MAN 3 Jombang PP Bahrul ulum Gelar Seminar Kesehatan Reproduksi Remaja dan Pelantikan Pengurus PIK- R

Kabupaten jombang (MAN 3 Jombang)- Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) MAN 3 Jombang menggelar kegiatan rutin seminar kesehatan reproduksi remaja pada selasa (19/05/26). Kegiatan ini berbarengan dengan pelantikan pengurus PIK-R masa abdi satu tahun kedepan. Ketua terpilih, Rafi Adelio, berkesempatan dilantik oleh plh kepala kepala madrasah, KH.M. Syifa’ Malik MPdI. Siswa kelas XI unggulan ini memiliki beberapa rencana program yang akan ia jalankan selama masa kepemimpinan. Salah satu program prioritas diberi nama ruang curhat. Ruang curhat hadir untuk seluruh siswa baik melalui website maupun tatap muka. Konselor yang berasal dari anggota PIK- R diharap mampu memberikan solusi permasalahan siswa atau setidaknya mendengar curhatan mereka. “Selain ruang curhat, kami juga ingin membesarkan akun sosial media, karena dampak penyebaran informasi positif melalui social media sangat cepat dan luas jangkauannya,” ungkap Rafi.

Setelah pelantikan, kegiatan berlanjut ke seminar kesehatan reproduksi remaja.  Ika Nisa Nurfitri hadir sebagai narasumber. Ika merupakan penyuluh KB pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan Kabupaten Jombang. Paparan diawali dengan menyuguhkan sejumlah fenomena menyimpang yang kerap dilakukan remaja, termasuk didalamnya perilaku menyimpang seksual. Deretan perilaku negative ini disebabkan beberapa faktor mulai dari lingkungan keluarga yang kurang harmonis, media yang semakin permisif, hingga teman sebaya yang liberal. Jika terus diabaikan, maka akan semakin banyak remaja yang terjerumus pergaulan bebas dan berujung pada masalah kesehatan reproduksi. “Seminar ini sebagai edukasi sekaligus langkah preventif untuk siswa agar concern pada kesehatan reproduksi, “ papar narasumber.

Plh kepala madrasah, KH.M. Syifa’ Malik MPdI, turut memberikan motivasi agar siswa senantiasa menjaga kesehatan, kebersihan, juga kerapihan. “Tolok ukur madrasah yang bermutu dan berkualitas tidak hanya dilihat dari prestasi akademik, namun juga dari kebersihan lingkungan dan kesehatan seluruh warga madrasah termasuk siswa,” pungkas Gus Syifa’. (nis/dil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *