
Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang)- Laga Olimpiade Sains Nasional (OSN) telah memasuki babak final. Hasil semifinal dirilis selasa (18/08/26) dilaman resmi puspresnas. total 540 finalis dari seluruh Indonesia akan bertanding dibabak final. Mereka akan memperebutkan lima medali emas, sepuluh medali perak, dan lima belas medali perunggu dari masing- masing bidang. Sekadar tahu, terdapat sembilan bidang OSN yang dilombakan tahun ini.
Salah satu bidang OSN yang menghantarkan murid MAN 3 Jombang Ponpes Bahrul ulum ke final adalah Geografi. M Aldo Roihansyah, begitu nama lengkapnya, berhasil mencatat sejarah pertama MAN 3 Jombang lolos final OSN Geografi. Aldo berhak mewakili Jawa Timur dalam perhelatan bergengsi yang akan digelar September mendatang di Universitas Muhammadiyah Malang. Murid program unggulan ini dikenal dengan kemampuan logika yang luar biasa. Berbekal kemampuan dan keuletan yang dimiliki, tak heran jika dirinya sukses melahap soal- soal geografi level mahir.
“Tiada kata lain selain ungkapan syukur atas rezeki luar biasa dari Allah,” ungkap santri Mbah Kyai Wahab ini. Dirinya merasa tidak akan mampu sampai pada titik ini tanpa doa dari seluruh pihak yang mendukung. Kedepan aldo bertekad belajar lebih serius lagi demi mempersembahkan medali kemenangan. “Saya punya quote sebagai self- motivation, jika kamu harus memilih maka pilihlah yang terbaik, dan jika kamu terpilih maka lakukanlah yang terbaik,” pungkasnya.
Koordinator Bimbingan Pemantapan Materi Olimpiade (BPMO), M Bagus Amrulloh SPd, telah mempersiapkan berbagai program pembinaan intensif untuk murid kebanggannya tersebut. “Kami akan memberikan pembimbingan terbaik, terlebih ada tambahan tes lapangan dalam final nanti, jadi persiapan harus lebih matang, “ungkapnya penuh semangat. Senada dengan Koordinator BPMO, Ketua Pusat Prestasi dan Inovasi MAN 3 Jombang juga mengungkap hal serupa. “Kami di PPI sebagai fasilitator prestasi anak- anak untuk mewujudkan tagline madrasah kaya juara, selalu mengupayakan inovasi dalam proses belajar mereka agar lebih efektif dan efisien,” papar ketua PPI. Pihaknya berharap inovasi yang tercipta mampu mencetak insan- insan berprestasi.
Kepala MAN 3 Jombang, H Sutrisno ME, turut memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap persiapan murid yang akan mengikuti babak final. “Prestasi bukanlah hasil yang instan, melainkan buah dari proses pembinaan, kerja keras, kedisiplinan, dan doa. Kami akan terus memberikan dukungan dan fasilitas terbaik agar ananda mampu tampil optimal di babak final,” tuturnya. (nis)
