Hari Pertama Ujian Madrasah di MAN 3 Jombang Berjalan Lancar

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) –  Hari pertama Ujian Madrasah Berbasis Komputer (UMBK) di MAN 3 Jombang berjalan lancar (19/3). Total banyaknya peserta  adalah 875 siswa. Mereka  adalah peserta didik kelas akhir dari empat jurusan, yaitu MIPA, IPS, Bahasa, dan Agama.  Bahasa Indonesia dan Sejarah Kebudayaan Islam adalah dua mata pelajaran yang diujikan pada hari pertama.

Peserta mengerjakan ujian di aula lantai dua dan tiga MAN Induk.   Mereka terbagi dalam delapan ruang ujian. Untuk menghindari kerumunan,  UMBK berlangsung dalam tiga sesi. Durasi untuk setiap sesi selama 2 jam 40 menit. Peserta didik putri melaksanakan UMBK pada sesi satu dan dua. Sementara itu, peserta didik putra mengerjakan ujian pada sesi tiga.

Ketua Panitia UMBK, Sugiyantoro mengatakan bahwa tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan ujian pada hari pertama. Pihaknya juga memperketat protokol kesehatan. “Sebelum memasuki ruangan, peserta   wajib cuci tangan, dan memakai masker,” ujar Sugiyantoro. Hal itu dilakukan untuk menghindari penularan Covid-19.

Sesuai jadwal, UMBK MAN 3 Jombang berlangsung selama sembilan hari. UMBK akan berakhir pada Senin (28/3).  Setiap harinya, terdapat dua mata pelajaran yang diujikan sesuai dengan jurusan peserta didik. “Dari semua jurusan, total ada 36 mapel,” pungkas Sugiyantoro. (Zul)

Dawud Putra Cahyono Menang Telak dalam Olimpiade Fisika Tingkat Nasional

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) –  Dawud Putra Cahyono (XII MIPA 1) selalu memasang target menjadi juara pertama dalam setiap kompetisi yang dia ikuti. “Selama ini saya belum pernah juara pertama di kompetisi mana pun. Kalau belum juara pertama, saya tidak akan berhenti,” kata Dawud beberapa waktu lalu. Impian Dawud kini menjadi nyata.  Dia berhasil menjadi pemenang dalam Olimpiade Fisika GEOSFAIR VI (19/3).  Penyelenggara lomba tingkat nasional ini adalah Universitas Negeri Medan.

Pelaksanaan lomba berlangsung secara daring dengan satu tahapan (17/3). Dawud mengerjakan 40 soal yang disediakan panitia. Terdapat  10 materi yang diujikan, yakni Pengukuran, Kinematika, Dinamika Linier, Dinamika Rotasi, Osilasi, Listrik Magnet, Gravitasi, Termofisika, Mekanika, dan Gelombang.  “Banyak soal yang menjebak, tetapi saya tertantang untuk menyelesaikannya,” ujar Dawud. 

Dari 40 soal, Dawud mengerjakan 30 soal secara benar. Setiap jawaban benar mendapat penambahan nilai 4, sedangkan bila jawaban salah diberikan pengurangan nilai 1.  Dawud memperoleh nilai akhir 110 dan menjadi yang terbaik dalam kompetisi ini. Selisih nilai Dawud  dengan pesaingnya amat jauh, yaitu 12 poin. Dawud menang telak dan menjadi juara pertama.

Kemenangan ini tentu membuat Dawud bangga. Upayanya selama ini membuahkan hasil.  Dawud berharap prestasi akademik MAN 3 Jombang terus meningkat, terutama pada mata pelajaran Fisika. “Kalau memang dibutuhkan, saya dengan sukarela siap berbagi ilmu kepada adik kelas  dalam menghadapi olimpiade Fisika,” tutur Dawud. (Zul)