Ilvina Maulidyah Mahmudah Mewakili Jawa Timur dalam Kompetisi Bahasa Arab Nasional

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Ilvina Maulidyah Mahmudah (XII MIPA 5) berjaya dalam Kompetisi Bahasa Arab Nasional (KOMBANAS).  Pada seleksi tingkat kabupaten 4 Septeber lalu,  Ilvina berhasil meraih juara pertama dengan 94 point. Hal itu membuatnya melaju ke tingkat provinsi pada 18 September 2021. Siswi kelahiran Gresik ini berhasil menjadi juara ketiga dengan 82 point. Hasil tersebut membuatnya berhak mewakili Jawa Timur di tingkat nasional.

KOMBANAS dilaksanakan secara virtual melalui web Edmodo. Meski begitu, kompetisi berlangsung sangat ketat. “Selama kompetisi berlangsung,peserta harus disorot kamera untuk menghindari kecurangan,”ujar Ilvina. Siswi yang bercita-cita menjadi dosen Bahasa Arab ini mengatakan bahwa peserta harus menyelesaikan 50 soal pilihan ganda dalam waktu 30 menit. Rekaman video saat mengerjakan soal , selanjutnya harus diunggah melalui channel Youtube madrasah.

Iis Makhisoh, M.Pd.I selaku pembina mengatakan bahwa Ilvina telah menjalani latihan instensif. Program bimbingan tersebut untuk mempersiapkan Ilvina  agar maksimal di tingkat nasional. “Program bimbingan itu tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,”ujar Iis. Pihaknya berharap Ilvina dapat menjadi juara di tingkat nasional nanti. (Zul)

Guru MAN 3 Jombang Juara Menulis Tingkat Nasional

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Rialita Fithra Asmara, S.Pd. kembali harumkan nama MAN 3 Jombang. Guru Bahasa Indonesia sekaligus pustakawan ini memenangkan lomba menulis Indonesia Bangkit. Lomba tingkat nasional itu diselenggarakan oleh PT. Mata Milenial Indonesia. Pelaksanaan lomba secara daring pada periode 1 hingga 31 Agustus 2021. Lomba ini dapat diikuti masyarakat umum dari seluruh Indonesia.

Peserta diminta menuliskan pengalaman pribadi terkait kegiatan yang telah dilakukan dalam memperingati hari kemerdekaan Indonesia ke-76. Tulisan harus karya sendiri, belum pernah diikut sertakan dalam lomba apapun, belum pernah dipublikasikan, dan panjang tulisan minimal 4000 karakter. Rialita mengusung judul “Gali Potensi Peserta Didik dengan 2T (Tabung dan Tulis).” Dalam tulisannya, Rialita mengajak guru dan peserta didik untuk mengisi kemerdekaan dengan berinovasi lewat gerakan menabung ide kreatif dan mempublikasikannya lewat tulisan.

Kemenangan Rialita dalam ajang ini menambah deret prestasi yang telah diraihnya. “Semoga tetap semangat untuk terus berkarya dan berprestasi pada semua bidang ilmu dan pengetahuan. Salam praktik baik,” ujar Rialita.

Jika  penasaran dengan tulisan Rialita yang memenangkan lomba ini, Anda dapat mengunjungi tautan berikut : https://www.minews.id/asumsi/gali-potensi-peserta-didik-dengan-2t-tabung-dan-tulis . (Zul)

Cindy Ayunda Fauziah Raih Juara Tiga Presenter Festival

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Prestasi kembali diukir siswi MAN 3 Jombang. Cindy Ayunda Fauzia (XII Bahasa 2) meraih juara 3 Presenter Festival.  Lomba tersebut diselenggarakan Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam IAIN Kediri.

Kompetisi yang dilaksanakan secara virtual ini terdiri atas dua tahapan, yaitu penyisihan dan final. Pada babak penyisihan yang diadakan  Agustus lalu, peserta mengirimkan video membaca teks berita buatan sendiri. Durasi video 2-7 menit.  Ada dua jenis berita yang harus dibaca, hard news dan soft news. Dari babak penyisihan, diambil sepuluh besar untuk melaju ke final.

Tahapan final dilaksanakan 5 September 2021. Peserta membaca teks berita yang disediakan panitia secara langsung lewat teleconverence. Setelah tampil, setiap peserta diberikan komentar oleh dewan juri. Penguasaan materi, penampilan, intonasi, ekspresi, dan kejelasan artikulasi menjadi poin penilaian.

Cindy mengaku tidak menyangka dapat meraih juara ketiga. Pasalnya ini adalah kali pertama ia mengikuti lomba presenter. Menurutnya, tantangan dalam tahap final adalah teks berita baru dibagikan semalam sebelum pelaksanaan. “Meski waktu untuk mempersiapkannya sangat sedikit, saya sudah berusaha memberikan penampilan maksimal,” tutur siswi yang pernah mewakili madrasah dalam ajang Duta Harmoni ini.

Menurut Moch Afan Zulkarnain selaku pembimbing, MAN 3 Jombang  mengirimkan 3 delegasi dalam lomba tersebut. Mereka adalah Muzaki Zakaria (X Mipa 1) yang tidak lolos pada babak penyisihan,  Ferdian Irwan Prihandoko (XII Mipa 1) yang belum beruntung pada babak final, serta Cindy Ayunda Fauziah (XII Bahasa 1) yang berhasil menjadi  juara ketiga. (Zul)

5 Siswa MAN 3 Jombang Rebut Medali dalam PORKAB Wushu

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Tak hanya bidang akademis, MAN 3 Jombang juga memiliki segudang prestasi dalam bidang olahraga. Wushu, misalnya. Baru-baru ini 5 siswa MAN 3 Jombang meraih medali dalam PORKAB Wushu Kategori Sanda (tarung bebas).  Penyelenggara lomba adalah WI (Wushu Indonesia) Kabupaten Jombang. Lomba tingkat kabupaten ini berlangsung dari tanggal 17 hingga 18 September 2021 bertempat di GOR UNIPDU.

MAN 3 Jombang sendiri mengirimkan 6 delegasi. Keenam siswa tersebut telah melalui proses seleksi  yang dilakukan Ahmad Zakaria Ansori, selaku pelatih. Selanjutnya mereka dilatih teknik wushu sanda selama dua pekan. Latihan keras mereka berbuah kemenangan.  Mereka tampil prima pada setiap ronde pertandingan hingga babak final. Dari enam siswa, lima diantaranya berhasil meraih medali.

Berikut daftar pencapaian delegasi MAN 3 Jombang dalam PORKAB Wushu Kategori Sanda :

  1. M. Rizal Nuruzzaman  (XI MIPA 2) memperoleh medali emas kelas  65 kg Junior
  2. Rendi Dwi Amiruddin (XII MIPA 3) memperoleh medali emas kelas 80 kg junior
  3. Nur Rohman Wahid Ardhani (XII Agama 1) memperoleh medali perunggu kelas 56 kg junior
  4. M. Fathur Rahman (XII IPS 2) memperoleh medali perunggu kelas 52 kg junior
  5. M.Audiansyah Haidar Hermanda (XII MIPA 1) memperoleh medali perunggu kelas 60 kg senior

Rendi Dwi Amiruddin mengaku tidak menyangka mendapatkan medali emas. Pasalnya, ini adalah kali pertama ia mempelajari teknik wushu. “Beruntung saya aktif di Pagar Nusa. Menurut saya ada beberapa kemiripan antara Pagar Nusa dan wushu sehingga tidak terlalu sulit bagi saya menyesuaikan diri,” ujar Rendi. Senada dengan Rendi, M. Rizal Nuruzzaman mengaku bangga dengan pencapaiannya dalam kompetisi tersebut. “Saya bersyukur dapat menyumbang medali emas untuk madrasah,” kata Rizal.

Ahmad Zarqoni, S.Ag. selaku pembina mengatakan bahwa keenam siswa  merupakan  anggota ekstrakurikuler silat Pagar Nusa di Man 3 Jombang. “Memiliki kemampuan dasar bela diri membuat anak-anak cepat dalam belajar teknik-teknik wushu,” kata Zarqoni.

