5 Siswa MAN 3 Jombang Rebut Medali dalam PORKAB Wushu

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Tak hanya bidang akademis, MAN 3 Jombang juga memiliki segudang prestasi dalam bidang olahraga. Wushu, misalnya. Baru-baru ini 5 siswa MAN 3 Jombang meraih medali dalam PORKAB Wushu Kategori Sanda (tarung bebas).  Penyelenggara lomba adalah WI (Wushu Indonesia) Kabupaten Jombang. Lomba tingkat kabupaten ini berlangsung dari tanggal 17 hingga 18 September 2021 bertempat di GOR UNIPDU.

MAN 3 Jombang sendiri mengirimkan 6 delegasi. Keenam siswa tersebut telah melalui proses seleksi  yang dilakukan Ahmad Zakaria Ansori, selaku pelatih. Selanjutnya mereka dilatih teknik wushu sanda selama dua pekan. Latihan keras mereka berbuah kemenangan.  Mereka tampil prima pada setiap ronde pertandingan hingga babak final. Dari enam siswa, lima diantaranya berhasil meraih medali.

Berikut daftar pencapaian delegasi MAN 3 Jombang dalam PORKAB Wushu Kategori Sanda :

  1. M. Rizal Nuruzzaman  (XI MIPA 2) memperoleh medali emas kelas  65 kg Junior
  2. Rendi Dwi Amiruddin (XII MIPA 3) memperoleh medali emas kelas 80 kg junior
  3. Nur Rohman Wahid Ardhani (XII Agama 1) memperoleh medali perunggu kelas 56 kg junior
  4. M. Fathur Rahman (XII IPS 2) memperoleh medali perunggu kelas 52 kg junior
  5. M.Audiansyah Haidar Hermanda (XII MIPA 1) memperoleh medali perunggu kelas 60 kg senior

Rendi Dwi Amiruddin mengaku tidak menyangka mendapatkan medali emas. Pasalnya, ini adalah kali pertama ia mempelajari teknik wushu. “Beruntung saya aktif di Pagar Nusa. Menurut saya ada beberapa kemiripan antara Pagar Nusa dan wushu sehingga tidak terlalu sulit bagi saya menyesuaikan diri,” ujar Rendi. Senada dengan Rendi, M. Rizal Nuruzzaman mengaku bangga dengan pencapaiannya dalam kompetisi tersebut. “Saya bersyukur dapat menyumbang medali emas untuk madrasah,” kata Rizal.

Ahmad Zarqoni, S.Ag. selaku pembina mengatakan bahwa keenam siswa  merupakan  anggota ekstrakurikuler silat Pagar Nusa di Man 3 Jombang. “Memiliki kemampuan dasar bela diri membuat anak-anak cepat dalam belajar teknik-teknik wushu,” kata Zarqoni.

Sementara itu, Verda Agustina Wintaryanti, S.Si  yang juga sebagai pembina berharap prestasi olahraga MAN 3 Jombang semakin meningkat. “MAN 3 Jombang memiliki banyak ekstrakurikuler bidang olahraga. Semoga pandemi segera usai, sehingga anak-anak dapat latihan lebih intensif agar siap tanding apabila ada kejuaraan,” ujar Verda. (Zul)

MAN 3 Jombang Juara Bertahan Duta Kesehatan Remaja

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) –  MAN 3 Jombang pertahankan gelar Duta Kesehatan Remaja. M. Fayedh Hamas (XI MIPA 3) menjadi juara 1 putra mengikuti jejak kakak kelasnya, Sayyid Fadhil Murtadlo pada penyelenggaraan sebelumnya. Sementara itu, Nabila Laila Sholihah (XI MIPA 4) menjadi juara 3 putri dalam ajang yang sama. Pemilihan Duta Kesehatan Remaja  merupakan salah satu rangkaian Lomba UKS yang dihelat oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang.

