Program Kelas Unggulan MAN 3 Jombang Libatkan Wali Murid dalam Pembentukan Kelas Olimpiade

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Program Kelas Unggulan MAN 3 Jombang mengundang wali murid dalam pertemuan secara daring pada Minggu (23/7/2023). Peserta pertemuan lewat Zoom ini adalah wali murid kelas X-8 dan X-9. Tujuan pertemuan ini adalah untuk menyosialisasikan kepada wali murid terkait pembentukan kelas olimpiade.

Kepala MAN 3 Jombang, Sutrisno lewat sambutannya menyampaikan bahwa pembentukan kelas olimpiade berbeda dengan tahun sebelumnya. “Tahun ini kami menawarkan kepada wali murid, bila berkenan akan diadakan seleksi di dua kelas tersebut,” ujar Sutrisno.

Sutrisno menambahkan bahwa kelas olimpiade akan dikelola secara mandiri oleh program kelas unggulan. “Pembiayaannya juga berbeda dengan kelas unggulan yang bukan kelas olimpiade,” imbuh Sutrisno. Pria asal Kabuh ini mengingatkan bahwa kelas olimpiade dapat terbentuk apabila telah memenuhi kuota minimal 28 peserta didik.

Koordinator kelas olimpiade, Catur Endang mengatakan bahwa nantinya kelas tersebut akan terbagi menjadi enam kelompok mata pelajaran (mapel). Enam mapel tersebut adalah Matematika, Geografi, Biologi, Kimia, Fisika, dan Ekonomi. “Ada hari khusus mereka belajar materi olimpiade sesuai kelompok mapel selama delapan jam pelajaran,” ujar Catur.

Pada pelaksanaannya, kelas olimpiade akan melibatkan guru-guru terpilih. “Kami juga akan undang tentor-tentor profesional dari luar madrasah dan para alumni yang dahulu pernah berprestasi di bidang olimpiade,” kata Catur.

Wali murid dapat melakukan persetujuan adanya pembentukan kelas olimpiade lewat google form. Tautan google form sudah dibagikan ke grup wali murid kelas X-8 dan X-9. “Setelah memenuhi kuota, kami akan segera melakukan seleksi kepada peserta didik yang orang tuanya menyetujui pembentukan kelas olimpiade ini,” pungkas Catur. (Zul)

Program Kelas Unggulan MAN 3 Jombang Adakan Diskusi untuk Menangkal Penyebaran Narkoba dan LGBT

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Bertepatan dengan Hari Anak Nasional, Program Kelas Unggulan MAN 3 Jombang mengadakan kegiatan diskusi pada Minggu (23/7/2023). Kegiatan ini berjudul Diskusi Menangkal Penyebaran Narkoba dan LGBT di Komunitas Pelajar. Bertindak sebagai pembicara adalah tim dari Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI).

Kegiatan diskusi ini diikuti oleh seluruh peserta didik Kelas XI Unggulan. Untuk peserta didik putri, yakni XI MIPA 5, XI MIPA 6, dan XI IPS 3 mengikutinya di Aula Lantai Tiga. Sementara peserta didik putra, yaitu XI MIPA 1 mengikutinya di kelas.

Koordinator Program Unggulan, Abdul Mukhid menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk membentengi peserta didik dari pengaruh narkoba dan LGBT. Hal senada disampaikan oleh Kepala MAN 3 Jombang, Sutrisno. “Propaganda LGBT dan narkoba makin gencar lewat sosial media, peserta didik harus memiliki bekal ilmu dan iman untuk tidak terpengaruh hal negatif tersebut,” ujar Sutrisno dalam sambutannya. (Zul)

Lolos Pertukaran Pelajar ke Swiss, Peserta Didik MAN 3 Jombang Ingin Kenalkan Budaya Indonesia

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Peserta didik MAN 3 Jombang, M. Yusuf Gabriel (XII MIPA 1) siap berangkat ke Swiss. Gabriel telah diyatakan lolos seleksi AFS Intercultural Programs melalui Bina Antarbudaya Chapter Surabaya. Sekadar tahu, AFS Intercultural Programs merupakan organisasi pertukaran antar budaya terbesar di dunia, yang beroperasi di lebih dari 60 negara.

Untuk lolos program ini, Gabriel harus mengikuti beberapa tahap seleksi. Salah satu yang berkesan bagi pemenang OSN Informatika Kabupaten Jombang ini adalah tahapan proyek sosial. “Saya diberi tugas berbagi makanan kepada orang-orang yang membutuhkan. Itu pengalaman yang mengesankan,” ujar Gabriel.

