Penguatan Nilai-Nilai Aswaja, MAN 3 Jombang Bersama Yayasan Ponpes Tambakberas Jombang Bekali Siswa Kelas XII Menjadi Kader Pejuang NU

Kabupaten Jombang – Pada hari Rabu (4/2/2026) MAN 3 Jombang berkolaborasi dengan Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, kembali menggelar kegiatan “Penguatan Kader Pejuang NU” bagi peserta didik kelas XII. Sebuah agenda rutin tahunan yang rencananya akan dilaksanakan selama dua hari, yaitu hari Rabu (4/2/2026) khusus untuk siswa kelas XII putra dan hari Kamis (5/2/2026) untuk siswa kelas XII putri.

Serangkaian acara berlangsung cukup padat, namun khidmat. Dimulai dari seremoni pembukaan, dan penyampaian tiga materi yang merupakan acara inti. Pembukaan dihadiri segenap pengurus Yayasan Ponpes Bahrul Ulum, pimpinan MAN 3 Jombang, panitia acara dan siswa kelas XII sebagai peserta. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ketua umum YPPBU  yaitu KH. Abdurrozaq Sholeh.

“Kegiatan ini kami laksanakan untuk memberi bekal bagi siswa kelas XII yang sebentar lagi akan lulus. Kami ingin mereka mampu meneguhkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja), terutama nilai-nilai teladan Mbah KH. Wahab Hasbullah sebagai landasan berpikir, bersikap, dan benar-benar teraktualisasi dalam setiap langkah kehidupan mereka ke depan,” ujar Bapak Sutrisno, Kepala MAN 3 Jombang dalam sambutannya.

Kepala MAN 3 Jombang juga berpesan kepada siswa, agar senantiasa bangga dan jangan pernah bosan menjadi santri Bahrul Ulum. “Meskipun kelak sudah lulus dan melangkah ke jenjang berikutnya, jangan pernah melupakan dari mana kalian dididik. Jaga tradisi, nilai dan rawat NU sebagai identitas santri,” tegasnya.

Sementara itu, KH. Abdurrozaq Sholeh memberikan apresiasi kepada MAN 3 Jombang yang secara Istiqomah mampu menyelenggarakan kegiatan Penguatan Kader NU pada semua stakeholder, mulai dari Guru, Pegawai sampai Peserta Didik.

Sejalan dengan tujuan kegiatan, MAN 3 Jombang menyiapkan tiga pemateri internal Bahrul Ulum nan handal, yaitu Dr. KH. Wafiyul Ahdi, S.H., M.Pd.I sebagai pemateri Jati Diri Santri dan Akhlaqul Karimah, Dr. H. Fathony Zain, M.Pd.I menyampaikan materi Aswaja An Nahdliyyah, dan Ahmad Taqiyudin Imam Mawardi, M.Pd.I sebagai pemateri Kebahrululuman.

Secara ringkas, materi yang disampaikan mencakup penguatan cinta dan loyalitas sebagai santri Bahrul Ulum. Penguatan pemahaman keislaman yang moderat, tawassuth, tasamuh, dan berakar pada tradisi ulama NU yang sejalan dengan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah. Penegasan bahwa ilmu yang sejati tidak berhenti pada pemahaman, tetapi harus tampak nyata dalam sikap, adab, dan kepribadian mulia santri dalam kehidupan sehari-hari. (dil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *