

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang)- Siswi MAN 3 Jombang kembali menorehkan prestasi juara 2 lomba esai nasional dengan mengangkat tema tentang paradoks keterhubungan generasi Z di era media sosial. Lomba diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Malang pada Selasa (26/05/26). Esai tersebut terinspirasi dari fenomena banyaknya generasi muda yang tidak dapat terlepas dari media sosial hingga secara perlahan menyebabkan renggangnya hubungan dalam keluarga. Dalam karyanya, Ninda Afrita Naurahma (X-16), menjelaskan bahwa kemudahan komunikasi digital memang membuat generasi Z selalu terhubung dengan banyak orang, tetapi di sisi lain justru menyebabkan minimnya komunikasi langsung antaranggota keluarga. “Muncul fenomena “kedekatan semu”, yaitu hubungan keluarga yang tampak harmonis di media sosial, tetapi sebenarnya kurang memiliki kedekatan emosional secara nyata,” terangnya.
Melalui esai tersebut, Ninda menawarkan solusi berupa “Family Reconnect Time”, yaitu waktu khusus bagi keluarga untuk berkumpul tanpa distraksi gadget agar komunikasi dan kedekatan emosional dapat kembali terbangun. Di balik keberhasilannya meraih juara, terdapat perjuangan besar yang harus dilalui. Saat proses penulisan esai, dirinya juga tengah menjalani penelitian OPSI (Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia) dan aktif dalam berbagai kegiatan organisasi. Meski demikian, semua tantangan tersebut berhasil dilalui hingga akhirnya membuahkan prestasi yang membanggakan. Ke depan, ia berharap dapat terus berkembang dan meraih prestasi hingga tingkat internasional demi mengharumkan nama MAN 3 Jombang serta memberikan manfaat bagi orang lain melalui karya ilmiah yang dibuatnya.
Pembimbing Karya Ilmiah Remaja MAN 3 Jombang, Faqihatul Ilmi SSi turut menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. “Menemani proses pembuatan esai ini adalah perjalanan yang sangat menyenangkan bagi saya. Saya melihat bagaimana ide-ide mentah perlahan bertransformasi menjadi sebuah karya melalui kegigihan Ninda dalam menerima setiap kritik dan revisi. Selamat atas prestasinya, teruslah mengasah ketajaman berpikir dan berinovasi,” ungkap pembimbing sebagai bentuk dukungan dan motivasi kepada sang juara. (nis)