Sementara itu, Verda Agustina Wintaryanti, S.Si  yang juga sebagai pembina berharap prestasi olahraga MAN 3 Jombang semakin meningkat. “MAN 3 Jombang memiliki banyak ekstrakurikuler bidang olahraga. Semoga pandemi segera usai, sehingga anak-anak dapat latihan lebih intensif agar siap tanding apabila ada kejuaraan,” ujar Verda. (Zul)

MAN 3 Jombang Juara Bertahan Duta Kesehatan Remaja

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) –  MAN 3 Jombang pertahankan gelar Duta Kesehatan Remaja. M. Fayedh Hamas (XI MIPA 3) menjadi juara 1 putra mengikuti jejak kakak kelasnya, Sayyid Fadhil Murtadlo pada penyelenggaraan sebelumnya. Sementara itu, Nabila Laila Sholihah (XI MIPA 4) menjadi juara 3 putri dalam ajang yang sama. Pemilihan Duta Kesehatan Remaja  merupakan salah satu rangkaian Lomba UKS yang dihelat oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang.

Pelaksanaan lomba  15 dan 16 September 2021 di SMP Sawunggaling. Pada hari pertama, peserta menyelesaikan  tes tertulis terkait 8 Gol UKS.  Mereka juga diberi  materi tentang kesehatan remaja dan melakukan diskusi. Keaktifan dan sikap selama mengikuti kegiatan menjadi salah satu penilaian. Di tahap ini, peserta  disaring menjadi 5 besar putra dan putri yang akan unjuk bakat pada hari kedua.  Hamas menunjukkan kemampuannya dalam olah raga pencak silat, sedangkan Nabila unjuk kebolehan dalam menyanyikan sebuah lagu.  Keduanya lolos tiga besar. Di tahap final, peserta diberikan pertanyaan secara acak terkait 8 Gol UKS. Mereka diminta menyampaikan argumennya secara langsung di hadapan juri.

“Saya mendapat pertanyaan tentang Stunting. Dari  penyebab hingga  cara pencegahannya,” ujar Nabila. Sementara itu ditemui di tempat terpisah, Hamas mengaku mendapatkan pertanyaan terkait ODHA (Orang Dengan HIV AIDS). “Saya akan merangkul ODHA agar terlibat aktif dalam kehidupan masyarakat,” ujar siswa yang bercita-cita masuk fakultas kedokteran itu.

Setelah dinobatkan sebagai  juara 1 Duta Kesehatan Remaja, Hamas akan menjalankan program yang telah ia canangkan. Salah satu programnya adalah memanfaatkan sosial media untuk sosialisasi tentang kesehatan remaja.

Aris Daryati, AMK  selaku pembina mengatakan bahwa  Hamas dan Nabila akan dilibatkan dalam setiap kegiatan UKS madrasah seperti skrining,seminar, dan lain-lain. “Sebagai duta, mereka dapat menginspirasi siswa lainnya untuk menjaga kesehatan,” ujarnya. (Zul)

Siswa MAN 3 Jombang Peringkat 6 Besar ASEAN Student Science Olympiad

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang)-  Tekad  Dawud Putra Cahyono (XII Mipa 1) untuk berprestasi perlu diacungi jempol. Tak puas diri meraih juara di berbagai kompetisi dalam negeri, kini ia mengharumkan MAN 3 Jombang dengan berprestasi dalam ajang ASCIENCO 2 ( ASEAN Student Science Olympiad 2). Kompetisi tersebut dihelat pada tanggal 28 dan 29 Agustus 2021. Penyelenggara lomba adalah Olimpiadekita.com dari Indonesia yang bekerja sama dengan SEC ( Malaysia ), SEA-EOCOM            ( Singapura ), dan Al-Ihsan Education Community ( Brunei Darussalam ). Dawud berhasil menduduki peringkat 6 besar di kompetisi  tingkat Asia Tenggara itu. Atas prestasinya tersebut, ia diganjar medali perak.

ASCIENCO 2 dilaksanakan secara virtual. Kompetisi  ini menggunakan tiga sistem pengawasan yang sangat ketat. Pertama,  Hidden Audio and Video Recorder  yang akan merekam seluruh kegiatan peserta saat pengerjaan soal. Kedua, Automatic Disqualification Integration System yang akan melakukan pengurangan nilai dan diskualifikasi secara otomatis bagi peserta yang melanggar peraturan olimpiade. Ketiga, Traffic and IP Monitoring System yang akan melakukan blocking permanen jika peserta terindikasi curang.

