Matsama Hari Terakhir, Ajak Peserta Didik Menggali Bakat dan Prestasi

MAN 3 Jombang (Kesiswaan) – Matsama selama empat hari pun akhirnya selesai. Tahap ini menjadi tanda bahwa peserta didik baru telah secara resmi menjadi bagian dari MAN 3 Jombang. Pada Matsama edisi akhir kali ini (6/7), mereka diajak berkunjung ke makam para masyayich Ponpes Bahrul’ulum Tambakberas. Ada empat rute makam yang menjadi tujuan ziarah. Keempat makam tersebut adalah makam K.H. Abd. Wahab Chasbullah, Mbah K.H. Usman, K.H. Abd. Fattah Hasyim, dan K.H. Abd. Hamid Chasbullah. Harapannya agara para peserta didik sekaligus santri Ponpes Bahrul’ulum bisa mengenal dan meneladani para masyayich.

Seperti pada hari-hari sebelumnya, Matsama dibuka dengan apel pagi kemudian dilanjutkan dengan ziarah, dan hadir sebagai acara penutup adalah demontrasi ragam kegiatan ekstrakurikuler yang ada di MAN 3 Jombang. Ada ekstra musik, PMR, KKR,  jurnalistik, Paskibraka, bahasa Inggris, bahasa Jepang, teater, pramuka, dan sebagainya. Selain tampilan, mereka juga mendirikan stan-stan. Stan berisi produk-produk dan foto kegiatan ekstrakurikuler. Ada juga panggung kecil dan tempat untuk berfoto. Para pengurus ekstra juga membagikan brosur yang berisi informasi lebih lanjut terkait kegiatan ekstrakurikuler.

Setelah kunjungan ke stan-stan, peserta didik baru diajak menuju lapangan induk untuk menyaksikan ragam tampilan yang memukau dari anggota esktrakurikuler. Tampilan-tampilan tersebut bisa menstimulus peserta didik untuk menemukan bakat dan prestasi. Dari temuan-temuan itu, mereka bisa menemukan ekstrakurikuler yang sesuai.

“Saya senang dengan beragam kegiatan ekstrakurikuler di MAN 3 Jombang. Rasanya, saya ingin mengikuti semuanya,” tutur salah satu peserta Matsama.

Matsama ditutup dengan pemberian apresiasi terhadap peserta Matsama yang berprestasi dan aktif mengikuti program-program Matsama. Selamat berkarya dan berprestasi di MAN 3 Jombang para peserta didik baru. (LiT)

Matsama Hari Ketiga, Bekali Peserta Didik dengan Wawasan Wiyata Mandala dan Kepesantrenan

MAN 3 Jombang (Kesiswaan) – Peserta didik baru MAN 3 Jombang semakin mantap pengetahuannya terkait wawasan wiyata mandala. Selain itu, mereka juga mendapat pengetahuan yang lengkap terkait dengan dunia kepesantrenan (5/7). Seperti hari sebelumnya, Matsama pada hari ketiga kali ini pun dibuka dengan apel pagi. K.H.M. Syifa’ Malik, M.Pd.I. selaku Wakil Kepala Bidang Kesiswaan bertindak sebagai pembina apel.

“Ada enam hal yang hendaknya diperhatikan saat mencari ilmu. Keenam hal tersebut adalah cerdas, semangat untuk mencari tahu tentang ilmu, sabar, biaya, mengikuti petunjuk guru, dan menyediakan waktu yang lama dalam menuntut ilmu,” tutur Gus Syifa’ dalam menyambut apel pagi pada hari ketiga Matsama.

Peserta didik mendapat materi tentang wawasan wiyata mandala dan kepesantrenan usai mereka mengikuti apel pagi. Di dalam wawasan wiyata mandala juga terdapat materi tentang Pusat Prestasi dan Inovasi serta tata tertib madrasah. Materi-materi tersebut disampaikan oleh H.M. Ma’shum, S.Ag., M.Pd.I., Drs. Sudarnoto, Rizki Yanuar Barik, S.E., Sulaiman, S.Pd., dan Nurul Hidayati, S.Pd. Beberapa hal yang menjadi bagian dari wawasan wiyata mandala adalah terkait tentang sejarah MAN 3 Jombang, visi misi, program, prestasi, dan sebagainya.

Materi Kepasantrenan disampaikan oleh K.H. A.R. Jauharudin Al-Fatich. Materi ini di antaranya berisi tentang sejarah Pondok Pesantren Bahrul’ulum Tambakberas dan segala hal yang berkaitan dengan tata tertib di Pondok Pesantren Bahrul’ulum.  Matsama pada hari ketiga ini cukup memberi bekal peserta didik baru untuk siap menjadi santri di Pondok Pesantren Bahrul’ulum dan peserta didik di MAN 3 Jombang dengan mematuhi beragam peraturan. (LiT)

Matsama Hari Kedua, Asah Peserta Didik Menjadi Pribadi Kuat Fisik dan Mental

MAN 3 Jombang (Kesiswaan) – Matsama masih terus berlanjut pada hari kedua. Materi pun bergeser. Pada hari pertama kemarin, peserta didik dibekali dengan ragam informasi terkait tata tertib di pesantren dan madrasah. Pada pertemuan kedua kali ini, mereka mendapat pengalaman menjadi pribadi kuat fisik dan mental (04/07).