Bersama peserta pertukaran pelajar lainnya dari Jawa Timur, Gabriel telah mengikuti Farewell Party di Gedung FMIPA, Universitas Negeri Surabaya (16/7/2023). Kegiatan itu sebagai penanda pelepasan mereka untuk mengikuti program tersebut ke negata-negara tujuan. Dalam acara tersebut, peserta juga menampilkan pertunjukan drama Legenda Gunung Tangkuban Perahu dan Bawang Merah Bawang Putih. Gabriel tampil memukau sebagai salah satu pemeran utama.

Sebagai bentuk dukungan, Ketua Program Kelas Unggulan MAN 3 Jombang, Hj Maslachatul Ammah turut hadir dalam kegiatan itu. Ning Laha menyampaikan rasa bangga atas prestasi peserta didik kelas unggulan. Menurutnya, Gabriel telah menunjukkan bahwa santri dapat bersaing dengan siswa sekolah umum lainnya. “Keberhasilan Gabriel berkat dukungan dari seluruh civitas akademika MAN 3 Jombang juga pengasuh Pondok Pesantren Bahrul ulum,” ujar Ning Laha. Pihak MAN 3 Jombang, khususnya kelas unggulan telah memfasilitasi Gabriel dari tahap seleksi melalui proses pendampingan dan pembimbingan secara intensif.

Ning Laha menambahkan bahwa setiap tahun selalu ada peserta didik kelas unggulan MAN 3 Jombang yang mengikuti pertukaran pelajar. “Sempat terhenti karena pandemi dan tahun ini program tersebut dibuka kembali,” kata Ning Laha.

Momen perpisahan dengan Gabriel dihadiri pula oleh rekan-rekan sekelasnya di XII MIPA 1. “Kami bangga dan mendoakan agar kegiatan Gabriel di Swiss berjalan lancar,” ujar salah satu peserta didik XII MIPA 1, Zaidan Attabrani.

Gabriel akan mengikuti program AFS di Swiss selama kurang lebih 10 bulan. Di sana, dia akan terlibat dalam berbagai proyek sosial. Selain ingin mendapatkan pengalaman belajar di luar negeri, Gabriel juga memiliki misi. “Saya ingin mengenalkan budaya Indonesia,” pungkas Gabriel. (Zul)

Aman, 28 Pelaku Usaha Kantin MAN 3 Jombang telah Bersertifikat Halal

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – MAN 3 Jombang selalu melakukan inovasi. Yang terbaru, madrasah di bawah naungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas ini memiliki kantin halal. Tidak hanya sekadar nama, kantin tersebut telah bersertifikat halal. Sejumlah 28 pelaku usaha yang terlibat dalam pengadaan makanan pun juga telah bersertifikat halal.

Untuk mendapatkan sertifikat halal, para pelaku usaha harus memenuhi beberapa kriteria. Siti Kholishotun Ni’mah selaku Pendamping Proses Produk Halal (P3H) mengatakan bahwa pelaku usaha kantin MAN 3 Jombang harus menggunakan bahan makanan yang halal, cara pengolahan dan penyimpanan makanan juga melalui proses yang benar. “Dalam pengurusan sertifikat halal, butuh waktu paling lama tiga bulan,” ujar wali kelas XI Agama 2 ini.

Kepala MAN 3 Jombang, Sutrisno menyampaikan bahwa kantin halal merupakan bentuk tanggung jawab madrasah dalam menyediakan menu makanan yang sehat dan halal untuk peserta didik. Dengan adanya sertifikat halal yang dimiliki pelaku usaha, maka makanan yang dijual di kantin MAN 3 Jombang terjamin keamanannya untuk dikonsumsi.

“Selain sehat dan halal, produk yang dijual pelaku usaha harus menyesuaikan dengan apa yang disukai anak-anak, baik rasa maupun harga,” ujar Sutrisno pada kegiatan Pembinaan Kantin Halal dan Penyerahan Sertifikat Halal, Sabtu (15/7/2023).

Sutrisno menambahkan bahwa tampilan kantin halal MAN 3 Jombang sangat menarik dengan bergaya milenial. “Harapannya anak-anak dapat berbelanja dengan nyaman di kantin halal,” imbuh Sutrisno.

Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, KH. M. Wafiyul Ahdi mengapresiasi adanya kantin halal di MAN 3 Jombang. Dalam sambutannya, Gus Wafi berpesan agar pelaku usaha menjaga kualitas makanan yang akan dijual. Usai memberikan sambutan, Gus Wafi turut menyerahkan sertifikat halal kepada pelaku usaha kantin MAN 3 Jombang. (Zul)

Peserta Didik Kelas X Unggulan Ikuti Matrikulasi Keagamaan

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Kelas Unggulan MAN 3 Jombang memiliki banyak program untuk meningkatkan kemampuan peserta didiknya. Salah satunya adalah matrikulasi keagamaan yang terlaksana selama satu pekan dari 15 Juli 2023 hingga 22 Juli 2023.

Program tahunan ini diperuntukkan untuk peserta didik kelas X Unggulan yaitu X.1, X.8, X.9, dan X.10. Kegiatan matrikulasi keagamaan untuk unggulan putri dimulai dari jam pertama hingga jam kedelapan. Sementara unggulan putra mengikuti kegiatan dari jam kedua hingga jam kesembilan. Kegiatan matrikulasi dilaksanakan di kelas masing-masing.

Menurut Abdul Mukhid selaku koordinator kelas unggulan, materi matrikulasi keagamaan meliputi membaca Al Qur’an, Salat, Tahlil, Istighosah, dan menulis Pego. Tujuan matrikulasi ini adalah menyaring peserta didik yang belum menguasai materi-materi tersebut untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

“Matrikulasi keagamaan ini juga berguna bagi peserta didik yang tidak berlatar belakang pesantren agar mereka dapat mengejar ketertinggalan,” ujar Mukhid. Guru Bahasa Inggris ini berharap melalui matrikulasi keagamaan dapat meningkatkan kualitas peserta didik MAN 3 Jombang, khususnya kelas unggulan.

Peserta didik Kelas X.1, M. Chusni menyambut baik program ini. Chusni adalah lulusan salah satu SMP Negeri di Kota Mojokerto. Tahun ini adalah kali pertama dia mondok di Bahrul Ulum Tambakberas. “Matrikulasi keagamaan membuat saya lebih siap dengan materi kepesantrenan,” ujar Chusni. (Zul)

Kirim 7 Delegasi ke Tingkat Provinsi, MAN 3 Jombang Juara Umum KSM Kabupaten

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Pemenang KSM tingkat kabupaten telah diumumkan pada Jum’at (14/7/2023). Tujuh peserta didik MAN 3 Jombang berhasil menjadi pemenang. Mereka berhak melaju ke tingkat provinsi. Sekadar tahu, MAN 3 Jombang menjadi madrasah di Kabupaten Jombang yang paling banyak mengirimkan delegasi ke tingkat provinsi.

Berikut daftar nama peserta didik MAN 3 Jombang yang menjadi pemenang KSM Kabupaten.

Matematika:
Naila Hananti (XI MIPA 6) sebagai Juara 3

Geografi:
Najla Syarifah (XI MIPA 4) sebagai Juara 3

Fisika:
M. Latif (XI MIPA 1) sebagai Juara 3
M. Abigail (XI MIPA 1) sebagai Juara 5

Biologi:
Diaz Mega Sakinah (XI MIPA 4) sebagai Juara 3
Elsa Nur Rahmawati (XI MIPA 4) sebagai Juara 4

Ekonomi:
Nurul Aziziyah (XI MIPA 4) sebagai Juara 4

KSM tingkat provinsi dijadwalkan terlaksana pada 5-6 Agustus 2023. Koordinator Bimbingan Pemantapan Materi Olimpiade (BPMO), M. Bagus Amrullah mengatakan bahwa pihaknya akan mengadakan pembimbingan secara intensif. “Anak-anak yang lolos akan kami karantina. Mereka akan mendapat pembinaan tentang mapel keilmuan murni maupun integrasi,” ujar Bagus.

Menurut Bagus, BPMO telah menyiapkan pembina yang berkompeten. “Para alumni yang dahulu pernah menjadi juara olimpiade juga akan membantu membimbing anak-anak,” imbuh Bagus. Guru Matematika ini optimis, delegasi MAN 3 Jombang dapat bersaing di tahap selanjutnya. (Zul)

Delegasi MAN 3 Jombang Kembali Borong Juara Robotik Tingkat Nasional

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Robotik MAN3 Jombang makin menunjukkan taringnya di berbagai kompetisi nasional. Pada perhelatan Wonderfull Indonesia Robot Challenge (WIRC), tiga tim MAN 3 Jombang berjaya. Kompetisi tahunan tersebut terlaksana di Jatim Park 3, Batu pada 8-9 Juli 2023.