ASCIENCO 2 diselenggarakan  dalam satu tahapan. Soal yang diujikan menggunakan 80% Bahasa Inggris, sisanya Bahasa Melayu.  Menurut Dawud, kualitas soalnya cukup sulit. “Untuk soal problem solvingnya berbahasa Inggris. Lumayan berat, tapi bagi saya sangat menantang,” ujar siswa yang bercita-cita menjadi  insinyur pertambangan ini.  Dawud menyelesaikan kompetisi  di peringkat 6 dengan raihan 190 poin.

“Saya berharap prestasi MAN 3 Jombang pada mapel Fisika semakin meningkat,” kata Dawud.  Ia mengaku tidak akan berpuas diri untuk mencetak prestasi. Dalam waktu dekat, ia akan mewakili Kabupaten Jombang dalam seleksi KSN Provinsi pada mapel Fisika. (Zul)

MAN 3 Jombang Juara Umum KSM Seleksi Kabupaten

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Delegasi MAN 3 Jombang menunjukkan eksistensinya dalam Kompetisi Sains Madrasah (KSM) seleksi kabupaten. MAN 3 Jombang meraih juara umum dalam ajang bergengsi tersebut. Dari enam siswa yang mewakili madrasah, tiga diantaranya meraih juara pertama dan berhasil lolos ke seleksi provinsi. Mereka adalah Dawud Putra Cahyono (XII MIPA 1) pada mapel Fisika, Shofiyah Nur Azizah (XII MIPA 6) pada mapel Ekonomi, dan Ziyanatul Karimah (XII MIPA 8) pada mapel Biologi.  

Seleksi KSM kabupaten dilaksanakan pada 21 Agustus 2021 di MAN 1 Jombang. Ada enam mapel yang diujikan, yaitu Matematika, Kimia, Geografi, Biologi, Fisika, dan Ekonomi. Setiap madrasah mengirimkan satu siswa per mapel. Juara 1,2,dan 3 setiap mapel akan mewakili Kabupaten Jombang pada seleksi provinsi September depan. Peserta harus mengerjakan soal pilihan ganda dan isian singkat secara CBT.  Menurut Shofiyah Nur Azzizah, hampir 80% soal Agama Islam terintegrasi. “Tahun ini,soal yang dikaitkan dengan ayat Alquran dan Hadis lebih banyak dari tahun lalu,” ujar siswi yang meraih Juara 1 KSM Nasional mapel Ekonomi tahun 2020 itu.

Sebagai persiapan seleksi provinsi, ketiga siswa tersebut akan mengikuti bimbingan intensif dan karantina. Koordinator BPMO, M. Bagus Amrullah mengatakan bahwa ketiga siswa tersebut akan lebih dimantapkan untuk mendalami soal-soal Agama Islam terintegrasi. Bimbingan intensif dan karantina tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat. “Semoga mereka selalu bersemangat dalam menghadapi KSM Provinsi dan dapat lolos ke tingkat nasional,” ujar Bagus. (Zul)

Siswi Man 3 Jombang Terpilih sebagai Tim Paskibraka Kabupaten

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Siswi MAN 3 Jombang Fanny Diah Kusma Yuliah (XII Mipa 4) menjadi bagian dari 72 anggota paskibraka terpilih Kabupaten Jombang. Dalam upacara peringatan HUT RI ke-76 (17/8) di halaman Kantor Pemkab Jombang, Fanny bertugas sebagai pasukan 45-2.  Perasaan haru dirasakannya tatkala bendera merah putih berhasil dikibarkan dengan sempurna. Terbayar segala perjuangan dalam latihan keras selama dua pekan.

Untuk terpilih sebagai  paskibraka kabupaten, Fanny harus melalui seleksi yang cukup ketat pada Februari dan Maret lalu. Setelah pengisian berkas, ia mengikuti tes psikotes, tes parade, tes samapta, dan pantukhir. Menurut siswi yang memiliki tinggi badan 167 cm ini, samapta  adalah tahapan tersulit. Dalam tahapan itu, peserta harus menjalani tes fisik seperti lari, push up, sit up, dan shuttle run.

Fanny mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga dari keikutsertaannya dalam paskibraka kabupaten. “Saya belajar tentang pentingnya kedisiplinan, kesetiakawanan, dan nasionalisme,” ujar siswi yang bercita-cita menjadi dokter ini.

