
Kabupaten Jombang (MAN 3 Jombang)- Kejuaraan catur kabupaten (Kejurkab) digelar pada ahad (24/05/26) bertempat di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang. MAN 3 Jombang mengirimkan tiga atlet untuk bertanding dalam kategori U- 17 dan U- 19. Berbekal kemampuan dan konsistensi latihan, Haridl Azuan Syabistari, salah satu atlet MAN 3 Jombang berhasil menyabet juara 1. Siswa kelas XI- 2 ini mengaku telah mengikuti ribuan kali latihan catur secara online. “Sejak 2023 hingga sekarang, terhitung sudah delapan ribu kali saya mengikuti online training,” Papar Haridl. Menurutnya, kunci sukses bermain catur terletak pada konsistensi dan lawan bermain yang sudah teruji. Meskipun ini bukan kompetisi pertama Haridl, namun tidak dipungkiri bahwa pertandingan ini telah membawanya pada pencapain tertinggi selama mengikuti perlombaan catur. Dirinya ingin terus mengembangkan skill bermain catur hingga bisa berada pada level master.

Selain Haridl, ada nama Dzaky Ahmad Farizzidan yang juga berhasil membawa pulang medali. Dzaky diganjar juara 2 setelah melakoni tiga kali pertandingan. Siswa kelas XI- 3 ini merasa kaget sekaligus bahagia atas kemenangannya. “ini pertandingan pertama, jujur masih tidak menyangka,” ungkap Dzaky. Sempat menggeluti dunia seni musik, Dzaky nyatanya memutuskan untuk fokus pada cabang olahraga catur. “Sebelum bertanding, saya berlatih catur dengan para senior terlebih dahulu, jujur itu sangat membantu,” tuturnya. Dari bermain catur, Dzaky tidak hanya sekadar belajar teknik, namun juga mengasah kedisiplinannya.
Siswa terakhir yang berjaya diajang tingkat kabupaten ini ialah Aghni Amelia Putri. Aghni merupakan satu- satunya atlet putri yang dikirm. “Juara harapan 2 merupakan pencapaian awal yang akan menjadi motivasi, agar kedepan saya bisa terus berprestasi diberbagai perlombaan,” paparnya.
PLH kepala madrasah, KH. M. Syifa’ Malik, MPdI, memberikan apresiasi kepada segenap siswa yang telah mengharumkan nama madrasah. “Semoga dapat terus berkiprah dibidang yang digemari, madrasah akan terus mendukung dan memfasilitasi,” pungkas Gus Syifa’. (nis)