Pada kompetisi tingkat nasional itu, MAN 3 Jombang mengikuti dua kategori. Satu tim putra di kategori creative dan menjadi Juara Tiga dengan inovasi robot bernama ECB (baca : https://mantambakberas.sch.id/2023/07/13/robot-pembersih-sampah-milik-peserta-didik-man-3-jombang-menjadi-juara-tiga-kompetisi-robotik-nasional/). Tidak mau kalah, tim putri meraih prestasi di kategori Robot Soccer. Satu tim menjadi Juara Tiga pada kategori tersebut. Tim lainnya mendapat predikat Best Poin.

Berikut nama-nama peserta didik yang mengharumkan nama MAN 3 Jombang dalam kompetisi nasional WIRC :

Juara 3 Robot Soccer

  • Saskia Dwi Lailatul zahra ( XI MIPA 6)
  • Lubnayya Salma ( XI IPS 5)
  • Mellysa Purnamasari ( XI MIPA 9 )
  • Naila Mahya Hanifah ( XI MIPA 5 )
  • Radhwa Qathrin nada ( XI MIPA 7 )

Juara 3 Best Poin Soccer

  • Bilqis Sayyidatin Habibah ( XII IPS 6 )
  • Naila Raniyah Hanan ( XII MIPA 7 )
  • Hajar Berlanty Mufid ( XII MIPA 4 )
  • Safa Salsabila Azhar ( XI MIPA 6 )

Juara 3 Robot Creative

  • Mikail Nur Ramadhani ( XI MIPA 1 )
  • Nabigh Sholahi Al Mustofa ( XI MIPA 1 )
  • Syahrul Aulia Romdloni (XI MIPA 4)

Salah satu anggota Robotik, Hajar Berlanty mengaku mendapatkan pelajaran berharga saat mengikuti kompetisi itu. “Kami belajar tentang pentingnya kekompakan dan menahan ego masing-masing saat bertanding,” ujar peserta didik Kelas XII MIPA 4 ini.

Sekadar tahu, dalam kategori robot soccer yang diikuti Hajar cs, peserta harus mengumpulkan poin. Caranya dengan memasukkan bola ke dalam gawang lawan menggunakan dua buah robot. Terdapat empat tahapan lomba dan masing-masing pertandingan berdurasi lima menit. “Butuh konsentrasi tinggi dan kerja sama tim untuk mencetak poin,” kata Hajar.

M. Tholib selaku pembina mengapresiasi prestasi anak-anak didiknya. “Prestasi ini menjadi cambuk bagi kami untuk lebih bersemangat meraih juara di kompetisi-kompetisi selanjutnya,” ujar guru matematika ini.

Tholib mengatakan bahwa pihaknya memiliki strategi untuk memaksimalkan prestasi Tim Robotik MAN 3 Jombang. Salah satu strateginya adalah dengan melakukan pengkaderan. “Kami kerap mengundang alumni yang pernah berprestasi di bidang robotik untuk berbagi pengalaman dan ilmu kepada adik-adik kelas mereka di MAN 3 Jombang,” kata Tholib. (Zul)

Modal Rp10000, Robot Pembersih Sampah Milik Peserta Didik MAN 3 Jombang Menjadi Juara Tiga Kompetisi Robotik Nasional

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Kreativitas peserta didik MAN 3 Jombang patut diacungi jempol. Mikail Nur Ramadhani (XI MIPA 1), Nabigh Sholahi Al Mustofa (XI MIPA 1), dan Syahrul Aulia Romdloni (XI MIPA 4) menciptakan inovasi berupa robot bernama Electrik Cleaning Broom (ECB). Robot tersebut didesain untuk membersihkan sampah-sampah di tempat yang sulit dijangkau oleh tangan manusia, seperti kolong tempat tidur.

ECB berbentuk balok yang terbuat dari karton. Di dalamnya terdapat belahan sumpit yang menjepit buntalan tali rafia. Belahan sumpit kemudian diputar menggunakan tenaga dinamo dan membuat buntalan tali rafia yang berfungsi sebagai sapu dapat menarik sampah. ECB dapat bergerak dengan dikendalikan remote untuk menjangkau lokasi terdapatnya sampah.