Tahun ini, Man 3 Jombang mengirimkan 3 delegasi untuk seleksi capaska. Mereka adalah Fanny Diah Kusma Yuliah, Rully Afnan, dan  Ik. Gadis Antika Hayuningrum Wibawanto. Namun, Rully dan Gadis gugur dalam tahap pantukhir. Selaku pembina, Verda Agustina Wintaryanti, S.Si. berharap tahun selanjutnya lebih banyak delegasi Man 3 Jombang yang lolos seleksi  paskibraka, baik tingkat kabupaten, provinsi bahkan nasional. “Untuk mewujudkannya, kami memiliki ekstra kurikuler paskibraka sebagai wadah melatih siswa mempersiapkan capaska. Semoga pandemi segera berlalu agar ekstra kurikuler tersebut dapat kembali intens berlatih,” tutur Verda. (Zul)

Lagi, Dawud Putra Cahyono Ukir Prestasi Tingkat Nasional

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) – Dawud Putra Cahyono kembali menunjukkan taringnya dalam ajang olimpiade tingkat nasional. Siswa XII MIPA 1 MAN 3 Jombang ini menyabet juara 2 Kontes Terbuka Olimpiade Nasional untuk mapel Fisika (31/7).

Penyelenggara lomba adalah Pateron.id yang bekerja sama dengan SBMITB (School of Business and Management Institute Teknologi Bandung). Pelaksanaan lomba secara online melalui website Peteron.id dari tanggal 6 hingga 19 Juli 2021 dengan dua tahapan, yakni penyisihan dan final. Soal yang diujikan menggunakan sistem LOTS, MOTS dan HOTS. Pada babak final, Dawud meraih juara kedua dengan skor 506,25.

Menurut Dawud, penyeleksian lomba ini sangat ketat dan soal yang diujikan pun sangat menantang. Siswa kelahiran Mojokerto, 6 April 2003 ini berharap prestasi akademik MAN 3 Jombang terus meningkat, terutama pada mata pelajaran Fisika. “Buat adik adik kelas yang berminat dalam fisika, kalau memang dibutuhkan, saya dengan sukarela siap berbagi ilmu dalam menghadapi olimpiade fisika,” ujar siswa yang bercita-cita melanjutkan ke Universitas Pertamina ini. (Zul)

Dua Peserta Didik MAN 3 Jombang Raih Perunggu dalam Kompetisi Sains Muslim Indonesia (KOSMI)

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang) –  Pandemi  tak menyurutkan semangat siswa MAN 3 Jombang untuk berprestasi. Dua peserta didik MAN 3 Jombang berjaya di Kompetisi Sains Muslim Indonesia (KOSMI). Adalah Dawud Putra Cahyono (naik kelas XII MIPA 1) dan Azka Dynina (naik kelas XI MIPA 4) yang raih medali perunggu dalam kompetisi yang diselenggarakan Abak Academy dan Surya Institute for the Promotion of Science tersebut (23/4). Dawud mengikuti bidang Fisika sedangkan Azka mengikuti bidang Matematika.

Kompetisi bertaraf nasional ini terdiri atas tiga babak, yaitu penyisihan, semifinal, dan final yang dihelat dari bulan Februari hingga April 2021. Sistem lombanya menggunakan CBT dengan tetap diawasi pihak panitia KOSMI menggunakan Zoom Meeting.

Menurut Dawud , kompetisi ini sangat menantang. “Soal yang diujikan cukup kompleks karena konsep fisis dan matematisnya yang rumit digabung dengan materi keislaman, sehingga saya dituntut untuk tidak hanya belajar fisikanya namun juga dengan keislamannya,” ujar peserta didik  yang bercita-cita menjadi insinyur pertambangan ini.

Azka yang dihubungi lewat Whatsapp mengungkapkan, bahwa lomba ini juga memiliki model soal essay sehingga setiap tahap penyelesaiannya menjadi penilaian. Bahkan pada tahap final, terdapat soal berbahasa Inggris.  Peserta didik yang bercita-cita menjadi ahli statistika ini berharap, prestasi MAN 3 Jombang dalam bidang olimpiade terus bertambah hingga tingkat internasional. (Zul)