 Jombang, Giatkan Gerakan Literasi Madrasah dan Ramaikan Sudut Baca

Gerakan literasi madrasah terus menggaung di MAN 3 Jombang. Salah satu perwujudan dari gerakan tersebut adalah munculnya sudut baca yang menarik dan terletak di sudut kelas. Sudut baca yang terletak di masing-masing kelas mulai ramai dan kreatif dalam penyajiannya (21/1). Sudut baca berisi buku-buku nonteks pelajaran. Selain buku, ada tikar, poster, dan beberapa boneka. Hal itu untuk mewujudkan suasana membaca yang lebih santai.

Salah satu sudut baca yang asyik adalah sudut baca yang terletak di kelas X MIPA 5. Di sudut baca kelas tersebut, ada nuansa lain selain buku yaitu boneke-boneka dongeng. Mereka bisa praktik mendongeng, bermain alat musik untuk mengiringi pembacaan buku, dan bedah buku.

“Setelah siswa membuat sinopsis atau catatan penting dari buku yang telah dibaca, siswa dipacu untuk menulis karya baru berdasarkan ide dari catatan tersebut. Misalnya, menulis puisi dan cerpen,” tutur Rialita Fithra Asmara, pembina Komunitas Baca Arpelbuk MAN 3 Jombang dan pelopor gerakan sudut baca di madrasah.

Komunitas baca Arpelbuk bekerja sama dengan semua sudut baca yang ada di kelas. Komunitas ini sudah pernah meraih beragam prestasi. Prestasi tersebut meliputi juara satu dan dua lomba menulis cerpen di Universitas Negeri Surabaya, juara 3 lomba menulis cerpen di Dewan Kesenian Kabupaten Lamongan, juara 1 lomba menulis cerpen di Universitas Hasyim Asy’ari, dan masih banyak yang lain. Pada tahun ini, Arpelbuk bekerja sama dengan para siswa anggota sudut baca berencana untuk menerbitkan buku yang setelah Pemulung Pesisir. Bedanya, kali ini ada dua jenis, fiksi dan nonfiksi. Salam Literasi. (LiT)

 

MAN 3 Jombang Gelar Acara Motivasi Kinerja dan Pelepasan Siswa Penerima Beasiswa Pertukaran Pelajar ke Luar Negeri

MAN 3 Jombang Gelar Acara Motivasi Kinerja dan Pelepasan Siswa Penerima Beasiswa Pertukaran Pelajar ke Luar Negeri

 

Ada ragam cara meningkatkan motivasi kinerja para pendidik dan tenaga pendidikan. Salah satunya adalah dengan menggelar acara yang berisi motivasi kinerja. Kali ini, MAN 3 Jombang meghadirkan Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Drs. H. Syamsul Bahri, M.Pd.I untuk memberikan motivasi kepada seluruh warga madrasah.

“Tahta, harta, dan wanita adalah macam-macam godaan yang ada di dunia. Jika melakukan dosa yang terkait ketiganya, segeralah bertaubat. Jika ada perdebatan antara suami istri, janganlah saling menghajar. Tidak ada laki-laki atau perempuan yang sempurna. Marilah kita membangun keluarga sakinah dan membina suasana menerima kekurangan dan kelebihan,” nasihat Kakanwil dengan penuh semangat.

Acara yang digelar pada (18/1) tersebut, selain pemberian motivasi juga pemberian apresiasi dan pelepasan tiga siswa madrasah yang lolos mendapatkan beasiswa pertukaran pelajar ke luar negeri. Negeri yang dituju adalah Jepang, Jerman, dan Amerika Serikat. Ketiga siswa yang mengikuti ajang tersebut adalah Eko Wahyu Satria (Jepang), Aikon Mada Arrafi (Jerman), dan Diana Nabila (Amerika). Mereka berhasil lolos saringan pertukaran pelajar Bina Antar Budaya Chapter Surabaya 2018. Beberapa tahapan seleksi berhasil mereka lalui dengan baik. Pemberian apresiasi dilakukan oleh kepala MAN 3 Jombang, Sutrisno dan Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Syamsul Bahri. (LiT)

 

 

Ekstrakurikuler Keolahragaan MAN 3 Jombang Berjaya di Ajang Olimpiade Olahraga se-Kabupaten Jombang

Ekstrakurikuler Keolahragaan MAN 3 Jombang Berjaya di Ajang Olimpiade Olahraga se-Kabupaten Jombang

Guru MGMP Olahraga se-Kabupaten Jombang menyelenggarakan olimpiade olahraga pada 16—17 Januari 2017. Bidang yang masuk dalam olimpiade adalah atletik, catur, dan bola voli. Semua guru olahraga MAN 3 Jombang turut serta melatih para siswa sebelum mengikuti olimpiade. Para siswa yang aka mengikuti olimpiade terlebih dahulu melalui tahap seleksi.

