

Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang)- Badan Pemeriksa Keuangan
(BPK) Jawa Timur kembali menyapa generasi muda. Setelah sukses dengan program “BPK Goes to School” dan “BPK Goes to Campus”, kini lembaga independen negara ini menggelar program “BPK Goes to Pesantren”. Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas menjadi tujuan kunjungan BPK. Peserta sosialisasi merupakan para santri. Sosialisasi bertempat di Aula MAN 3 Jombang pada Rabu (07/01/26).
Opening ceremony dihadiri ketua umum Yayasan PPBU, KH. Abdurrozaq Sholeh. “dengan kegiatan sosialisasi dari BPK ini semoga ditahun- tahun mendatang para santri PPBU Mampu memberikan kontribusi yang maksimal terhadap NKRI,” Papar Ketum PPBU. Sekretaris umum PPBU, Gus Khumaidi Abdillah, serta Dewan Pengawas PPBU, KH. Syifa’ Malik, juga turut mendampingi. Dari pihak BPK Jatim, nampak hadir Kepala Sekretariat Perwakilan BPK Jatim, Setyo Esti Agustini. Dalam sambutannya, Esti mengungkap tujuan program BPK menyapa. Program ini bertujuan mengenalkan peran dan fungsi BPK dalam mengelola keuangan negara maupun daerah. Para siswa diharapkan dapat memiliki kesadaran sejak dini tentang transparansi dan akuntabilitas.
Narasumber sosialisasi merupakan Pemeriksa Ahli Muda Bidang Pemeriksaan Jawa Timur ll, Miim Werdi Ilhaminingrum. Narasumber memberikan pemahaman awal kepada para santri tentang lembaga negara yang disebut BPK. “BPK merupakan lembaga negara yang bebas dan mandiri dalam memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara,” ungkap Narasumber mengawali sosialisasi. Nilai- nilai dasar BPK berupa independensi, integritas, dan profesionalisme juga menjadi topik pemaparan. Antusisme para santri terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan dalam sesi tanya jawab. Salah satu penanya bernama Muhammad Farel dari Kepulauan Riau menanyakan teknis pemeriksaan yang dilakukan BPK. “BPK melaksanakan audit atau pemeriksaan setelah proses pelaporan kegiatan selesai, atau istilahnya Post- Audit,” Pungkas Narasumber. (nis)