Nabigh cs mendaftarkan inovasi robot mereka sebagai peserta Wonderfull Indonesia Robot Challenge (WIRC) untuk kategori robot creative. Kompetisi tersebut terlaksana di Batu, Malang pada 8-9 Juli 2023. ECB menarik perhatian juri dan membuat Nabigh cs menjadi Juara Tiga pada lomba bergengsi itu.

“Kami tidak menyangka bisa jadi juara tiga karena robot peserta lain bagus-bagus,” ujar Nabigh. Pernyataan Nabigh diamini oleh rekan setimnya, Mikail dan Syahrul. “Padahal modal kami dalam membuat robot ini hanya Rp10.000,” imbuh Syahrul. Mereka membuat ECB dari bahan-bahan yang mudah didapat seperti karton, tali rafia, dan sumpit.

M. Tholib selaku pembina mengaku bangga dengan prestasi yang diraih anak-anak didiknya. “Dengan bahan-bahan sederhana, mereka dapat menciptakan inovasi yang luar biasa,” ujar Tholib. (Zul)

Ingin Mengenal Pendidikan Pesantren, Mahasiswa Australia Kunjungi MAN 3 Jombang

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Sabtu (8/7/2023), MAN 3 Jombang menerima kunjungan sembilan mahasiswa asing dari Australia. Mereka adalah peserta program East Java Exploration yang merupakan bagian dari Western Australia East Java University Consortium (WAEJUC). Program tersebut memfasilitasi mahasiswa asing untuk belajar dan mengenal bahasa serta budaya Indonesia melalui kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi negeri di Jawa Timur, salah satunya UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA).

Menurut Nabiela Naily selaku Head of International Office UINSA, kedatangan mereka di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, khususnya MAN 3 Jombang adalah untuk mengenalkan kepada mahasiswa asing tentang kekayaan sistem pendidikan pesantren. “Selain itu, kami ingin memotivasi peserta didik MAN 3 Jombang untuk lebih semangat dalam mempelajari dan mempraktikkan bahasa Inggris,” ujar Nabiela.

Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, KH. Wafiyul Ahdi menyambut baik kehadiran para mahasiswa asing tersebut. Dalam sambutannya, Gus Wafi mengenalkan keunikan budaya pesantren di Bahrul Ulum. “Santri kami dari seluruh Indonesia. Selain belajar tentang ilmu agama, mereka juga kami bekali ilmu pengetahuan umum dan akhlak yang baik,” ujar Gus Wafi dalam sambutannya.

Peserta didik MAN 3 Jombang sangat antusias dengan kehadiran para mahasiswa asing tersebut. Beberapa di antara mereka aktif bertanya. Zahro, misalnya. Peserta didik Kelas XI MIPA 6 ini menanyakan tentang persiapan kuliah ke luar negeri. Zahro memang memiliki cita-cita untuk belajar ke mancanegara. Beberapa mahasiswa asing itu berbagi tip, salah satunya menyarankan peserta didik meningkatkan kemampuan berkomunikasi dengan bahasa Inggris.

Pertanyaan Zahro menarik perhatian Nabiela. Menurutnya, pertanyaan itu sesuai dengan tujuan kedatangan pihaknya ke MAN 3 Jombang. “Kami berharap peserta didik MAN 3 Jombang memiliki impian untuk go global. Salah satunya ke Australia,” pungkas Nabiela. (Zul)

Peserta Didik Kelas X MAN 3 Jombang Ikuti Psikotes

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – MAN 3 Jombang mengadakan psikotes pada Sabtu (8/7/2023). Psikotes diikuti oleh seluruh peserta didik kelas X. Kegiatan tersebut terlaksana secara serentak di masing-masing kelas. Dalam pelaksanaannya, MAN 3 Jombang bekerja sama dengan Yayasan Psikologi Pelita Multi Talenta dari Malang.

Sulaiman selaku guru BK mengatakan bahwa psikotes merupakan kegiatan tahunan di MAN 3 Jombang. Program ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kondisi peserta didik, seperti kemampuan kognitif, kecenderungan sikap, bakat dan minat.

“Ada beberapa tes yang diikuti peserta didik diantaranya Tes Kecerdasan (IQ), Tes Kepribadian, EQ, SQ, Kreativitas, Bakat, Minat, dll,” ujar Sulaiman. Hasil tes psikologi akan disampaikan sekitar satu bulan setelah pelaksanaan tes.

Hasil tes berupa data laporan psikogram yang tercetak rangkap dua. “Lembar pertama untuk peserta didik atau orang tua dan lembar kedua untuk Guru BK,” pungkas Sulaiman. (Zul)