“Tahapan pertama yang harus dilalui sebelum lomba adalah menyeleksi. Kemudian siswa yang lolos seleksi harus mengikuti latihan secara berkelanjutan sampai olimpiade tiba,” tutur Ainul Afandi, salah satu guru olahraga di MAN 3 Jombang.

Dalam ajang tersebut, madrasah berhasil memboyong  enam kejuaraan. Kejuaran meliputi juara 3 catur putri atas nama  Khaerinda Nindi F. Juara 2 lari putra atas nama Fakih Khoirun N. Juara 2 tolak peluru putra atas nama Ahmad Soni Akbar. Juara 2 lompat jauh putri atas nama Rizkia Dwi A. Juara 3 lompat jauh putri atas nama Siti Nila. Juara 2 bola voly oleh tim bola voly putri. (LiT)

MAN 3 JOMBANG JUARA UMUM KSM KABUPATEN

MAN 3 Jombang Raih Juara Satu di Empat Bidang Olimpiade KSM Kabupaten

Tim olimpiade MAN 3 Jombang terus melakukan beragam kegiatan yang dapat memupuk prestasi siswa (22/1). Kali ini, lima siswa yang mengikuti bimbingan olimpiade Biologi dan Geografi dikirim untuk mengikuti pelatihan di Bandung selama lima hari. Pelatih mereka adalah para pemenang olimpiade tingkat nasional maupun internasional. Sebelumya, (29/1) MAN 3 Jombang berhasil meraih juara satu di empat bidang olimpiade KSM (Kompetisi Sains Madrasah) tingkat Kabupaten Jombang. KSM dilaksanakan di MAN 1 Jombang. Lima bidang tersebut meliputi Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi

“Kami terus berbenah dan melakukan berbagai terobosan dalam rangka peningkatan prestasi siswa dalam hal mengikuti olimpade,” jelas Catur Endang Surya Mukti, penanggung jawab program bimbingan olimpiade MAN 3 Jombang.

Selain mengirim para siswa mengikuti pelatihan di luar kota dengan para pelatih yang kompeten, para siswa bimbingan olimpade rutin berlatih setiap hari Selasa seusai kegiatan pembelajaran di kelas. Para pelatih berasal dari guru-guru bidang olimpiade yang berasal dari madrasah. Saat ini, Tim Olimpiade MAN 3 Jombang pun terus bersiap untuk menyambut KSM tingkat provinsi Jawa Timur.

SISWA MAN3 JOMBANG MENJADI GUK JOMBANG

Hasril Firmansyah, Raih Juara 3 Ajang Guk Yuk Kabupaten Jombang 

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Jombang mengikuti pemilihan Guk Yuk untuk pertama kali. Hasril menceritakan pengalamannya (21/1). Pada ajang tersebut, Hasril atau pemilik nama lengkap Muhammad Hasril Firmansyah berhasil meraih juara 3 (16/12). Ajang Guk Yuk diselenggarakan oleh Disbudpar (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata). Ada dua orang siswa yang mengikuti ajang bergengsi di Kabupten Jombang itu. Selain Hasril, ada Eko Wahyu S. Keduanya lolos hingga seleksi 15 finalis dan berhak melaju ke babak Grand Final. Namun, yang masuk menuju babak tiga besar adalah Hasril.

Sebelumnya, mereka harus mengikuti seleksi psikotes, Bahasa Inggris, dan talenta dan yang lolos akan melaju menuju masa karantina. Eko dan Hasril dalam mengikuti ajang tersebut dibina oleh dua orang yaitu Bu Eva Indaryuni S.Pd. dan Ibu Maya Pertiwiningrum S.Pd. “Saya ingin mengikuti ajang tersebut dan meraih lebih banyak lagi prestasi,” ujar Hasril saat masa karantina menuju babak Grand final. (LiT)