Kegiatan yang melambangkan asah kuat fisik dan mental adalah pemberian tablet penambah darah dan latihan baris-berbaris. Tablet penambah darah dibagikan secara gratis oleh UKS MAN 3 Jombang dengan para duta kesehatannya. Mereka mengonsumsi tablet penambah darah usai makan pagi dan apel pagi. Apel pagi pada Matsama edisi kedua kali ini dibuka oleh kepala MAN 3 Jombang, Sutrisno, S.Pd. M.E, M.Pd.

“Sesuai dengan tema kegiatan, “Wujudkan Aksi untuk Meraih Prestasi” madrasah ini adalah tempat kalian berprestasi di berbagai bidang. Bidang yang utama adalah budi pekerti yang mulia. Banyak prestasi yang telah ditorehkan madrasah ini. Prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Misalnya, kakak kelas kalian yang lolos pertukaran pelajar ke Swiss,” ujar Sutrisno.

Seusai apel dan makan pagi, peserta didik berjalan ke lapangan Untung Suropati untuk mengikuti latihan baris-berbaris.Tiga belas orang dari AURI Satradar 222 Kabuh hadir sebagai pelatih peserta didik. Pada latihan ini, peserta didik belajar tentang disiplin, kebersamaan, dan keberanian. Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok dipandu secara langsung oleh petugas dari AURI Satradar 222 Kabuh. Sesekali terdengar mereka meneriakkan yel-yel untuk menyemarakkan suasana. Bersama cerah matahari, peserta didik mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat.

Petugas UKS MAN 3 Jombang dan para kader kesehatan remaja pun siap siaga mengawal jalannya latihan. Serangkaian obat-obatan dan peralatan kesehatan tersedia. Hal ini dilakukan jika di tengah-tengah latihan ada peserta didik ada yang sakit, seperti sakit kepala. Persiapan yang cukup matang membuat kegiatan latihan baris-berbaris berjalan secara tertib dan lancar. (LiT)

Matsama, Wahana Peserta Didik Baru Mengenal Madrasah

MAN 3 Jombang (Kesiswaan) – Masa Taaruf Siswa Madrasah (Matsama) merupakan wahana peserta didik baru mengenal madrasah. Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari (3—6 Juli 2023). Pada hari pertama (3/7), Matsama dibuka dengan upacara dan penyematan tanda peserta Matsama oleh KH. M. Wafiyul Ahdi selaku Ketua Umum YPPBU. Dua orang peserta didik baru ditunjuk sebagai perwakilan peserta Matsama untuk menerima tanda peserta. Mereka adalah Sultan Syarif Hidayatullah (X-6) dan Vina Zumrotul Chabihah (X-13). Pelepasan balon dan bunyi sirene menjadi tanda bahwa kegiatan Matsama telah dimulai. K.H. M. Wafiyul Ahdi selaku Ketua Umum YPPBU didampingi Sutrisno, S.Pd, M.E. selaku kepala MAN 3 Jombang dan para wakil kepala madrasah secara bersamaan menekan tombol sirene.

Setelah upacara pembukaan, kegiatan selanjutnya adalah pembacaan tata tertib Yayasan Pondok Pesantren Bahrul ’Ulum (YPPBU) oleh K.H. Ahmad Amin Yahya. Selain itu, pada hari pertama ini, juga ada empat materi yang lainnya. Keempat materi itu adalah tentang Wawasan Wiyata Mandala, PPI (Pusat Prestasi dan Inovasi), Kepesantrenan, dan Tata Tertib Madrasah. Dra. Hj. Fatchul Hidayati menyampaikan materi tentang Wawasan Wiyata Mandala. Untuk materi Pusat Prestasi dan Inovasi (PPI), disampaikan oleh M. Tholib, S.Pd., M. Si. K.H. M. Syifa’ Malik menyampaikan materi tentang Kepesantrenan. Untuk materi terakhir tentang tata tertib madrasah disampaikan oleh Sulaiman, S.Pd.

Ragam informasi yang tersaji pada hari pertama tersebut menjadi bekal bagi peserta didik baru untuk mengenal Pondok Pesantren Bahrul ‘Ulum dan madrasah. Dengan mengenal keduanya, mereka tumbuh menjadi generasi yang tertib dan disiplin.

“Matsama kali ini merupakan pengalaman yang menyenangkan. Selain itu, merupakan Matsama yang pertama dilakukan secara luring (luar jaringan). Sebelumnya, karena masa korona, beragam kegiatan mayoritas dilakukan secara daring (dalam jaringan),” tutur Wahdana Nisaul U, peserta Matsama dari kelas X-14. (LiT)