Pelaksanaan lomba  15 dan 16 September 2021 di SMP Sawunggaling. Pada hari pertama, peserta menyelesaikan  tes tertulis terkait 8 Gol UKS.  Mereka juga diberi  materi tentang kesehatan remaja dan melakukan diskusi. Keaktifan dan sikap selama mengikuti kegiatan menjadi salah satu penilaian. Di tahap ini, peserta  disaring menjadi 5 besar putra dan putri yang akan unjuk bakat pada hari kedua.  Hamas menunjukkan kemampuannya dalam olah raga pencak silat, sedangkan Nabila unjuk kebolehan dalam menyanyikan sebuah lagu.  Keduanya lolos tiga besar. Di tahap final, peserta diberikan pertanyaan secara acak terkait 8 Gol UKS. Mereka diminta menyampaikan argumennya secara langsung di hadapan juri.

“Saya mendapat pertanyaan tentang Stunting. Dari  penyebab hingga  cara pencegahannya,” ujar Nabila. Sementara itu ditemui di tempat terpisah, Hamas mengaku mendapatkan pertanyaan terkait ODHA (Orang Dengan HIV AIDS). “Saya akan merangkul ODHA agar terlibat aktif dalam kehidupan masyarakat,” ujar siswa yang bercita-cita masuk fakultas kedokteran itu.

Setelah dinobatkan sebagai  juara 1 Duta Kesehatan Remaja, Hamas akan menjalankan program yang telah ia canangkan. Salah satu programnya adalah memanfaatkan sosial media untuk sosialisasi tentang kesehatan remaja.

Aris Daryati, AMK  selaku pembina mengatakan bahwa  Hamas dan Nabila akan dilibatkan dalam setiap kegiatan UKS madrasah seperti skrining,seminar, dan lain-lain. “Sebagai duta, mereka dapat menginspirasi siswa lainnya untuk menjaga kesehatan,” ujarnya. (Zul)

Siswa MAN 3 Jombang Peringkat 6 Besar ASEAN Student Science Olympiad

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang)-  Tekad  Dawud Putra Cahyono (XII Mipa 1) untuk berprestasi perlu diacungi jempol. Tak puas diri meraih juara di berbagai kompetisi dalam negeri, kini ia mengharumkan MAN 3 Jombang dengan berprestasi dalam ajang ASCIENCO 2 ( ASEAN Student Science Olympiad 2). Kompetisi tersebut dihelat pada tanggal 28 dan 29 Agustus 2021. Penyelenggara lomba adalah Olimpiadekita.com dari Indonesia yang bekerja sama dengan SEC ( Malaysia ), SEA-EOCOM            ( Singapura ), dan Al-Ihsan Education Community ( Brunei Darussalam ). Dawud berhasil menduduki peringkat 6 besar di kompetisi  tingkat Asia Tenggara itu. Atas prestasinya tersebut, ia diganjar medali perak.

ASCIENCO 2 dilaksanakan secara virtual. Kompetisi  ini menggunakan tiga sistem pengawasan yang sangat ketat. Pertama,  Hidden Audio and Video Recorder  yang akan merekam seluruh kegiatan peserta saat pengerjaan soal. Kedua, Automatic Disqualification Integration System yang akan melakukan pengurangan nilai dan diskualifikasi secara otomatis bagi peserta yang melanggar peraturan olimpiade. Ketiga, Traffic and IP Monitoring System yang akan melakukan blocking permanen jika peserta terindikasi curang.

ASCIENCO 2 diselenggarakan  dalam satu tahapan. Soal yang diujikan menggunakan 80% Bahasa Inggris, sisanya Bahasa Melayu.  Menurut Dawud, kualitas soalnya cukup sulit. “Untuk soal problem solvingnya berbahasa Inggris. Lumayan berat, tapi bagi saya sangat menantang,” ujar siswa yang bercita-cita menjadi  insinyur pertambangan ini.  Dawud menyelesaikan kompetisi  di peringkat 6 dengan raihan 190 poin.

“Saya berharap prestasi MAN 3 Jombang pada mapel Fisika semakin meningkat,” kata Dawud.  Ia mengaku tidak akan berpuas diri untuk mencetak prestasi. Dalam waktu dekat, ia akan mewakili Kabupaten Jombang dalam seleksi KSN Provinsi pada mapel Fisika. (Zul)